Stefano Romano, Orang Italia Hati Indonesia

No comment 129 views

Berikut artikel Stefano Romano, Orang Italia Hati Indonesia, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – “Saya harus panggil Anda apa, mister atau bapak?” kata aku kepada Stefano ketika berjumpa di Pondok Indah Mall, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

“Panggil aku akang,” kata Stefano dengan bahasa Indonesia yg fasih.

Lantas aku bertanya kepada istri Stefano di bangku seberang saya, “Memangnya teteh orang Sunda?

“Bukan, aku orang Jakarta asli,” jawab sang istri.

Begitulah Stefano Romano, pria berdarah Italia yg lahir di Roma, 11 Januari 1974. Stef meminta dipanggil ‘akang’ yg berarti sebutan kakak laki-laki dalam bahasa Sunda. Padahal ia sama sekali tidak memiliki darah Sunda. Namun untuk Stefano, Sunda adalah tempat kelahirannya dan Indonesia adalah kampung halamannya.

“Pertama kali aku ke Bandung ke Lembang, aku tidur dan dari luar ada lagu Sunda. Saya suka sekali, seperti kesurupan. Kalau ada lagu dangdut juga aku tidak dapat tahan bagi menari. Saya seperti terlahir dari sana (Jawa Barat),” kata Stefano yg tidak gembira seandainya dipanggil ‘bule’.

Kecintaan Stefano kepada Indonesia berawal ketika ia bekerja sebagai fotografer yg memotret komunitas Asia di Roma pada 2009. Suatu waktu ia ikut bazar di kedutaan besar RI di Italia. Disana ia takjub mulai budaya Indonesia. Di sana juga ia berkenalan dengan sang istri, Bayu Bintara Fatmawati.

“Saya juga tertarik dengan agama Islam. Suatu hari Jumat, aku pergi ke Masjid di Roma buat memotret dan aku bertemu kembali dengan Bayu. Ia bilang ‘Kamu yg waktu itu motret di KBRI bukan?’ Saya cerita kalau aku tertarik belajar agama Islam. Dia bilang kalau tertarik dapat ke KBRI tiap hari Senin ada pengajian. Satu tahun itu aku belajar agama Islam,” kata Stefano.

Stefano akhirnya jatuh cinta tiga kali dalam sekali waktu. Ia jatuh cinta pada Islam, pada Bayu (istrinya), dan pada Indonesia. Indonesia menurut Stef adalah negara dengan penduduk yg sangat ramah. Semua dijawab dengan senyum, kata Stefano.    

“Kalau di Roma aku rindu Indonesia setiap hari. Saya sampai tidak jarang bermimpi, pegang kamera kemudian keluar rumah memotret di kampung, tetapi kemudian aku bangun ‘Ah aku ada di Roma’. Ada tulisan aku judulnya ‘Mudik Jiwa’ segala orang di Roma tahu saat aku bilang mau ke Indonesia mereka bilang ‘Stef mau mudik, pulang kampung’,” kata Stefano.

Kecintaan itulah yg akhirnya membuat Stefano menerbitkan buku koleksi foto dengan judul ‘Kampungku Indonesiaku’ yg diterbitkan oleh penerbit Mizan. Buku tersebut memuat foto-foto kehidupan kampung di Indonesia, khususnya di daerah Jawa. 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/09/02/151000527/Stefano.Romano.Orang.Italia.Hati.Indonesia
Terima kasih sudah membaca berita Stefano Romano, Orang Italia Hati Indonesia. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Stefano Romano, Orang Italia Hati Indonesia"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.