Ternyata, Salah Satu Gereja Tertua Se-Asia Ada Di Jakarta

No comment 97 views

Berikut artikel Ternyata, Salah Satu Gereja Tertua se-Asia Ada di Jakarta, Semoga bermanfaat

Jakarta – Di balik aneka gedung bersejarah di Jakarta, ada Gereja Sion di daerah Pinangsia. Ternyata, gereja itu salah sesuatu yg tertua di Asia Timur dan Tenggara.

Memiliki nama asli Portugeesche Buitenkerk atau dikenal juga sebagai Gereja Portugis, Gereja Sion ternyata telah dibangun sejak 19 Oktober 1693 lewat peletakan batu pertama oleh Pieter van Hoorn. Pembangunanya sendiri memakan waktu beberapa tahun dan selesai pada tahun 1695.

Apabila dihitung hingga tahun ini, Gereja Sion mulai berulang tahun yg ke 324 tahun. Waktu yg tak sebentar bagi sebuah perjalanan. Bersama rombongan komunitas @iwashere_id, detikTravel pun menjelajahi jejak Portugis di Jakarta pada hari Minggu kemarin (8/11/2016).

“Peletakan batu pertama itu tahun 1693, kalau dihitung sampai hari ini umurnya telah 324 tahun. Bahkan gedung ini tertua, bukan hanya di Indonesia tetapi di Asia,” terang pemandu sejarah setempat, Tasum pada detikTravel.

 Pak tasum selaku pemandu setempat (Randy/detikTravel)Pak Tasum selaku pemandu setempat (Randy/detikTravel)

Dalam penelusuran detikTravel, Gereja Sion kalah tua dari Basilika St Martin di Filipina yg selesai dibangun tahun 1575. Meskipun gereja tesebut pernah hancur dan dibangun ulang.

Meski begitu, Gereja Sion adalah yg tertua di Indonesia dan salah sesuatu yg tertua di Asia Tenggara dan bahkan Asia Timur. Gereja Sion yg menganut aliran Kristen Protestan memang menjadi rumah ibadah buat orang Portugis yg dulu dibawa sebagai tahanan oleh pihak Belanda dari Malaka.

Gereja Sion yg menganut aliran Kristen Protestan memang menjadi rumah ibadah untuk orang Portugis yg lalu dibawa sebagai tahanan oleh pihak Belanda dari Malaka.

Kini, tidak sedikit dari keturunan para orang Portugis (kaum Kardijkers) yg masih tiba dan beribadah di Gereja Sion setiap minggunya.

Selain sarat mulai unsur historis, Gereja Sion pun tak banyak berubah sejak pertama kali didirikan. Seperti diungkapkan oleh pak Tasum, hampir seluruh barang di dalam Gereja adalah original atau asli sejak dulu.

“Di sini masih ori semua, gak ada yg KW,” canda Tasum.

Interior gereja yg masih orisinil (Randy/detikTravel)Interior gereja yg masih orisinil (Randy/detikTravel)

Masuk ke dalam, traveler mampu melihat lantai gereja yg terbuat dari batu padat. Ditambahkan oleh Tasum, setiap lantai batu yg ada memiliki berat hingga 10 kg. Untuk dasarnya, ada fondasi kayu dolken yg ditanam dan diberi tambahan pasir di atasnya.

“Setiap lantai ini beratnya sampai 10 Kg, di bawahnya dilapis kayu dolken yg ditanam dulu di atasnya dikasih pasir,” terang Tasum.

Orgel bersejarah yg masih bisa dioperasikan (Randy/detikTravel)Orgel bersejarah yg masih mampu dioperasikan (Randy/detikTravel)

Selain lantai gereja yg masih terbuat dari batu, Gereja Sion juga memiliki alat musik Orgel atau organ pipa yg berasal dari abad 18. Yang hebatnya, orgel itu masih dioperasikan setiap pekan pertama di awal bulan.

Peninggalan bersejarah yang lain pun bisa dilihat pada mimbar di bagian altar, lonceng serta sejumlah nisan dalam bahasa Belanda yg terdapat di luar gereja. Sungguh luar biasa. (rdy/rdy)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/09/084540/3390842/1519/ternyata-salah-satu-gereja-tertua-se-asia-ada-di-jakarta
Terima kasih sudah membaca berita Ternyata, Salah Satu Gereja Tertua se-Asia Ada di Jakarta. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ternyata, Salah Satu Gereja Tertua Se-Asia Ada Di Jakarta"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.