Taman Borobudur Di Museum Vatikan

No comment 118 views

Berikut artikel Taman Borobudur di Museum Vatikan, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS – Vatikan memuji harmoni hubungan antaragama yg telah sekian lama terjadi di Indonesia. Atas dasar itu pula, Vatikan merasa hubungan Indonesia dengan Takhta Suci Vatikan dinilai sangat spesial.

Gubernur Kota Vatikan Kardinal Giuseppe Bertello mengatakan apresiasi itu dalam sambutannya ketika meresmikan pembukaan proyek Taman Borobudur di Museum Etnologi Vatikan, Jumat (18/11/2016).

Dalam informasi pers yg diterima Kompas, Sabtu (19/11/2016), acara dibuka oleh Kardinal Giuseppe Bertello bersama Menteri Pariwisata RI Arief Yahya.

Hadir juga dalam acara ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, mantan Menteri Pertahanan RI Purnomo Yusgiantoro, serta Duta Besar Republik Indonesia bagi Vatikan Antonius Agus Sriyono.

Dalam sambutannya, Kardinal Bertello juga mengharapkan pembangunan Taman Borobudur ini dapat menjadi ”sarana dialog budaya” antara pihak Gereja Katolik dan Indonesia.

Sementara itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menekankan arti utama semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi buat persatuan bangsa Indonesia.

Menurut Arief, meski Indonesia yaitu negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia benar-benar menghargai pentingnya harmoni di antara umat beragama.

Hal ini secara simbolik ditunjukkan, antara lain, dengan kedekatan lokasi Masjid Agung Istiqlal dengan Gereja Katedral di Jakarta.

Setelah kedua sambutan, acara dilanjutkan dengan pengguntingan pita merah putih dan diikuti penyerahan secara simbolis stupa Borobudur dari Menteri Pariwisata kepada Kardinal Bertello.

Stupa ini terbuat dari bahan dasar aluminium yg disesuaikan dengan karakter batu candi. Stupa yg terpasang nantinya setinggi 3,6 meter dengan diameter 3,8 meter.

Dengan pembukaan proyek ini, diharapkan pembangunan Taman Borobudur mampu diselesaikan pada akhir tahun ini.

Museum Etnologi Vatikan setiap tahunnya dikunjungi lebih dari 6 juta wisatawan. Oleh karena itu, keberadaan Taman Borobudur di sana diharapkan mulai menjadi sarana yg efektif untuk promosi wisata Indonesia.

Berdasarkan catatan Kompas, anggaran sebesar Rp 20 triliun disiapkan bagi pengembangan kawasan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai salah sesuatu dari sepuluh tujuan wisata yg mulai diprioritaskan di Indonesia. Tagline yg dikembangkan ”Borobudur Mahakarya Budaya Dunia” (Kompas, 30/1/2016).

Sembilan destinasi wisata prioritas lainnya adalah Mandalika, Labuan Bajo, Bromo-Tengger- Semeru, Kepulauan Seribu, Toba, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang. (*/SUT)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 20 November 2016, di halaman 15 dengan judul “Taman Borobudur di Museum Vatikan”.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/20/190300327/taman.borobudur.di.museum.vatikan
Terima kasih sudah membaca berita Taman Borobudur di Museum Vatikan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Taman Borobudur Di Museum Vatikan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.