Yakin, Sudah Tahu Banyak Soal Borobudur?

No comment 130 views

Berikut artikel Yakin, Sudah Tahu Banyak soal Borobudur?, Semoga bermanfaat


KOMPAS.com
– Cerita tentang Candi Borobudur dan kawasan di sekitarnya tidak hanya soal stupa dan perayaan Waisak. Gala dinner miliaran rupiah, misalnya, pernah pula berlangsung di kompleks Candi ini.

Satu hal dulu, ada salah kaprah “laten” soal lokasi candi yg dibangun oleh Wangsa Syailendra tersebut.

“Borobudur itu bukan di Yogyakarta,” gerutu Primus, wartawan yg lahir dan besar di daerah ini, tentang salah kaprah lokasi Candi Borobudur.

“Borobudur jelas-jelas ada di (Kabupaten) Magelang,” tegas dia ketika berbincang dengan Kompas.com, dua waktu lalu.

Masuk daftar warisan budaya dunia versi UNESCO, Candi Borobudur dan kawasan sekitarnya juga milik banyak cerita yg tidak banyak orang tahu.

Gala dinner miliaran rupiah itu, misalnya, berlangsung sangat eksklusif di pelataran Borobudur, atas permintaan khusus seorang nenek dari Perancis buat cucunya yg berulang tahun ke-17.

“Khusus tiba pakai private jet, cuma buat 18 orang, dengan menu berkonsep Nusantara,” ungkap William Wongso, pakar kuliner Indonesia, ketika dihubungi Kompas.com, Senin (25/7/2016).

William kena dapuk menggelar gala dinner eksklusif itu. Chef yg sesuatu ini memang telah kadang menggelar kegiatan serupa dengan menu yg dia namai “Ratna Manikam Nusantara”.

“(Isi menu) kecil-kecil, tetapi mewakili ragam kekayaan kuliner dan budaya Indonesia,” tutur William soal nama tersebut.

Menurut William, sang nenek tidak mau jauh-jauh tiba dari Perancis cuma bagi menonton sang candi. “Maunya juga ada suguhan budaya dan kuliner. (Maunya) momen intimate,” ujar dia.

Pada momen tersebut, William meracik sejumlah sajian “mini”, dimulai dari sup, saus kari, hingga tumpeng dengan isian wagyu tenderloin yg disiram saus rendang.

“Dengan konsep yg dipersiapkan matang, kuliner mampu menjadi ujung tombak pariwisata Indonesia,” tegas dia.

Tak hanya kompleks candi

Selain cerita soal gala dinner tersebut, Borobudur milik sejumlah potensi yang lain bagi dikembangkan. Beragam inisiatif sebenarnya telah ada pula di kawasan ini.

Sebut saja misalnya, “Desa Bahasa”. Seluruh penduduk kampung ini fasih berbahasa Inggris.

Bernama asli Desa Ngargondo, desa tersebut sudah menjadi pusat belajar Bahasa Inggris sejak 1998.

Setiap tahun, Borobudur juga menjadi kawasan bagi lomba lari marathon. Untuk 2016, lomba tahunan ini mulai berlangsung pada 20 November. 

Rute yg dikitari menawarkan keadaan alam yg masih hijau di sekeliling Borobudur.

Kompas.com/Ika Fitriana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ikut berlari dalam ajang Borobudur International 10K and Half Marathon di Candi Borobudur Magelang, Minggu (15/11/2015)

Tiga kategori diperlombakan di sini, merupakan Ambassador & Celebrity Run dengan jarak lari 3 kilometer; Half Marathon & Marathon yg menyediakan jarak 10, 21, dan 48 kilometer; serta ultrathon yg menempuh jarak 116 kilometer.

Soal kuliner lokal, seperti halnya daerah yang lain di Jawa Tengah, Magelang menawarkan beragam makanan khas.

Di antara makanan yg terkenal di Muntilan—ibu kota Kabupaten Magelang—adalah brongkos. Meski bukan satu-satunya daerah yg milik makanan ini, ada sesuatu warung penjual brongkos di sini yg sayang bila tidak disambangi.

