Tawaran Anyar Menyeruput Kopi

No comment 109 views

Berikut artikel Tawaran Anyar Menyeruput Kopi, Semoga bermanfaat

DENGAN keadaan geografis yg beragam, Bandung menawarkan banyak pilihan menikmati secangkir kopi. Lingkungan perkotaan yg penuh dengan ide hingga dataran tinggi menawarkan ketenangan. Jika tidak dapat memilih, silakan menikmati semuanya.

Selasa (24/1/2017) pagi di Kedai Kopi Yellow Truck di Jalan Linggawastu, Kota Bandung, Jawa Barat, riuh ramai. Namun, hal itu tidak membuat konsentrasi Dadi Irawan (27) terganggu. Alat potong rambut listrik di tangannya tetap tenang memotong rambut jabrik di hadapannya.

Sekitar 20 menit kemudian, Dadi mematikan alat potong rambut itu. Di depannya, si empunya rambut tersenyum lebar. Dia puas ketika melihat wajahnya lebih segar dari kamera telepon

Hari itu, Dadi bersama puluhan pemangkas rambut yang berasal Garut lainnya tengah berbagi keceriaan di kedai kopi.

Pemangkas rambut yang berasal Banyuresmi, Garut, itu ikut serta dalam acara cukur massal untuk umum dan anak yatim piatu bertema ”Enakin Kepala Masal: Ngabagi Rasa Ku Pangabisa”.

Penggagasnya Persatuan Pemangkas Rambut Garut dan Brocode, salah sesuatu tempat cukur (barbershop) di Bandung.

Pemilik Brocode, Yeremia, mengatakan, beberapa gaya hidup yg tengah naik daun, tata rambut lelaki dan nikmatnya menyeruput kopi, dapat jalan bersamaan. Sudah dua kali dia menggelar acara dan workshop potong rambut di Yellow Truck.

”Di Yellow Truck, ketekunan dan kreativitas terus diterima, termasuk keahlian para pemangkas rambut,” katanya.

Public Relation Yellow Truck, Demi Ariana (29), membenarkan pendapat itu. Para pemangkas rambut (barberman) bukan satu-satunya yg diberi tempat unjuk keahlian.

Sebulan sekali, Yellow Truck menjadi rumah berkumpulnya ide-ide anyar sembari menikmati kopi. Diskusi membuat film, peluncuran novel, pembuatan buku (book binding), hingga pembuatan alat cetak kayu dan karet digelar di sana.

”Kami juga tak lupa selalu menyegarkan ide para barista di sini. Setiap tiga bulan terus ada penyegaran lewat pelatihan dan berbagi ide-ide baru,” katanya.

Demi tak yang berasal bicara. Setahun lalu, Yoyos Muhori (22) cuma penikmat kopi instan dalam kemasan. Semuanya berubah ketika akan jadi barista di Yellow Truck.

”Tiga bulan aku dilatih jadi barista. Dari sama sekali tidak dapat menjadi milik keahlian, aku dilatih jadi barista yg baik. Namun, hingga kini, 1-3 bulan sekali manajemen Yellow Truck selalu mengajak kita belajar banyak hal baru bagi kepuasan konsumen,” katanya.

Saat meracik espreso dari biji kopi bone, misalnya, tangan Yoyos cekatan menimbang, menggiling, dan memadatkan kopi sebelum menempatkannya ke mesin pembuat kopi.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/31/064500127/tawaran.anyar.menyeruput.kopi
Terima kasih sudah membaca berita Tawaran Anyar Menyeruput Kopi. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tawaran Anyar Menyeruput Kopi"