Syahdunya Perayaan Idul Adha Di Jepang

No comment 81 views

Berikut artikel Syahdunya Perayaan Idul Adha di Jepang, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Traveling ke negara lain, tak menghalangi kewajiban bagi sholat dan merayakan hari kebesaran. Inilah suasana perayaan Idul Adha di Jepang kemarin.

Usai salat idul adha, muslim di tanah air biasanya menyaksikan suasana pemotongan hewan kurban, namun tak demikian di Jepang. Walaupun tidak ada pemandangan tersebut, namun tidak mengurangi makna dan keindahan suasana.

Usai salat hari raya Idul Adha biasanya dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban, bagaimana di Jepang? Meski jauh berbeda namun serasa di kampung halaman. 

Populasi muslim di Jepang diperkirakan sekitar 120 ribu orang atau kurang dari 1 persen. Mayoritasnya yaitu pelajar maupun pekerja dari Indonesia, Pakistan, Mesir, Turki, Bangladesh, Srilanka, Afghanistan, Malaysia, Guinea dan tentu saja Jepang.

Perbedaan latar belakang dan budaya tersebut sangat terasa tatkala Idul Adha. Masing-masing tampil dengan pakaian yang berasal negaranya. Tatkala bertemu dari negara yg sama, bahasa ‘ibu’ mereka pun digunakan. Namun bila bertemu jamaah yg berbeda negara, maka bahasa Jepang menjadi pilihan.

Satu di antara lokasi yg menyelenggarakan ibadah salat Idul Adha 1437 H (2016) ada di Masjid Mie yg ada di Prefektur Mie, Jepang.

Bila pelaksanaan salat Idul Adha di Indonesia dimulai pukul 07.00 atau 08.00 pagi. Berbeda dengan waktu pelaksanaan di Masjid Mie yg baru digelar pukul 09.00 waktu Jepang. Hal ini dimaksudkan agar jamaah yg bermukim cukup jauh dari masjid mampu ikut salat bersama.

Bahkan, panitia sempat menambahkan waktu 15 menit dari jadwal semula atau pukul 09.15 demi mengakomodir kedatangan jamaah hingga sekitar 150 orang.

Meski tanpa pemotongan hewan kurban usai salat, tidak mengurangi makna dan keindahan suasana. Setiap jamaah salat dijamu hidangan berupa nasi basmati plus daging kare.

Tidak ketinggalan buah, kue, minuman kaleng, jus dan bubur. Bedanya, jamaah laki-laki dijamu di luar ruangan, sedangkan jamaah perempuan dalam ruangan di lantai dua.

Tak lama, sesuatu persatu jamaah akan meninggalkan masjid bagi beraktivitas seperti hari biasanya. Mengingat momentum Idul Adha belum diakomodir sebagai hari libur nasional di negeri matahari terbit.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/09/15/105000/3298300/1025/syahdunya-perayaan-idul-adha-di-jepang
Terima kasih sudah membaca berita Syahdunya Perayaan Idul Adha di Jepang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Syahdunya Perayaan Idul Adha Di Jepang"