‘Tembok Raksasa’ Di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur

No comment 188 views

Berikut artikel ‘Tembok Raksasa’ di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Tidak perlu jauh-jauh pergi ke luar negeri bagi menyaksikan pemandangan tebing batu. Di tepi Sungai Mahakam, ada tebing batu alami nan megah.

Mahakam Ulu adalah salah sesuatu kawasan perbatasan darat yg secara geostrategic yaitu pintu gerbang dari wilayah Indonesia ke Wilayah Malaysia (Serawak). Kabupaten Mahakam Ulu dibentuk pada Tahun 2013 dengan ibukota Ujoh Bilang yg terletak di Kecamatan Long Bangun.

Mahakam Ulu yaitu Daerah Otonomi Baru (DOB) yg pacahan dari Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimatan Timur dengan luas wilayah 72.567,49. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 tahun 2013, Kabupaten Mahakam Ulu terdiri dari tujuh Kecamatan, merupakan Kecamatan Tering, Long Iram, Long Hubung, Laham, Long Bagun, Long Pahangai dan Long Apari.

Kondisi geografis Mahakam Ulu sebagian besar yaitu daerah pedalaman dan kawasan hutan lindung. Untuk sampai ke Mahakam Ulu, kalian bisa memakai pesawat ke Bandara Sepinggan, Balikpapan, kemudian kami mampu menyewa mobil dari Bandara ke Tering dengan waktu tempuh sekitar 10 jam.

Perjalanan dilanjutkan dengan memakai moda trasportasi air (speed boad) dari pelabuhan Sungai Tering ke Pelabuhan Ujoh Bilang (Long Bangun) selama kurang lebih 6 jam (kondisi hujan). Rute itu salah sesuatu akses paling cepat buat sampai ke Long Bangun.

Di sepanjang Sungai Mahakam Ulu kami dapat menjumpai keramaian kapal, speed boat dan ketinting yg hilir mudik melintasi Sungai Mahakam. Kita juga dapat melihat perkampungan penduduk yg berada di sepanjang sungai.

Di setiap perkampungan terdapat dermaga kecil bagi naik turunnya penumpang kapal/speed boat dan mengisi BBM bagi kapal/speedboat. Karena di tempat ini tak terdapat SPBU layaknya di kota besar melainkan melalui pengisian BBM terapung.

Begitu pula seandainya kalian mulai beristirahat buat makan. Maka mulai ada dua rest area terapung bagi kalian beristirahat sejenak sambil menikmati santapan siang di pingir Sungai Mahakam

Pemandangan di pingir Sungai Mahakam ini sunguh indah, dan kami patut mensyukuri ciptaan Tuhan yg sangat luar biasa buat alam ini. Dengan warna air yg kecoklatan yg mengalir dari hulu hingga hilir, Sungai Mahakam ini bisa menghidupi jutaan Pepohonan dan satwa di dalamnya serta manusia yg hidup di sekitar sungai Mahakam.

Ada sesuatu tempat di pingiran Sungai Mahakam Ulu yg menarik perhatian saya, merupakan Batu Dinding Sungai Mahakam. Tempat ini yaitu gugusan batu dinding terjal yg menjulang tinggi.

Dialiri air yg jernih dan diselimuti oleh ribuan pepohonan hijau, ditambah dengan turunnya kabut tipis tidak mengurangi eksotisnya pedalaman Kalimantan ini.

Batu Dinding ini adalah batu kapur putih yg membentuk dinding di tepi Sungai Mahakam. Dinding batu ini membentang sepanjang kurang lebih 800 meter di tepi Sungai Mahakam Ulu.

Untuk mencapai Pelabuhan Ujoh Bilang, aku juga harus menantang dengan melawan arus sungai Mahakam. Dengan perjalanan kurang lebih 5 jam dari Pelabuhan Sungai Tering ke Pelabuhan Ujoh Bilang.

Durasi perjalanan aku mungkin lebih panjang dibandingkan rekan-rekan yg lain, tetapi banyak sekali cerita yg aku mampu di perjalanan termasuk foto-foto dan video indah yg aku abadikan.

Ketika aku sampai di Ujoh Bilang, hari telah beranjak siang. Daratan di Ujoh Bilang berbukit-bukit dan rumah penduduk berbentuk rumah panggung yg terbuat dari kayu kalimatan dengan atap yg terbuat dari sirap.

Di bawah rumah-rumah panggung tersebut, penduduk menyimpan kayu-kayu yg sudah dipotong serta kayu bakar. Di Ujoh Bilang, kami tak mulai menemukan hotel ataupun motel. Yang ada hanyalah rumah-rumah penduduk yg dijadikan penginapan dengan tarif berbeda-beda sesuai fasilitas yg disediakan.

Sebagai sesuatu daerah perbatasan, Ibukota Kabupaten Mahakam Ulu, Ujoh Bilang masih selalu mulai berkembang. Karena selain terdapat pusat perkantoran pemerintahan, Pemerintah Daerah Mahakam Hulu juga sedang giat dalam membangun sarana prasarana, pengebangan SDM, pengelolaan SDA, pengembangan ekonomi masyarakat dsb. Untuk itu, maka diperlukan komitmen antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat bagi membangun daerah perbatasan.

Tempat ini mampu menjadi tujuan wisata yg menarik. Karena indahnya alam, ramahnya penduduk dan sepinya perkampungan di pedalaman Sungai Mahakam Ulu ini, dapat membius Anda buat ingin lebih lama menikmati keindahan alam yg masih belum dijamah oleh tangan manusia.

Dari perjalanan panjang yg sudah aku lalui bagi menuju menuju Long Bangun kali ini, aku mampu mengambil dua arti utama yg mampu aku terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Yakni kalian harus terus mengucap syukur atas karunia Tuhan Yang Maha Esa, karena masih diberikan nafas kehidupan bagi menikmati keindahan alam yg sudah diciptakan oleh Tuhan.

Serta kalian wajib menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar kalian buat keberlangsungan umat manusia. Selain itu di perjalanan panjang ini memberikan arti bahwa proses yaitu hal yg utama dibandingkan dengan hasil.

Proses buat mencapai daerah tujuan dengan tantangan yg ada mulai menolong kalian buat mengetahui satu yg baru. Kita pun mulai mengerti sebuah perjuangan yg kami lakukan buat mendapatkan hasil yg menggembirakan.

Dari tantangan itulah, yg membuat kalian bebas dari rasa takut mulai satu yg namun tidak jarang kami dipaksa buat meninggalkan zona nyaman dan harus menyelesaikan tantangan yg muncul di sepanjang perjalanan. Keluar dari zona nyaman tak selamanya menakutkan.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2016/12/23/153600/3324196/1025/tembok-raksasa-di-mahakam-ulu-kalimantan-timur
Terima kasih sudah membaca berita ‘Tembok Raksasa’ di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "‘Tembok Raksasa’ Di Mahakam Ulu, Kalimantan Timur"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.