Sukses Dengan Kepiting

No comment 97 views

Berikut artikel Sukses dengan Kepiting, Semoga bermanfaat

RUDY Setiawan (58) pernah melakoni pekerjaan sebagai tukang bangunan, pesuruh kantor, karyawan kantor, bahkan berjualan nasi pecel dan steak. Kini, ia memiliki restoran Dandito di Balikpapan, Kalimantan Timur, dengan menu andalan kepiting yg populer.

Wisatawan yg berkunjung ke Balikpapan biasanya membawa kepiting sebagai buah tangan. Sebagian wisatawan mungkin membeli di Dandito dengan alasan rasa masakan kepiting yg sesuai selera.

”Susah mencari resep yg pas. Saya perlu waktu tiga bulan dan selama itu penuh komplain dari pembeli karena rasanya tak karuan. Ada yg mengeluh kepedasan, keasinan, atau terlalu manis. Namanya saja coba-coba, ya, dicoba selalu sampai berhasil,” ujar Rudy di Balikpapan, dua waktu lalu.

Jauh sebelum membuka restoran yg telah berjalan 15 tahun ini, Rudy coba berbagai usaha kuliner. Ia membuka warung nasi campur, pecel, soto, steak, hingga kafe yg menyediakan menu masakan barat. Namun, warungnya terus tak laku dan gulung tikar.

”Ibaratnya, tahun pertama membuka warung telah menuju keadaan bangkrut. Tahun kedua, jatuh menyusup. Lebih dari 10 kali usaha kuliner aku gagal. Saya akan melihat ke kanan dan ke kiri. Ada beberapa restoran kepiting di Balikpapan yg ramai pembeli,” kata Rudy.

Terlintas ide membuka restoran kepiting karena kepiting banyak tersedia di Balikpapan. Rudy yg tak pernah memasak kepiting sempat ragu, tapi akhirnya nekat. Dengan modal yg nyaris habis, pilihan usaha kuliner yg dapat dijalankan cuma tinggal kepiting.

”Saya mencari resep masakan kepiting melalui internet, akan dari meracik hingga belajar membuat saus. Ada teman yg dapat masak, aku ajak gabung, dulu aku beri baju koki. Tiga bulan pertama sangat kacau. Namun, setiap kritikan dan masukan pembeli aku catat,” ujarnya.

Lambat laun, racikan kepiting saus buatan Rudy diterima pasar. Dandito pun akan berkembang. Kini, dalam sehari, Dandito memerlukan setidaknya 300 kilogram kepiting. Selain di Balikpapan, Dandito mempunyai gerai di Bali.

Sebenarnya, Rudy sempat memiliki empat gerai di Balikpapan. Namun, karena susah mengendalikan segala gerai itu, akhirnya dijadikan sesuatu gerai saja.

Pada Agustus, menu kepiting Dandito menjadi salah sesuatu sajian kuliner di Istana Negara dalam rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI. ”Itu kebanggaan untuk saya, juga semakin melecut semangat buat menjadi lebih baik,” ujar Rudy.

Perjalanan panjang

Rudy telah menempuh perjalanan panjang sebelum memantapkan diri berwirausaha di bidang kepiting. Pada 1979, saat berusia 19 tahun, ia nekat merantau meninggalkan Jember, Jawa Timur, menuju Samarinda, Kalimantan Timur. ”Modalnya dengkul dan nyali,” katanya.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/07/230900927/sukses.dengan.kepiting
Terima kasih sudah membaca berita Sukses dengan Kepiting. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sukses Dengan Kepiting"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.