Wisata Kontroversial Ke Kota Bekas Bencana Nuklir

No comment 125 views

Berikut artikel Wisata Kontroversial ke Kota Bekas Bencana Nuklir, Semoga bermanfaat

Pripyat – Pripyat di Ukraina, bekas bencana nuklir Chernobyl sebenarnya tak aman dikunjungi. Tapi malah banyak turis tertarik ikut tur buat menjelajahinya.

Ledakan reaktor 4 pembangkit listrik Chernobyl pada 26 April 1986 dapat dibilang sebagai tragedi nuklir terburuk sepanjang sejarah. Banyak korban tewas, kota-kota di sekitar Chernobyl terpapar radiasi dan akhirnya ditinggalkan begitu saja oleh penduduknya.

Dari keterangan yg dikumpulkan detikTravel, Kamis (8/9/2016), setelah lama ditinggalkan penduduk, kawasan yg dikenal sebagai Zona Eksklusi Chernobyl dan Kota Pripyat akan terbuka buat wisatawan sekitar tahun 2011.

Pemerintah Ukraina melakukan berbagai cara agar reaktor tersebut dapat lebih aman. Termasuk menyelesaikan pembuatan New Safe Confinement di sisa-sisa reaktor 4. Ini dapat mengurangi kontaminasi radioaktif dari reaktor yg meledak tersebut.

(Thinkstock)

Tapi tetap saja, banyak yg menganggap kunjungan ke Zona Eksklusi Chernobyl dan Kota Pripyat cukup berbahaya. Besar kemungkinan traveler terpapar radiasi seandainya tak mematuhi aturan-aturan yg berlaku selama tur berlangsung. Tur ini pun mengundang kontroversi banyak pihak.

Untuk mampu berkunjung ke sana, traveler dapat ikut dengan operator yg menyediakan tur Chernobyl. Wisatawan yg tertarik harus mendaftar terlebih dulu minimal 10 hari sebelum hari H buat mendapatkan izin masuk.

Jika telah mendapat persetujuan, traveler harus menandatangi perjanjian bahwa selama di Zona Eksklusi tak boleh menyentuh barang apapun serta vegetasi. Risiko terkontaminasi kabarnya dapat lebih besar saat berada di dekat vegetasi.

(Thinkstock)

Ketika tur dimulai, wisatawan mulai mengelilingi Zona Eksklusi termasuk Kota Pripyat yg lokasinya sekitar 2 km saja dari pembangkit listrik. Ketika ledakan terjadi, sekitar 50 ribu penduduk kota itu mengungsi, sehingga Pripyat kini terbengkalai bagai kota hantu.

Apartemen tidak berpenghuni dengan cat yg mengelupas, reruntuhan bangunan serta barang-barang yg berserakan di mana-mana, menjadi pemandangan yg mulai traveler saksikan. Sesekali ada hewan yg berkeliaran seperti rusa hingga serigala liar.

Usai mengelilingi area tragedi masa dulu ini traveler tidak dapat segera pulang tanpa melewati pemeriksaan. Petugas mulai melakukan pemindaian tubuh bagi menguji tingkat radiasi termasuk apakah ada debu radioaktif yg kemungkinan terbawa. Jika segala aman, barulah mampu meninggalkan tempat tersebut.

Hewan liar Zona Eksklusi (Vasily Fedosenko/Reuters)

(aff/aff)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/08/114052/3293823/1520/wisata-kontroversial-ke-kota-bekas-bencana-nuklir
Terima kasih sudah membaca berita Wisata Kontroversial ke Kota Bekas Bencana Nuklir. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Wisata Kontroversial Ke Kota Bekas Bencana Nuklir"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.