Ziarah Akhir Pekan Ke Makam Gus Dur Di Jombang

No comment 270 views

Berikut artikel Ziarah Akhir Pekan ke Makam Gus Dur di Jombang, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Sedih rasanya melihat timeline medsos kami isinya hate speech. Ayo hari ini kami liburan ke Jombang buat melihat wajah Islam yg damai di Pesantren Tebuireng.

Pesantren Tebuireng di Jombang makin asyik lagi dengan adanya tempat parkir luas. Sebelum parkiran yg luas ini difungsikan, berulang kali aku kesal saat di jalan harus bermacet-macetan, meski berjalan kaki, dengan para peziarah sesak penuh ditambah dengan suhu kota Jombang yg panas. Menyengat sekali.

Perlahan pembangunan kawasan parkiran pun dimulai, dirasa perlu, pengerjaannya pun tergolong cepat dan maksimal. Kawasan yg dijadikan parkiran ini luasnya kira-kira lebih dari 3 ha, sangat berlebih apabila cuma dijadikan tempat parkiran.

Monumen Asma’ul Husna dengan air mancur pun tidak mengurangi kesan indah pada parkiran ini. Museum Islam Nusantara masih dalam tahap pengerjaan, namun telah kelihatan bangunan segitiga menjulang tinggi. Segitiga nyaris ke piramida ini memang ciri khas atau lambang Pondok Pesantren Tebuireng.

Saat aku mengunjungi tempat ini lagi, lumayan telah tertata, dari akan para pedagang yg berjejeran di ruko yg sudah disediakan, tidak kurang, toilet dan pendopo atau gazebo pun tersedia buat para pengunjung. Sembari beristirahat sejenak melepas lelah di perjalanan, boleh sambil makan, yang berasal tidak lupa sampahnya dibuang pada tempatnya.

Tempat sampah terdapat di banyak sudut parkiran ini, dua kali tukang pengangkut sampah mengangkut tong yg telah penuh. Namun sayangnya masih ada yg membuangnya ke rerumputan.

Kawasan ini menjadi tempat wisata baru untuk para santri di Jombang. Tak jarang segerombolan santri muda mudi berfoto-foto ria di tempat ini, mengabadikan momen. Kawasan yg luas ini seakan bisa menampung banyak jiwa, ramai pendatang, ramai canda tawa cekikikan sana sini.

Menikmati senja di sini, asyik juga. Apalagi beramai-ramai. Takjub dengan penataannya yg rapi, jua dengan makam yg tidak pernah sepi. Jarak dari parkiran ke makam tak terlalu jauh, sepanjang jalan disuguhi pedagang-pedagang yg berjejeran. Pedagang-pedagang ini menyediakan berbagai jenis oleh-oleh khas wisata religi. Kini sangat melegakan, jalanan raya Jalan Irian Jaya depan Pondok Pesantren Tebuireng jadi terhindar dari kemacetan.

Peziarah pun semakin nyaman berziarah karena meningkatnya fasilitas, sebab peziarahnya terus meningkat dari hari ke hari. Harus diperhatikan dari sisi kenyamanan dan keamanan. Progresnya meningkat baik dari semenjak makam keluarga Gus Dur ini pertama dibuka bagi umum pada tahun 2010.

Pemerintah Kabupaten Jombang yg juga ikut berpartisipasi mewujudkan peningkatan fasilitas ini, sudah mencapai kata sukses. Semua riang dengan perubahan membaik ini. Jombang semakin tertata, TebuIreng semakin ramah peziarah, santri dapat nongkrong tidak perlu jauh-jauh, dan wisata religinya terkemas jadi lebih indah.

Saya masih menunggu Museum Islam Nusantara ini selesai digarap, menambah-nambah destinasi wisata di Jombang Kota Beriman ini. Tentu saja lagi-lagi menolong warga sekitar meningkatkan perekonomiannya dengan membuka layanan jasa yg sekiraya dibutuhkan para peziarah yg tiba dari berbagai penjuru nusantara.

Kawasan parkir ini terletak di belakang area Pondok TebuIreng, tidak perlu khawatir apabila hendak kesini karena mulai banyak petunjuk jalan yg membantu. Saat memasuki kawasan ini biasanya dikenakan biaya parkir yg murah dibawah Rp.20.000 tergantung kendarannya.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2016/12/18/085400/3306453/1025/ziarah-akhir-pekan-ke-makam-gus-dur-di-jombang
Terima kasih sudah membaca berita Ziarah Akhir Pekan ke Makam Gus Dur di Jombang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ziarah Akhir Pekan Ke Makam Gus Dur Di Jombang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.