Tak Sengaja ‘Tersesat’ Di Gili Trawangan

No comment 116 views

Berikut artikel Tak Sengaja ‘Tersesat’ di Gili Trawangan, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Gili Trawangan adalah pulau kecil nan cantik di Lombok. Meski begitu, banyak jalan kecil atau gang di sana yg membingungkan ketika mencari penginapan. Bisa-bisa tersesat!

Nama Gili Trawangan sangatlah bergema sebagai tujuan berlibur yg memiliki daya tarik memikat. Suasana yg khas, pantai yg indah, laut biru. Siapa sih yg tak ingin ke sana. Terpikat berbagai cerita tanpa ragu, aku rencanakan bagi membuktikan ketika pertama kali ke Lombok.

Berbagai persiapan telah aku lakukan, antara yang lain membooking penginapan. Menyadari tanggal datang bersamaan liburan hari raya pastilah penginapan mulai penuh, karenanya harus booking jauh-jauh hari. Dari sekian banyak piihan yg sempat membuat aku terkejut, akhirnya melalui salah sesuatu jaringan hotel online memutuskan pada salah sesuatu cottage.

Menyesuaikan dengan budget dan kenyamanan menjadi pertimbangan ketika mengambil keputusan. Pembayaran lunas langsung aku lakukan tanpa harus melihat lokasi. Lagi-lagi pertimbangan bakalan penuh dan jadi rebutan, dengan lunas membayar berarti ada kepastian.

Cukup percaya dengan peta lokasi yg diperoleh secara online, seorang diri ke Gili Trawangan (solo traveling) maka yakin diri tak mulai kesulitan mencari penginapan. Namun kenyataannya setelah datang di lokasi? Astaga sangat ramai sekali. Pertanyaan ketika itu harus ke mana rah kaki melangkah setelah keluar dari dermaga kecil. Jurus ‘jangan malu bertanya’ aku terapkan. Astaga ternyata yg kutanyakan tak tahu. Padahal aku percaya bertanya bukan kepada sesama pendatang.

“Di sini banyak sekali hotel baru. Banyak sekali gang-gang. Kenapa tak di tanyakan letak persisnya. Apakah tak ada nomor telepon yg dapat di hubungi?” Jawab salah sesuatu warga yg balik bertanya ketika yg ke sekian kalinya aku tanya. Barulah menyadari sikap meremehkan dan rasa yakin diri sebelum berangkat. Ternyata nomor telepon hotel yg diberikan tidaklah aktif. Sulit sekali minta petunjuk.

Akhirnya setelah letih keluar masuk dua gang dan jalan kecil, membawa 2 tas besar dan terik matahari, ada seorang warga yg merasa iba dan menanyakan nama hotel aku menginap. Sayangnya setelah aku jawab dia juga tak tahu. Satu jawaban yg diberikan sebaiknya menggunakan Domo, semacam andong atau dokar, transportasi khas di Gili Trawangan. Biasanya kusir tahu. Saran yg tepat.

Tidak lagi berpikir biaya yg cukup mahal, aku mencoba menghentikan domo yg kelihatan kosong. Ternyata tak semuanya mau meskipun aku bersiap membayar. Alasan telah di booking. Wah apakah ada semacam seleksi terhadap calon penumpang, begitu pikiran galau di ketika keletihan. Akhirnya Domo ketujuh mau menerima tawaranku. Itupun setelah aku memastikan sang kusir tahu.

Pasrah mengikuti kusir Domo mengendalikan sang kuda melewati gang-gang, akhirnya ketemu juga. Astaga ternyata aku tersesat. Seharusnya setelah turun dari kapal, keluar dermaga aku melangkah ke kanan, namun aku justru melangkah ke kiri. Pantaslah aku tersesat jauh. Lega, itulah perasaanku begitu datang di penginapan. Penuh perjuangan.

Pengalaman berkesan ini tetap ada hikmahnya juga. Setidaknya dapat memberikan saran buat wisatawan yg baru pertama kali. Jika telah memilih penginapan terutama tak persis di pinggir pantai, tanyalah lebih detail ke petugas penginapan letak persisnya.

Tentu tujuannya agar waktu tak terbuang percuma cuma bagi mencari penginapan. Gunakan domo meskipun harus mengeluarkan biaya cukup besar seandainya memang tak percaya letak penginapan yg telah di pilih. Apalagi ketika musim liburan, mulai sangat ramai dan cukup membingungkan. Akan lebih baik seandainya ada petugas hotel yg berkenan menjemput di dermaga. Selamat dating di Gili Trawangan.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/13/105500/3231034/1025/tak-sengaja-tersesat-di-gili-trawangan
Terima kasih sudah membaca berita Tak Sengaja ‘Tersesat’ di Gili Trawangan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Tak Sengaja ‘Tersesat’ Di Gili Trawangan"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.