Akses dan keterangan menjadi tantangan pertama Borobudur. Salah kaprah penyebutan letak candi ini adalah bukti tidak terbantahkan soal hal tersebut.

Bisa jadi, Borobudur lekat dengan Yogyakarta karena wisatawan dari luar Jawa Tengah cenderung tiba ke candi ini melalui Yogyakarta, terutama mereka yg menumpang kereta api dan pesawat terbang.

Padahal, bila seluruh orang tahu Borobudur ada di Jawa Tengah, mereka mampu tiba pula lewat Semarang—untuk penumpang kereta api dan pesawat terbang—atau menjelajahi jalur tengah dan selatan provinsi ini.

Dari Semarang menuju Magelang, wisatawan mampu menyusuri rute pelayaran Ceng Ho di Semarang. Di Ibu Kota Jawa Tengah itu ada pula gedung Lawang Sewu.

KOMPAS.com | NAZAR NURDIN Kelenteng Agung dan Patung Laksamana Ceng Ho di Kelenteng Sam Poo Kong Semarang, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2015)

Selepas Semarang, perjalanan mampu berlanjut bagi mampir ke kompleks Candi Gedong Songo dan Palagan Ambarawa di Ambarawa. Di kota yg sama, ada pula stasiun dan rute lawas kereta api yg sekarang jadi lokasi wisata.

Sesudah itu, wisatawan dapat berbelok ke Salatiga buat rehat sejenak di “kota pensiunan” yg terkenal sejuk sejak zaman Belanda. Atau, perjalanan mampu berbelok ke kawasan Kopeng dan Puncak Ketep, bagi kemudian menikmati kuliner di Magelang.

Beda lagi bila menuju Borobudur dari arah Barat lewat darat membelah jalur tengah. Di rute ini, wisatawan mulai menjumpai kawasan wisata Dieng serta panorama Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Menikmati keelokan alam Wonosobo hingga Temanggung tidak mulai pernah terasa rugi, terutama buat wisatawan yg jenuh dengan suasana perkotaan.

Sementara itu, perjalanan darat melintasi jalur selatan jangan melewatkan wisata pantai di Kebumen. Pantai-pantai di kabupaten ini tidak kalah elok dibandingkan pantai di Yogyakarta bahkan Bali.

Di Purworejo ada pula dawet khas di tepi Kali Butuh, dibuat dari beras dan berwarna hitam dari bakaran merang.

KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT Kabut pagi menyelimuti Candi Borobudur dilihat dari atas bukit yg disebut Punthuk Setumbu, sekitar 3 kilometer barat Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Adapun di Magelang, selain mengicipi legitnya getuk dan kupat tahu, menyaksikan Borobudur ketika masih tersaput kabut dari pegunungan Tidar juga dapat menjadi tantangan tersendiri. 

Candi tersebut seolah melayang di tengah pusaran awan. Eksotis!

Butuh uluran banyak tangan

Dengan segala cerita di atas, Borobudur pun masih menyimpan banyak tantangan sekaligus peluang. William, misalnya, yakin kawasan candi ini semestinya mampu menjadi magnet wisata yg lebih besar daripada sekarang.

Namun, kata William, harus ada itikad dari banyak kalangan buat mampu mengemas Borobudur sesuai maqam-nya.

“Dibandingkan Angkor Wat (kompleks candi Budha di Kamboja), Borobudur tak kalah, harusnya. Namun, di sana penataan telah lebih baik, kopi dan makanannya pun berkelas,” ungkap dia.

Investor atau praktisi seperti dirinya, lanjut William, tentu mulai bersedia turut menggarap wisata kawasan ini bila masalah birokrasi dan konsep tata ruang mampu dipastikan.

“Kita itu milik banyak potensi, baik dari budaya maupun kuliner,” tegas William.

William menambahkan, soal tata ruang kawasan wisata ini menjadi utama bagi memberikan kesempatan wisatawan mereguk sebanyak mungkin pengalaman ketika bertandang ke kompleks Borobudur dan sekitarnya.

