Wah, Ada Taman Kupu-kupu Di Timika

No comment 45 views

Berikut artikel Wah, Ada Taman Kupu-kupu di Timika, Semoga bermanfaat

Timika – Timika di jantung Papua, membuat para traveler lebih dekat dengan alam. Di sana ada taman kupu-kupu dan penangkaran hewan buat wisata edukasi.

Kalau pergi ke Timika, Papua, dan ingin lebih dekat dengan alam, tempat ini dapat kamu kunjungi. Pusat Reklamasi dan Keanekaragaman Hayati PT Freeport Indonesia seluas 23 ribu hektar ini yaitu area endapan pasir sisa tambang (sirsat) atau tailings yg dialirkan dari Grasberg.

General Superintendent Reclamation and Biodiversity Environmental Department PT Freeport Indonesia, Roberth Sarwom menyampaikan lahan tersebut terbentuk dari tahun 1980 sampai 1995. Ketebalan sirsat di lahan tersebut mencapai 7 meter.

“Di sini kami ada lahan pertanian dan perkebunan. Kita tanam sayur dan buah kemudian hasilnya kami kirim ke laboratorium. Walaupun ini ditanam di area sirsat, hasil lab memperlihatkan serapan logam di sayur dan buah masih dalam batas aman sesuai rekomendasi Badan POM,” kata Roberth.

Agrowisata di Timika Agrowisata di Timika (Radian/detikTravel)

Beberapa sayur yg ditanam merupakan bayam, kangkung, sawi-sawian, kol, terong, tomat, dan cabai. Sementara, buah yg ditanam di antaranya melon, buah naga, jeruk bali, mangga harum manis dan mangga golek.

Produk sayur dan buah, kata Roberth, mulai digunakan sebagai bahan riset. Nah, sisanya mulai dibagikan ke karyawan. Dalam sebulan, mampu dipanen sekitar 100 kg tanaman buah dan sayur. Selain perkebunan dan pertanian, ada pula budidaya ikan.

Di sini, ikan yg dibudidayakan adalah ikan mas, nila, dan udang galah air tawar. Sesekali, bibit ikan ini juga dibagikan ke masyarakat. Tak cuma itu, ada pula peternakan sapi di area ini. Lalu, apa lagi yg mampu dilihat di tempat ini?

Tenang, kamu mampu berkunjung ke taman kupu-kupu. Sebenarnya, ini tempat penangkaran kupu-kupu. Ada beberapa kandang di taman kupu-kupu, pastinya dengan beragam kupu-kupu yg beterbangan dan sering hinggap di pinggir kandang. Cantik!

Kura-kura moncong babi Kura-kura moncong babi (Radian/detikTravel)

Selain kupu-kupu, ada pula penangkaran burung paruh bengkok dan kura-kura moncong babi atau labi-labi. Roberth menyampaikan hewan-hewan itu sebagian besar yaitu hewan yg gagal diselundupkan dahulu diamankan bagi kemudian dirawat dan dilepaskan ke habitatnya.

“Untuk burung, banyak kami tangkar itu Kakaktua Raja, Kakaktua Putih, burung paruh bengkok itu banyak. Sudah sekitar 100 burung yg kalian rawat di sini. Lalu labi-labi, telah 48 ribu yg kami lepaskan ke habitatnya dari tahun 2006 sampai 2015,” kata Roberth.

Bukan hal yg gampang buat melepaskan si labi-labi ke habitat asalnya, salah satunya di Taman Nasional Lorentz. Bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat, labi-labi itu mulai diterbangkan dengan helikopter ke Kabupaten Asmat. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan memakai speedboat dan barulah labi-labi sampai di Taman Nasional Lorentz dan dilepaskan.

Umumnya, yg tiba ke tempat ini adalah rombongan anak sekolah (TK sampai SMA) atau komunitas. Pengunjung pun tak dikenakan biaya tapi mesti mengatur jadwal karena jalan yg dilewati yaitu jalan tambang. Sehingga, tak mampu sembarangan buat masuk ke jalan menuju ke sini.

Kalau kamu ingin berekreasi di sini, mampu juga lho. Sebab, ada fasilitas seperti bumi perkemahan dan sarana olahraga seperti lapangan bola, lapangan voli, dan tenis meja.

Kakaktua putihKakaktua putih (Radian/detikTravel)

(rdn/fay)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/28/120956/3458577/1519/wah-ada-taman-kupu-kupu-di-timika
Terima kasih sudah membaca berita Wah, Ada Taman Kupu-kupu di Timika. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Wah, Ada Taman Kupu-kupu Di Timika"