Unik! Air Awet Muda Dan Kolam Bertuah Di Mataram

No comment 117 views

Berikut artikel Unik! Air Awet Muda dan Kolam Bertuah di Mataram, Semoga bermanfaat

Mataram – Liburan ke Lombok ada Taman Mayura di Mataram yg menyimpan sejarah perkembangan agama Hindu di NTB. Selain itu, destinasi ini juga milik mitos air awet muda dan kolam bertuah.

Ada dua mitos yg tersimpan di Komplek Taman Mayura. Salah satunya adalah air awet muda yg keluar cuma setahun sekali pada ketika upacara keagamaan Hindu Odalan. Upacara tersebut mulai berlangsung antara bulan September dan Oktober.

“Kalau menurut aku yg paling unik di sini itu air awet muda yg keluar dari Pancoran Naga di Pura Kelepug. Dia keluar cuma pada waktu upacara keagamaan Odalan. Upacara tahunan yg berlangsung setiap purnama pada bulan September dan Oktober,” kata salah sesuatu tour guide bernama Andi ketika berbincang dengan detikTravel di lokasi, Rabu (10/8/2016).

Upacara keagamaan itu kata dia yaitu pembersihan alam dari seluruh kesalahan yg mungkin dikerjakan oleh manusia. Jadi seperti Lebaran seandainya di agama Islam.

Kompleks Pura Kelepug (Masaul/detikTravel)

Selain itu, di dalam komplek taman ini, terdapat Pura Kelepug sebagai tempat beribadah untuk keluarga raja dan Pura Jagatnatha bagi umum. Aturan pun melekat seperti wanita yg tak diperbolehkan masuk ketika dalam masa menstruasi.

“Kalau sekarang dua-duanya boleh digunakan bagi umum. Memasuki komplek pura ini diharuskan menggunakan selendang berwarna kuning. Karena tempat suci, buat wanita yg sedang berhalangan tak diperkenankan bagi masuk di Bale Kambang dan beberapa pura itu,” jelas Andi.

Selain itu, komplek taman seluas 4 hektar ini juga masih menyimpan sebuah mitos lainya. Adalah adanya kepercayaan air bertuah yg mampu menyembuhkan seluruh penyakit buat sebagian orang.

“Air kolam ini masih dipercaya sebagian masyarakat bagi obat. Kolam dengan luas 1,5 hektar ini tak pernah surut dan terdapat mata air di bagian tengah kolam timur dan barat,” urai Andi yg menyampaikan bahwa orang yg tiba buat mengambil air kolam ini sebagai obat tiba dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ornamen naga penghias kolam (Masaul/detikTravel)

Pada zaman dahulu, air di kolam komplek Taman Mayura dipergunakan sebagai irigasi kerajaan. Berbeda keadaannya dengan ketika ini yg digunakan sebagai tempat memancing ikan.

Komplek ini dikelola oleh masyarakat adat Krama merupakan Komunitas Pura Meru. Di komplek ini terdapat dua bangunan diantaranya Bale Kambang sebagai tempat musyawarah dan sidang, Bale Pererenan buat istirahat para raja, Bale Loji tempat tidur raja dan keluarga.

“Di tempat ini kadang diselenggarakan pentas drama setiap bulan akan dari tarian tradisional sampai modern. Para penjaga juga ikut diklat oleh dinas semenjak tahun 2001 agar mampu memberi pengetahuan untuk masyarakat mancanegara,” urai dia.

Komplek Taman Mayura dikatakannya terus ramai setiap hari. Mulai dari pukul 07.30-18.00 WITA adalah waktu untuk para pelancong yg ingin berkunjung.

“Kalau buat keramaian ya sekarang ini musim ramai. Untuk wisatawan lokal biaya masuknya Rp 5 ribu dan beberapa kali lipat untuk wisatawan asing,” tutup Andi.

Wisatawan asing di Komplek Taman Mayura (Masaul/detikTravel)

(shf/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/11/112030/3273041/1519/unik-air-awet-muda–kolam-bertuah-di-mataram
Terima kasih sudah membaca berita Unik! Air Awet Muda dan Kolam Bertuah di Mataram. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Unik! Air Awet Muda Dan Kolam Bertuah Di Mataram"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.