Sukabumi Punya Kegelapan Abadi

No comment 141 views

Berikut artikel Sukabumi Punya Kegelapan Abadi, Semoga bermanfaat

Sukabumi – Untuk traveler pecinta wisata ekstrem, Sukabumi milik destinasi Gua Buniayu yg mampu dijajal. Anda bakal menuruni gua vertikal dan merasakan kegelapan abadi!

Gua Cipicung atau yg belakangan disebut Gua Buniayu terletak di Desa Kerta Angsana, Sukabumi. Jika dari Ibukota Jakarta, mampu ditempuh sekitar empat jam dengan kendaraan mobil.

Dibanding gua lainnya di Indonesia, Gua Buniayu mampu dibilang komplit karena menawarkan banyak hal. Untuk mengetahui kelebihan dari Gua Buniayu, detikTravel pun menghubungi ahli speleologi setempat sekaligus founder dari Buniayu Adventure & Training, Ferry Saputra via telepon, Rabu (7/12/2016).

Menurut Ferry yg sudah menjadi menjadi ahli speleologi di Buniayu sejak tahun 1990, keunikan dari gua tersebut terletak pada sistem gua yg terdiri dari banyak lorong dan saling terhubung.

“Kalau dari bentang kawasan karstnya, Buniayu pernah mampu predikat sistem terbaik di Asia Tenggara. Karst sistem itu adlaah connecting dari setiap gua dengan gua lainnya. di bentangan kawasan ini connecting di antara lorong itu saling berhubungan, kurang lebih kayak sarang tawon,” ujar Ferry.

Masuk ke dalam gua (dok Buniayu Adventure & Training)Masuk ke dalam gua (dok Buniayu Adventure & Training)

Menariknya, Gua Buniayu memiliki tiga lubang yg jadi pintu masuk. Tiga horizontal dan sesuatu vertikal. Yang horizontal memiliki panjang antara 200 hingga 400 meter, sedangkan yg verital memiliki panjang 18 meter dari mulut gua.

“Gua Cipicung yg kini lebih dikenal dengan buniayu itu dia milik 4 lubang masuk, 3 horizontal sesuatu vertikaL. Nah, dari 4 ini connecting di dalam gua,” ujar Ferry.

Bagi yg ingin mencoba menjelajahi Gua Buniayu, Ferry pun mempunyai beberapa paket wisata. Yakni paket wisata umum dan paket wisata khusus. Untuk yg umum adalah paket eksplorasi gua lewat pintu masuk horizontal, sedangkan yg khusus adalah masuk ke dalam gua lewat pintu masuk yg vertikal.

“Kalau yg minat umum 200 meter itu konsepnya memang wisata bawah tanah, vertikal masuk ke minat khusus, ada persyaratan,” terang Ferry.

Suasana di dalam gua (dok Buniayu Adventure & Training)Suasana di dalam gua (dok Buniayu Adventure & Training)

Selaku speleologis, Ferry tak cuma sekedar membawa tamu ke dalam gua. Namun, juga menjaga kearifan Gua Buniayu agar tetap lestari. Salah satunya dengan membatasi jumlah wisatawan yg tiba ke dalam gua setiap harinya.

“Kita milik caving capacity, per day itu hari Sabtu hanya 50 orang, hari Minggu 50 orang, ada pembatasan. Karena caving capacity dari guanya sendiri. Jadi kalian gaK mau berbondong-bondong nanti guanya rusak kami yg disalahkan,” ujar Ferry.

Secara konsep, Ferry memang menawarkan wisata berbasis edukasi. Jadi tak sekedar memamerkan isi gua, tetapi juga mengajak traveler bagi belajar dan mengenal gua.

“Konsep yang disampaikan di sini itu adalah interpreter, jadi si wisatawan itu kalian ajak begini loh proses terbentuknya sebuah gua, jadi wisata ini memang ada edukasinya. Di Indonesia cukup jarang. Kalau mau belajar speleologi dapat belajar di kita,” ujar Ferry.

Ngopi di dalam gua (dok Buniayu Adventure & Training)Ngopi di dalam gua (dok Buniayu Adventure & Training)

Bagi kamu yg penasaran dan ingin mencoba menjelajahi Gua Buniayu, mampu mencoba mengambil paket wisata dari Buniayu Adventure & Training. Ada paket K1 yg menawarkan eskplorasi gua vertikal selama 3-4 jam dengan biaya Rp 435 ribu/pax dengan jumlah minimum peserta 5 orang.

Lalu ada paket K2 (2D1N) yg menawarkan ekplorasi gua horizontal dan vertikal, termasuk menginap di homestay serta setifikat resmi. Biayanya adalah Rp 595 ribu/pax dengan jumlah minimum peserta 5 orang.

Untuk kamu yg suka camping, dapat ambil paket K3 (2D1N). Selain lebih lengkap dari paket K2, traveler juga dapat merasakan sensasi camping. Kemudian yg terbaru juga ada paket SC1 yg menawarkan shower climbing atau mendaki 14 air terjun. Harga paketnya adalah Rp 435ribu/pax dengan jumlah minimun peserta sebanyak 10 orang.

Shower cimbing atau mendaki air terjun (dok Buniayu Adventure & Training)Shower cimbing atau mendaki air terjun (dok Buniayu Adventure & Training)

Sedangkan bagi urusan keamanan atau safety, Ferry pun berani menjamin. Semua pemandu dari Buniayu Adventure & Training memiliki sertifikat resmi. Peserta tur pun juga diwajibkan bagi menggunakan pakaian hingga alat pengaman seperti helm dan lainnya.

“Wisatawan ini dikawal 1 guide 1 asisten, 2 rescue. Kita sadar tamu kalian bukan profesional ya, faktor x-nya tinggi. Jadi keep safety ya dari awal. Mindsetnya kami ngajak dari awal, yuk kami main bareng. Kita lebih dahulu karena kami profesional, karena kalian milik sertifikat memang tour guide,” ujar Ferry meyakinkan.

Jadi tunggu apalagi? Mumpung akhir minggu ini liburan long weekend, cobalah caving ke Gua Buniayu di Sukabumi. Dijamin seru dan menantang! (bnl/bnl)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2016/12/08/083500/3365869/1519/sukabumi-punya-kegelapan-abadi
Terima kasih sudah membaca berita Sukabumi Punya Kegelapan Abadi. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sukabumi Punya Kegelapan Abadi"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.