Tips Liburan Ala Backpacker Di Santorini

No comment 129 views

Berikut artikel Tips Liburan Ala Backpacker di Santorini, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Santorini adalah destinasi keren buat dikunjungi di Yunani. Liburan ke Santorini ternyata dapat juga dikerjakan dengan ala backpacer lho. Simak tipsnya berikut!

Santorini adalah salah sesuatu impian para turis dunia. Bagaimana tidak, pulau yg terletak di Kepulauan Cyclades, Yunani ini memiliki banyak daya tarik yg menjadi magnet buat para turis.

Siapa yg belum pernah melihat postcard atau wallpaper jejeran rumah putih dan gereja berkubah biru dengan latar laut biru dan pegunungan kelabu yg indah ala Santorini? Atau mendengar cerita romantis pasangan yg bulan madu di pulau ini dengan semua keindahannya?

Santorini hampir sinonim dengan kata Mahal. Pulau yg menjadi daya tarik penting turisme Yunani ini menawarkan keindahan ala mediterrania dengan harga yg lumayan berat di kantong, apalagi bagi turis yg berasal dari Indonesia.

Maklum, mata uang kalian jeblok bila dibandingkan dengan Euro apalagi Dollar. Lantas, apa masih mungkin jalan-jalan di Santorini tanpa menguras kantong? Tentu bisa.

Mahal atau murah menurut aku adalah suatu pilihan dan Santorini juga dapat dinikmati tanpa mengeluarkan dana sampai kantong bolong. Berikut adalah dua tips aku dalam berhemat di Santorini:

1. Menginap di Fira atau Perissa

Fira adalah kota terbesar di Santorini. Kota yg terletak di pinggir kaldera ini memiliki banyak akses buat turis dari penginapan sampai restoran, dll. Penginapan di Fira lebih murah dibandingkan dengan Oia yg indah tetapi mahal.

Saya menginap di Santorini Youth Hostel (Santorini Camping) yg cuma 15 euro per malam di dorm isi 6 orang. Selain Fira, Perissa beach juga mampu menjadi opsi penginapan yg murah. Pantai Perissa yg berpasir hitam ini memang jauh dari keramaian kota seperti Fira, tetapi memiliki akses segera ke pantai.

2. Biasakan membeli kebutuhan sehari-hari di supermarket

Meskipun Fira memiliki banyak toko yg menjual kebutuhan sehari-hari, aku lebih memilih membeli di supermarket besar seperti Carrefour dan Lidl yg terdapat di luar Fira. Harga barang kebutuhan sehari-hari lebih murah di supermarket besar ketimbang toko-toko di Fira.

Harga setengah lusin air mineral di toko 2 euro, dan di supermarket cuma 1.30 euro. Selain itu, banyak juga buah-buahan segar yg dijual murah di supermarket. Bila anda suka minum bir atau wine, harga di supermarket lebih murah dibanding dengan restoran atau kios pinggir jalan. Saya sendiri suka membeli buah atau roti kemudian dibawa ke pantai buat piknik sambil hemat uang makan siang.

3. Sewalah Motor

Sepeda motor adalah kendaraan paling efektif di Santorini dan beneran tak nyesel nyewa motor di sini. Jalan-jalan di Santorini sepi dan petunjuk jalan sangat jelas sehingga dijamin tak mulai nyasar. Selain itu nyewa motor lebih menyenangkan dari pada naik bis.

Mengemudikan sendiri motor dan menikmati pemandangan kaldera sambil dibelai angin sepoi-sepoi yg bertiup adalah salah sesuatu pengalaman terbaik aku di Santorini. Semua bagian dari Santorini dapat diakses dengan sepeda motor dan aku tak perlu nunggu bis buat pergi dari sesuatu tempat ke tempat lain. Saya pun hemat ongkos karena aku pergi ke banyak tempat dalam sehari dengan sepeda motor sewaan saya.

4. Cuci baju sendiri

Bagi traveler pelit seperti saya, aku amat menghindari memakai jasa laundry atau mesin cuci sekali pun di Eropa. Kenapa? Karena aku cuma membawa sedikit pakaian (T shirt 4, celana panjang 2, celana pendek 2, dan celana dalam 4). Ini berarti aku harus kadang cuci pakaian.

Sekali memakai mesin cuci di Santorini Youth Hostel adalah 5 euro per load dan 2 euro lagi buat mesin pengeringnya. Bayangkan berapa yg aku harus bayar buat laundry kalau aku cuci setiap hari.

