Waduh, Banyak Pungutan Liar Di Makam Sunan Gunung Jati

No comment 187 views

Berikut artikel Waduh, Banyak Pungutan Liar di Makam Sunan Gunung Jati, Semoga bermanfaat

CIREBON, KOMPAS.com – Siapkan hati seandainya ingin berkunjung ke makam Sunan Gunung Jati. Bukan cuma menyiapkan hati bagi beribadah namun juga buat menghadapi banyaknya pungutan liar.

KompasTravel dalam perjalanan ekspedisi jalur mudik Merapah Trans Jawa, mengunjungi makan Sunan Gunung Jati yg berada di kota Cirebon, Sabtu (2/6/2016). Memasuki kawasan parkir komplek makan Sunan Gunung Jati, ada tiga orang bapak yg memperhatikan.

Tak dua lama, saat ingin memasuki gerbang kawasan makam Sunan Gunung Jati, bapak-bapak ini akan meminta iuran masuk. “Seadanya, Dik, seikhlasnya”.

Meski seikhlasnya, kenyatannya bapak-bapak ini mencegat tiap pengunjung yg mulai masuk ke gerbang makam Sunan Gunung Jati. Tak cuma bapak-bapak ada pula anak kecil yg selalu meminta uang dengan cara memaksa.

Lewat gerbang komplek Sunan Gunung Jati, seorang bapak mengikuti, “Kalau mau masuk makam Sunan Gunung Jati kena biaya Rp 2 juta. Kalau pintu makamnya saja kena biaya Rp 100.000 minimal Rp 50.000,” kata bapak ini.

Silvita Agmasari Komplek makam Sunan Gunung Jati di Cirebin, Jawa Barat.

Pungutan liar tidak resmi

Di makam Sunan Gunung Jati, keberadaan oknum tidak dikenal yg meminta pungutan liar memang bukan hal aneh. Biasanya mereka berkelompok dan meminta uang kepada para peziarah. Rata-rata oknum mengikuti para peziarah dengan peran sebagai pemberi informasi.

Padahal ada juru kunci makam yg sebenarnya bisa memberi keterangan lebih lengkap dan komprehensif seandainya Anda memang ingin tahu seluk beluk makam Sunan Gunung Jati.

“Tidak ada pungutan, mau masuk ke sini masuk saja, gratis Jangan yakin kata orang,” ungkap Bapak Amak, juru kunci (kuncen) makam Sunan Gunung Jati.

Ia menyampaikan buat memasuki makam penting Sunan Gunung Jati memang tidak bisa sembarangan, pengunjung diharuskan memiliki izin dari Sultan Cirebon dalam bentuk surat resmi.

“Urus izin dulu di keraton, baru ke sini bawa surat, nanti ada pemandu yg mengantar ke sini, kemudian kuncen yg mulai mengantarkan ke makam Sunan Gunung Jati,” kata Amak.

“Dikenakan biaya atau tak bagi izin aku kurang tahu. Tetapi seandainya mau berziarah dari pintu makam, silahkan saja. Tak ada pungutan biaya,” tambahnya.

Makam penting Sunan Gunung Jati dibuka cuma saat-saat tertentu. Menurut Amak puncak keramaian tepat sesuatu pekan setelah hari aku Idul Fitri, yakni ketika Grebeg Syawalan.

“Nanti jam enam pagi, dari Keraton, keturunan Sunan Gunung Jati dan masyarakat mulai berkumpul pukul enam pagi,” kata Amak.

Sedangkan buat berziarah ke makam Sunan Gunung Jati dibuka 24 jam tanpa pungutan biaya.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/02/224353727/waduh.banyak.pungutan.liar.di.makam.sunan.gunung.jati
Terima kasih sudah membaca berita Waduh, Banyak Pungutan Liar di Makam Sunan Gunung Jati. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Waduh, Banyak Pungutan Liar Di Makam Sunan Gunung Jati"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.