Turis China Terpukau Perpaduan Budaya Sulut Di Festival Imlek

No comment 120 views

Berikut artikel Turis China Terpukau Perpaduan Budaya Sulut di Festival Imlek, Semoga bermanfaat

MANADO, KOMPAS.com – Ratusan turis yang berasal China terpukau dengan perpaduan budaya Sulawesi Utara yg ditampilkan dalam Festival Tahun Baru Imlek 2568 yg digelar Pemerintah Kota Manado, Minggu (29/1/2017).

Turis-turis itu yaitu bagian dari program pariwisata yg sedang digenjot oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yg menargetkan peningkatan pesat kunjungan wisatawan asing terutama dari China.

“Di bulan Januari ini telah ada sekitar 4.000 lebih turis yang berasal China berkunjung ke Sulawesi Utara,” ujar Kadis Pariwisata Kota Manado Hendrik Waroka.

(BACA: Lilin-lilin Imlek dari Teluk Naga)

Dalam Festial Tahun Baru Imlek 2568 yg digelar di komplek Tugu Lilin itu, menampilkan berbagai atraksi budaya Sulawesi Utara. Tampilan tari Maengket yg dibawakan secara kolosal oleh para pelajar menjadi pembuka.

Pemimpin tari yg masih berusia sangat muda dan borpostur mungil mengundang decak kagum, termasuk warga Manado yg tiba memenuhi lokasi festival.

Setelah Maengket, atraksi pukul gendang, barongsai, pertunjukan seni beladiri China disajikan sebagai perpaduan kebudayaan etnis Tionghoa dan Sulawesi Utara.

(BACA: Imlek, Bali Jadi Tujuan Berlibur Turis China)

Puluhan penari dari berbagai kelompok sanggar yg membawakan tari Kabasaran, yg menyimbolkan kegagahan para pria Minahasa juga tidak kalah memukaunya.

Rangkaian festival yg dilaksanakan di tepi pantai itu kemudian ditutup dengan Tari Katrili massal yg diiringi dengan musik bambu.

Lagi-lagi para pelajar yg membawakan Tari Katrili memukau penonton, terlebih ketika mereka mengajak para turis dan warga menari bersama.

Wali Kota Manado Vicky Lumentut menyampaikan bahwa acara ini digelar sebagai dukungan Pemerintah Kota Manado pada program Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara guna menjadikan Sulut sebagai destinasi wisata utama.

“Kami memberikan ruang dan kebebasan kepada segala pemeluk agama bagi beribadah serta beraktivitas dengan rasa aman,” ujar Lumentut.

Sehari sebelumnya, perayaan Tahun Baru Imlek 2568 di Manado berjalan dengan meriah. Warga Manado dan sekitarnya kelihatan antusias mengucapkan selamat tahun baru buat warga etnis Tionghoa yg ada di Sulut.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/30/162700327/turis.china.terpukau.perpaduan.budaya.sulut.di.festival.imlek
Terima kasih sudah membaca berita Turis China Terpukau Perpaduan Budaya Sulut di Festival Imlek. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Turis China Terpukau Perpaduan Budaya Sulut Di Festival Imlek"