“Snorkeling” Bareng Hiu Paus Di Australia, Peraturannya Lebih Ketat

Berikut artikel “Snorkeling” Bareng Hiu Paus di Australia, Peraturannya Lebih Ketat, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain Indonesia, spot berenang bersama hiu paus juga ada di negara tetangga. Sebut saja Australia dan Filipina. Bedanya, peraturan negara tetangga lebih ketat.

Baru-baru ini, netizen dihebohkan oleh postingan foto akun Instagram sebuah operator tur di Berau, Kalimantan Timur. Tampak salah sesuatu peserta tur — yg asyik tengkurap di atas floatie alias pelampung besar — mengelus kepala hiu paus.

Tentu saja hal ini menuai banyak komentar dan kontroversi dari traveler penggiat konservasi lingkungan. Project Leader Whale Shark Indonesia, Mahardika Rizki mengatakan, memegang hiu paus tidak cuma berisiko untuk turis itu sendiri.

(BACA: Jangan Dekat-dekat, Hiu Paus Bukan Hewan Peliharaan…)

“Kontak dekat ini mulai mengubah perilaku hiu paus dengan tak takut dekat dengan manusia. Terlebih seandainya diberi makan, mereka mulai mendekat. Hal ini mulai berbahaya seandainya ada manusia yg memiliki niat buat memburu hiu paus,” paparnya.

Sayangnya, banyak turis bahkan operator tur yg tak mengindahkan hal itu. Padahal, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan lewat Ditjen KP3K – KKP sudah mengeluarkan Pedoman Wisata Hiu Paus.

Di negara tetangga, Australia misalnya, kebijakan konservasi dan wisata hiu paus rupanya lebih ketat. Hal itu dikisahkan Fedi Fianto, Divemaster PADI yg pada Mei 2014 mengunjungi Western Australia. 

(BACA: Berenang Bersama Hiu Paus, Pahami Dulu Aturannya)

Tempat buat berenang bersama hiu paus terletak di Coral Bay. Alih-alih SCUBA Diving, wisatawan cuma diperkenankan snorkeling di permukaan. Bahkan, freediving pun pantang dilakukan.

“Kalau kami freedive, hiu paus mulai ikut menyelam juga. Hiu paus di sana perilakunya beda karena nggak dikasih makan. Benar-benar liar,” kisah Fedi kepada KompasTravel, Selasa (14/6/2016).

Di Australia, kegiatan SCUBA Diving cuma boleh dikerjakan dengan lisensi khusus, misal kebutuhan riset. Lain halnya dengan dua spot hiu paus di Indonesia sebut saja Talisayan (Berau, Kaltim), Teluk Kwatisore (Taman Nasional Cenderawasih, Papua), serta Botubarani (Bone Belango, Gorontalo).

(BACA: Menyelam Bersama Hiu Paus di Teluk Cendrawasih)

Perbedaan lainnya terletak pada jarak minimum antara manusia dengan hiu paus. Di Indonesia, manusia dan hiu paus harus berjarak minimal tiga meter (tubuh) dan empat meter (ekor). Namun di Australia, jaraknya harus minimal lima meter.

Kalau di Indonesia turis boleh pakai pelampung ketika snorkeling, yang lain halnya dengan di Australia. Di perairan dalam, wisatawan pantang mengenakan pelampung. Waktu kegiatan per hari dibatasi cuma beberapa jam.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/14/194525027/.snorkeling.bareng.hiu.paus.di.australia.peraturannya.lebih.ketat
Terima kasih sudah membaca berita “Snorkeling” Bareng Hiu Paus di Australia, Peraturannya Lebih Ketat. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "“Snorkeling” Bareng Hiu Paus Di Australia, Peraturannya Lebih Ketat"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.