Wow… Teh Ini Memiliki Rasa Dan Aroma Jenang Sumsum

No comment 108 views

Berikut artikel Wow… Teh Ini Memiliki Rasa dan Aroma Jenang Sumsum, Semoga bermanfaat

KOMPAS.com – Teh adalah sebuah tradisi. Di hampir segala belahan dunia memiliki caranya masing-masing dalam menikmati secangkir teh. Mulai dari yg mensakralkan hingga yg menjadikan teh sebagai minuman sehari-hari.

Nah kali ini ada sebuah teh yg luar biasa unik. Karena dia diciptakan bukan bagi menjadi sebuah tradisi, tetapi ia diproduksi bagi merawat tradisi yg telah ada.

Teh yg terinspirasi dari kearifan lokal. Teh Savis namanya. Dari puluhan jenis teh, salah sesuatu yg menarik hati aku adalah Pandanus Green Tea dari Savis. Kenapa? Karena teh ini memiliki rasa dan aroma seperti Jenang Sumsum. Wow…

Ya benar. Pertama menghirup dan mencecap teh ini aku lantas teringat mulai sebuah hidangan di masa kecil. Yaitu penganan yg terbuat dari beras yg dipukul-pukul sehingga jadi tepung, dimasak dengan santan asli dari kelapa tua, diberi daun pandan dan disajikan dengan wadah dan sendok yg dibuat dari daun pisang. Bubur sumsum namanya, atau orang Solo menyebutnya jenang sumsum.

Zaman tahun 80-an ketika aku taman kanak kanak, setiap hari aku membeli Jenang sumsum pada ibu-ibu yg tiap sore terus mampir ke rumah dan memanggil aku si pelanggan kecilnya.

Tak jarang ia berjalan jauh cuma demi menyisakan seporsi bagi saya. Karena suatu hari pernah, ia lewat dengan bakul yg telah kosong. Saya sedih sekali karena hari itu tak dapat menyantap bubur buatannya.

Sejak itu ia terus menyisakan minimal seporsi dalam perjalanan pulang supaya aku dapat makan buburnya. Tapi sejak aku kelas 3 SD entah ke mana ibu penjual bubur sumsum tersebut.

Meski puluhan tahun berlalu tetapi kenangan mulai kebaikan ibu dan aroma buburnya tidak mulai aku lupakan.

Bubur atau jenang sumsum tradisional memiliki rasa dan tekstur yg berbeda dengan bubur atau jenang sumsum masa kini yg cenderung dibuat dengan bahan serba instan dan di wadah plastik atau piring kaca.

CATUR GUNA YUYUN ANG Pandanus Green Tea dari Savis. Teh ini memiliki rasa dan aroma seperti Jenang Sumsum.

Saat dimakan, bubur sumsum tradisional dimakan tanpa saus gula pun telah enak. Gurihnya itu mampu banget. Dan inilah rasa teh Savis aroma Pandanus Green Tea yg aku coba.

Ia memiliki rasa bubur atau jenang sumsum tradisional. Tak cuma dari segi aroma tetapi bahkan teh ini juga memiliki tekstur gurih di lidah. Seolah kami sedang menikmati bubur sumsum dalam versi cair.

Selain rasa Pandanus Green Tea yg bisa membangkitkan kisah nostalgia masa kecil, teh Savis juga memiliki aneka rasa yg terkait kearifan lokal lainnya.

Sebut saja Teh Krampoel yg mulai mengingatkan anda mulai budaya wedangan di kota Solo, Sekar Kedhaton yg mulai membawa anda pada imajinasi kecantikan dan keanggunan sang putri Solo, atau Blue Bunaken yg ketika meminumnya anda mulai segera merasakan sensasi indahnya lautan Sulawesi.

Tak berhenti di sana, masih banyak sekali budaya dan tradisi yg diracik oleh savis dalam secangkir teh. Jika penasaran mampu segera buka web-nya di www.savistea.com. (Wisataseru/Catur Guna Yuyun Ang)
Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/09/11/213500827/wow.teh.ini.memiliki.rasa.dan.aroma.jenang.sumsum
Terima kasih sudah membaca berita Wow… Teh Ini Memiliki Rasa dan Aroma Jenang Sumsum. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Wow… Teh Ini Memiliki Rasa Dan Aroma Jenang Sumsum"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.