Yang Instagenic Di Madura, Bukit Kapur Arosbaya

No comment 72 views

detikTravel Community –  

Bukit Kapur Arosbaya di Pulau Madura dahulunya adalah sebuah tambang batu kapur biasa. Kini bukit kapur itu menjadi objek destinasi wisata baru di Madura.

Mungkin sebelumnya tidak pernah terlintas dalam benak, ada tempat indah di Madura yg layak bagi dijadikan wisata. Namun dengan semakin berkembangnya sosial media belakangan ini, sesuatu persatu keindahan Pulau Madura yg tersembunyi akan diketahui banyak orang.

Dan sesuatu lagi tempat indah yg baru aku ketahui keberadaannya dari Instagram ini adalah Bukit Pelalangan atau biasa disebut Bukit Arosbaya. Karena memang tidak berjarak begitu jauh dari Surabaya, kali ini aku ditemani teman seperjuangan yg bernama Cici, memakai motor menuju Arosbaya ini.

Berbekal aplikasi Maps kalian berdua pun bertekad bagi langsung melaju menuju pulau garam. Setelah melewati jembatan Suramadu, warung nasi Bebek Sinjay dan Kota Bangkalan dengan laju motor yg santai aku arahkan menuju utara mengikuti petunjuk jalan bertuliskan Arosbaya.

Sesekali aku berhenti dan menengok aplikasi maps apakah jalur yg kita lalui ini benar arahnya menuju Bukit Pelalangan. Bagi kami yg tidak pernah ke Madura sebelumnya, sebenarnya mudah menuju tempat ini, karena di Google Maps pun Bukit Pelalangan Arosbaya sudah di tandai.

Jika masih bingung ikuti saja petunjuk menuju Pesarean Aer Mata, dan dari parkiran Pesarean ini telah ada plang bertuliskan wisata bukit kapur. Setelah memarkirkan kendaraan, kalian pun langsung berjalan masuk ke kawasan bukit kapur ini.

Nampak ada dua pengunjung yg telah tiba terlebih dahulu, dan dari sini pun aku semakin percaya dengan pengaruh sosial media ketika ini. Bagaimana tidak, tempat antah berantah yg cuma tambang batu kapur dahulunya kini menjadi destinasi wisata yg menarik.

Baru dua meter melangkah aku dan Cici pun telah dibuat takjub dengan keindahan buatan tangan manusia ini. Ya, karena tangan jahil penambang batu kapur di sini, akhirnya menjadikan karya seni yg tak disengaja.

Sisa sisa pahatan para penambang kelihatan jelas dan meninggalkan guratan relief yg sangat cantik. Bukit bukit kapur yg menjulang tinggi tampak terbelah belah tidak beraturan dan yg menjadikan istimewa adalah adanya guratan pahat di setiap badan tebing ini.

Tebing batu kapur yg ditinggalkan para penambang ini akhirnya dibiarkan begitu saja. Seiring dengan waktu berjalan, bebatuan kapur yg tadinya putih kapur akhirnya berubah dengan gradasi berbagai warna yg ditimbulkan oleh tumbuhan lumut yg menempel di badan tebing.

Tumbuhan paku pakuan tampak tumbuh subur di dua sudut Bukit Pelalangan ini. Menjadikan bukit kapur ini semakin eksotis dan membuat rindang. Berjalan di tengah bukit kapur ini seperti berjalan di sebuah labirin.

Di salah sesuatu sudut aku bertemu dengan dua orang yg membawa perlengkapan kamera sangat banyak. Dari tampilan mereka aku percaya mereka telah sangat profesional.

Dengan sedikit intipan nakal di salah sesuatu ruangan, aku melihat ada sebuah prosesi pengambilan foto pre wedding. Ahhh, betapa indah hasil pre wedding mereka nantinya, karena mereka berpose mesra di antara bebatuan kapur yg eksotis ini.

Sedikit saran untuk kami yg mulai tiba ke sini, usahakan tiba pada siang hari di ketika matahari bersinar terik. Karena terang cahaya matahari sangat berperan besar memberikan keindahan maksimal di bukit kapur ini.

Guratan guratan di badan tebing mulai kelihatan maksimal dan kita mungkin menemukan kejutan yang lain berupa sinar matahari yg masuk di antara celah-celah lorong tebing.

Saat semakin jauh berjalan di antara lorong-lorong ini aku sedikit berpikir seandainya Bukit Pelalangan ini adalah salah sesuatu lingkungan yg mampu aku katakan sudah rusak karena aktifitas penambangan.

Aktifitas penambangan di bukit pelalangan ini pun masih berlangsung hingga ketika ini dan mungkin dengan semakin berjalannya waktu mulai berubah juga bentuk dari tebing-tebing ini.

Dan mumpung bukit kapur ini masih indah dan cukup layak kami nikmati, maka segeralah tiba ke Arosbaya sebelum bukit bukit kapur ini semakin rusak karena aktivitas para penambang.

 

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/05/27/115500/3199857/1025/yang-instagenic-di-madura-bukit-kapur-arosbaya
Terima kasih sudah membaca berita Yang Instagenic di Madura, Bukit Kapur Arosbaya. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Yang Instagenic Di Madura, Bukit Kapur Arosbaya"