“Nah, sekarang, wisatawan naik ke atas candi, panas, lingkungan gersang. Turun dari candi, mau menikmati panorama di mana?” ujar dia memberikan contoh tantangan yg butuh solusi.

Berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata, pada 2014 tercatat 271.244  wisatawan mancanegara tiba ke Borobudur. Adapun wisatawan dari dalam negeri pada tahun itu mencapai  3.157.475 orang.

“Destinasi yg hebat dengan alam yg bagus butuh upaya pemasaran dan sinergi bersama seluruh kalangan, buat jadi ramai pengunjung,” ujar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata, Dadang Rizki Ratman, ketika berbincang dengan Kompas.com, Senin (2/5/2016).

Kompas.com/Ika Fitriana Para Biksu dan umat Buddha menerbangkan lampion di pelataran Candi Borobudur, Magelang, dalam rangka perayaan Tri Suci Waisak 2560 BE, Sabtu (21/5/2016) dini hari.

Menurut Dadang, tantangan mempromosikan suatu wisata tak cuma di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Salah sesuatu strategi yg mampu dikerjakan adalah membuat paket wisata yg atraktif.

Salah sesuatu paket yg ketika ini bergulir dan sejalan dengan upaya mengembangkan potensi Borobudur adalah Trail of Civilization, yg menawarkan penelusuran jejak penyebaran agama dan peninggalan bersejarah umat Buddha.

“Kami  mendukung program ini. Program itu sangat bagus karena positioning Borobudur sebagai pusat jejak peradaban mulai sangat luar biasa,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya seperti dikutip Kompas.com, Rabu (27/1/2016).

Paket wisata kuliner Indonesia seperti yg digarap William juga layak dilirik, dan terbukti diminati wisatawan papan atas mancanegara.

Terkait tantangan infrastruktur, Presiden Joko Widodo telah pula menggelar meeting khusus bersama sejumlah menteri Kabinet Kerja pada awal tahun.

Memperbanyak penerbangan segera ke Solo di Jawa Tengah dan memastikan kelanjutan bandara di Kulonprogo di Daerah Istimewa Yogyakarta, menjadi bagian dari hasil rapat.

Kompas.com/Ika Fitriana Presiden Joko Widodo mengunjungi Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (29/1/2016).

Arief menambahkan, Pemerintah juga merencanakan candi ini menjadi “Borobudur Mahakarya Budaya Dunia” atau “Borobudur World Cultural Masterpiece”. Targetnya adalah menempatkan Borobudur sebagai destinasi penting Indonesia.

“Pada 2019, Pemerintah menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Candi Borobudur mencapai 2 juta orang, dan wisatawan domestik mencapai 5 juta orang,” ujar Arief.

Saat ini, Candi Borobudur telah masuk dalam daftar 10 destinasi prioritas Indonesia, bersama Danau Toba, Tanjung Lesung, Bromo Tengger Semeru, Labuan Bajo, Morotai, Wakatobi, Tanjung Kelayang, Mandalika, dan Kepulauan Seribu.

Masyarakat pun mampu turun tangan mengangkat pariwisata Indonesia—tak cuma bagi Borobudur—antara yang lain lewat media sosial. Caranya, bagikan saja cerita dan atau foto dari lokasi wisata mempesona di Indonesia lewat akun media sosial Facebook, Twitter, dan Instagram.

Di unggahan Twitter dan Instagram, cantumkan tagar #ceritadestinasi sebagai penanda. Adapun buat Facebook, cerita tersebut dapat diunggah ke fan page Cerita Destinasi. 

Siapa tahu, cerita Anda juga mampu mengundang lebih banyak wisatawan tiba ke sini….
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/12/205100727/yakin.sudah.tahu.banyak.soal.borobudur.
Terima kasih sudah membaca berita Yakin, Sudah Tahu Banyak soal Borobudur?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Yakin, Sudah Tahu Banyak Soal Borobudur?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.