Saya menghemat biaya laundry dengan mencuci baju sendiri dengan bantuan drybag dan deterjen yg aku beli di supermarket seharga 0.70 euro. Sinar matahari di Santorini cukup terik dan pakaian aku kering dalam hitungan jam.

5. Makan Souvlaki

Mau hemat,kenyang dan puas? Makanlah Souvlaki. Souvlaki sebenarnya adalah potongan daging yg dipanggang mirip sate tetapi biasa disajikan dengan roti pita, sayuran, tsaziki, tomat, kentang goreng dan bubuk cabe. Rasanya mantap dan harganya cuma 2 euro.

Porsinya gede dan bikin kenyang. Karena rasanya yg cocok dengan lidah aku dan juga harganya yg murah, aku tidak jarang sekali makan souvlaki. Souvlaki bagai nasi buat aku di Santorini.

6. Hindari belanja

Ketika aku di Santorini, aku tak begitu tertarik bagi berbelanja. Harga oleh-olehnya terbilang mahal dibanding dengan kualitasnya yg biasa-biasa saja. Saya membeli sebuah T-Shirt bergambar bendera Yunani dengan bahan yg kurang bagus seharga 8 euro. Ini pun setelah masuk ke pelosok Fira dan nawar.

Beberapa toko dekat jalan penting Fira menawarkan T shirt yg sama seharga 12 euro dan kekeuh ga mau ditawar. Di Oia apalagi, harganya 15 euro bagi sebuah T shirt saja. Jika memang mesti shopping di Santorini, belilah di Fira yg masih lebih murah dibanding kota lain.

7. Sarapan di toko roti

Jika hostel atau hotel anda tak menyediakan makan pagi gratis, anda mampu pergi ke toko roti bagi membeli roti dan kopi. Sarapan adalah salah sesuatu ritual favorit aku saat travelling. Saya biasanya menghindari sarapan di hostel kalau tak gratis dan pergi mencari sarapan otentik ala penduduk lokal.

Di Santorini, aku biasa pergi ke sebuah toko roti di pusat kota Fira (saya sulit menulis nama tokonya karena dalam bahasa yunani) dan membeli sebuah roti dan kopi. Segelas Greek Coffee cuma 1.5 euro dan roti yg mirip simit cuma 1 euro. Ada banyak pilihan roti dan roti yunani terkenal enak dan berukuran besar. Beli sebuah roti dan kopi dahulu duduk di pinggir jalan sambil cuci mata. Dijamin ga nyesel deh.

8. The best things in Santorini are free

Mau nikmati pemandangan sunset terbaik di Mediterrania? Berdiri galau sambil memikirkan hidup di tepi kaldera? Berenang di pantai bersih dan adem bareng bule-bule cantik? Jalan-jalan menyusuri gang-gang kota bercat putih sambil menyapa penduduk lokal?

Trekking dari Fira sampai Oia sambil menikmati pemandangan kaldera dan mengagumi hotel-hotel unik di sepanjang kaldera? Dont worry, ini seluruh gratis. Anda tak perlu bayar tiket atau butuh tour guide. Just take your bag, prepare your swimming gear, snack and enough water, then go for it.

9. Bawa bekal dan air

Jika Anda mau hemat, bawalah botol minum ukuran besar saat di Santorini. Karena jalan-jalan di Santorini itu sama dengan olah raga kardio, air minum menjadi hal yg wajib dibawa. Kalau ga bawa, anda dapat bayar sebotol kecil seharga 1 euro di toko (ingat 6 botol besar air di Carrefour Cuma 1.30 euro).

Bawalah bekal berupa roti atau buah-buahan bagi ngemil di kala lapar terutama saat mengunjungi kota Oia. Secangkir kopi di café kecil di Oia mampu seharga 3 euro, beberapa kali lipat di Fira. Makanannya? Trust me, you don’t want to know.

Percaya deh, masih mungkin menikmati Santorini dengan harga hemat. Tidak percaya? Liat deh detail pengeluaran aku selama 3 hari 3 malam di sana. Saya cuma menghabiskan 227 euro alias 3 jutaan selama 3 hari, itu pun aku tak pelit-pelit amat karena masih belanja, minum wine di Santo winery, makan di restoran mewah sekali.

Saya percaya kalo ada orang yg mampu lebih hemat dari aku tetapi tetep have fun. Inget jangan berpelit-pelit ria tetapi tak have fun. Enjoy Santorini!

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/10/26/144000/3288221/1025/tips-liburan-ala-backpacker-di-santorini
Terima kasih sudah membaca berita Tips Liburan Ala Backpacker di Santorini. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tips Liburan Ala Backpacker Di Santorini"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.