Ternyata Ini Arti Kode Seri Lokomotif Dari Zaman Belanda

No comment 158 views

Berikut artikel Ternyata Ini Arti Kode Seri Lokomotif dari Zaman Belanda, Semoga bermanfaat

AMBARAWA, KOMPAS.com – Melihat kode seri di tiap lokomotif tua mungkin membuat Anda penasaran. Kode seri yg terpampang jelas di muka lokomotif tersebut ternyata memiliki arti tertentu, bak nama pada manusia.

Pernahkah Anda bertanya-tanya arti dari seri tersebut di lokomotif kereta? Tak cuma lokomotif uap tua yg artistik di Museum Kereta Ambarawa, tapi juga masih dipakai bagi lokomotif diesel ketika ini.

Salah sesuatu pionir Museum Kereta Ambarawa, Sudono menjelaskan pada KompasTravel ketika kunjungan media ke museum tersebut dalam acara mediatrip Hotel GranDhika, Semarang.

“Penomeran itu dimulai sejak era kejayaan lokomotif-lokomotif Jerman. Dulu Jerman itu sangat ahli soal lokomotif, salah satunya merek Fried Krupp tahun 60-an,” ujar Sudono.

Jika dilihat seri tersebut bertuliskan campuran huruf dengan angka, seperti D30124, B5112, CC20015, dan yg lainnya.

Ia menjelaskan, ternyata huruf depan memamerkan tenaga lokomotif tersebut, merupakan jumlah gigi penggerak yg beroperasi di lokomotif. Semisal seri D, yg yaitu urutan keempat dalam alfabet, berarti lokomotif tersebut memiliki empat roda penggerak buat menarik gerbong.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Museum Kereta Ambarawa yg telah berusia 143 tahun di 2016 ini memiliki 28 lokomotif tua.

Sedangkan yg memakai beberapa huruf, seperti CC20015, berarti memakai 33 roda penggerak. Lokomotif tersebut biasanya tidak terlalu tua, hingga lokomotif-lokomotif diesel yg ketika ini masih digunakan.

“Di belakang huruf itu ada tiga digit angka, yg berarti seri mesin dan dapat dilihat berapa tempat masinis yg tersedia,” ujar Sudono.

Ia meneruskan, seandainya ketiganya ganjil atau tepatnya memiliki angka terakhir sesuatu seperti D30124 berarti cuma terdapat sesuatu ruang masinis, atau dioperasikan oleh sesuatu masinis. Namun seandainya tiga angka pertama genap, atau bertuliskan D20021 berarti memiliki beberapa ruang masinis.

Setelah itu, beberapa angka paling belakang yaitu penomoran lokomotif serupa yg ada di Indonesia. Semisal D30124, berarti lokomotif tersebut urutan ke 24 dari lokomotif serupa yg ada di Indonesia kala itu.

Ia mengatakan, penobatan nomer seri tersebut dikerjakan setelah sampai ke Indonesia, merupakan oleh PT Kereta Api Indonesia (PT KAI).

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Kode seri yg terpampang jelas di muka lokomotif tersebut ternyata memiliki arti tertentu.

Saat ini, jumlah koleksi lokomotif di Stasiun Ambarawa ada 28 buah. Terdiri dari 21 lokomotif uap sebagai benda pajang Museum dan tujuh lokomotif yg masih dapat beroperasi. Ketujuh lokomotif yg masih dapat beroperasi itu terdiri dari 3 lokomotif uap dan 4 lokomotif diesel.

Tiga loko uap yg aktif masing-masing berseri B5112, B2502 dan B2503 dan empat lokomotif macam diesel yg aktif berseri D 30023, D 30124, CC 200.15 dan DD 5512.

Lokomotif tertua di Museum Kereta Ambarawa bernomor seri C1140 tahun 1890, buatan Jerman. Sedang yg termuda di kalangan lokomotif uap, bernomor CC5029 tahun 1928.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/12/19/063500727/ternyata.ini.arti.kode.seri.lokomotif.dari.zaman.belanda
Terima kasih sudah membaca berita Ternyata Ini Arti Kode Seri Lokomotif dari Zaman Belanda. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ternyata Ini Arti Kode Seri Lokomotif Dari Zaman Belanda"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.