“Via Ferrata”, Dari Italia Sampai Ke Gunung Parang

No comment 102 views

Berikut artikel “Via Ferrata”, dari Italia Sampai ke Gunung Parang, Semoga bermanfaat

PURWAKARTA, KOMPAS.com – Gunung Parang yg terletak di Purwakarta, Jawa Barat, adalah lokasi rock climbing populer di Indonesia. Medan tebing yg hampir vertikal menjadi tantangan untuk para pemanjat tebing baik domestik maupun mancanegara.

Namun kini, tidak cuma pemanjat tebing profesional yg dapat mendaki Gunung Parang. Lewat jalur via ferrata, siapa pun mampu mendaki tebing hingga ketinggian 700 meter di atas permukaan tanah.

“Ini adalah via ferrata pertama di Indonesia. Konsepnya telah dimatangkan sejak 2013, kemudian pelaksanaannya pada 2014,” tutur penggagas Badega Gunung Parang, Dhani Daelami kepada KompasTravel, di Gunung Parang, Purwakarta, dua hari yg lalu.

Badega Gunung Parang adalah komunitas sekaligus operator wisata berbasis lokal yg melayani pendakian via ferrata. Dhani menjelaskan, via ferrata berasal dari bahasa Italia yakni via (tangga) dan ferrata (besi).

(Baca juga: Via Feratta, Saat Panjat Tebing Jadi Rekreasi Keluarga)

“Dulu, via ferrata digunakan oleh biarawan Italia bagi menuju kastil atau monastery yang terletak di atas bukit. Setelah itu digunakan pada masa Perang Dunia I, bagi suplai logistik dari perbatasan,” urai Dhani.

Via ferrata pada dasarnya yaitu tangga besi yg “ditanam” di pinggir tebing. Masing-masing tangga milik jarak tertentu. Di Gunung Parang, via ferrata “ditanam” sedalam 20 cm dengan jarak antar tangga 30 cm. 

Usai digunakan di Italia dan Eropa, via ferrata mulai digunakan di Asia. Negara pertama yg memiliki via ferrata adalah Malaysia, tepatnya di Gunung Kinabalu.

Namun sejak ada via ferrata di Gunung Parang, wisatawan dapat mencapai titik via ferrata tertinggi di Asia Tenggara. Saat ini via ferrata milik Badega Gunung Parang mencakup ketinggian 100 meter, 300 meter, 500 meter, dan 700 meter.

“Nantinya mulai ditambah lagi sampai puncak, ketinggian 900 meter. Rencananya mulai dilaksanakan pada 2017,” tambah Dhani.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pemandangan Waduk Jatiluhur dari ketinggian 100 meter jalur via ferrata Gunung Parang, Kabupaten Purwakarta.

Selain Badega Gunung Parang, operator wisata lainnya yg melayani wisata via ferrata adalah Skywalker. Siapa pun dapat coba via ferrata, dari anak-anak sampai orang tua. 

“Syaratnya harus memiliki tinggi minimal sesuatu meter, serta tak milik penyakit jantung dan ayan. Terakhir ada kok orang tua usia 70 tahun yg naik lewat situ,” terang Dhani.

(Baca juga: Panjat Tebing bagi Segala Usia, Hanya di Gunung Parang)

Untuk coba via ferrata, wisatawan dapat menyambangi Kampung Cihuni atau Kampung Cirangkong yg ada di Desa Pesanggrahan, Kabupaten Purwakarta. Harga per orang akan dari Rp 65.000 buat via ferrata ketinggian 100 meter.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/13/090500827/.Via.Ferrata.dari.Italia.Sampai.ke.Gunung.Parang
Terima kasih sudah membaca berita “Via Ferrata”, dari Italia Sampai ke Gunung Parang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "“Via Ferrata”, Dari Italia Sampai Ke Gunung Parang"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.