Tren Liburan Ke Yogyakarta, Menginap Di Desa Wisata

No comment 97 views

Berikut artikel Tren Liburan ke Yogyakarta, Menginap di Desa Wisata, Semoga bermanfaat

BANTUL, KOMPAS.com – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyatakan wisatawan akan memilih buat menginap di desa wisata.

“Sekarang ini tren menginap di desa wisata Bantul telah lumayan bagus, artinya ada peningkatan wisatawan yg menginap, teman-teman telah membuktikan itu saat berkunjung ke desa wisata,” kata Kepala Disbudpar Bantul Bambang Legowo di Bantul, Senin (25/7/2016).

Menurut dia, peningkatan tingkat menginap di ‘home stay’ atau rumah-rumah penduduk yg disiapkan buat wisatawan/tamu menginap ini karena wisatawan akan tertarik dengan pemandangan alam perdesaan yg terdapat di destinasi wisata itu.

Terlebih, kata dia, selain menikmati pemandangan alam, wisatawan menginap juga disuguhkan dengan budaya, tradisi dan ektivitas sehari-hari masyarakat desa wisata setempat akan dari bangun tidur hingga menjelang malam.

“Banyak trennya, baik wisatawan dari luar daerah, bahkan mancanegara, tidak jarang rombongan keluarga juga senang menginap di desa wisata, karena dari sisi biaya juga lebih terjangkau,” katanya.

Ia mengatakan, Bantul yg terdiri 75 desa sampai ketika ini telah terbentuk sebanyak 36 desa wisata dengan berbagai potensi yg ditawarkan akan dari pariwisatanya, budaya dan seni hingga berbagai kuliner khas daerah itu.

“Secara keseluruhan di Bantul ada 36 desa wisata, namun yg benar-benar maju dan berkembang termasuk penyediaan home stay dan bersiap menerima wisatawan kurang lebih sekitar 15 sampai 20 desa wisata yg tersebar di dua kecamatan,” katanya.

Bambang menyampaikan bagi semakin meningkatkan daya tarik wisatawan menginap di desa wisata, Disbudpar Bantul selalu memberikan pendampingan dan pembekalan kepada pengelola desa wisata agar dapat memberikan pelayanan yg lebih baik.

“Pengelola harus memberi pelayanan prima, supaya saat ada tamu berkunjung dapat nyaman. Beberapa waktu dulu pemerintah telah membekali pengetahuan bagaimana meningkatkan kualitas pelayanan kepada tamu,” katanya. (Antara/Heri Sidik)

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/28/060200027/Tren.Liburan.ke.Yogyakarta.Menginap.di.Desa.Wisata
Terima kasih sudah membaca berita Tren Liburan ke Yogyakarta, Menginap di Desa Wisata. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tren Liburan Ke Yogyakarta, Menginap Di Desa Wisata"