Siapa Mathilda Batlayeri Yang Jadi Nama Bandara Di Saumlaki?

No comment 177 views

Berikut artikel Siapa Mathilda Batlayeri yang Jadi Nama Bandara di Saumlaki?, Semoga bermanfaat

SAUMLAKI, KOMPAS.com – Nama Mathilda Batlayeri tidak dapat dipisahkan dengan Maluku Tenggara Barat. Jika masuk ke Saumlaki, Kabupaten Maluku Tenggara Barat via jalur udara, pasti Anda mulai mendarat di Bandara Mathilda Batlayeri.

Patung Mathilda Batlayeri juga berdiri dekat pintu masuk bandara. Nama Mathilda Batlayeri juga diabadikan sebagai nama jalan di pusat Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Itulah yang KompasTravel amati ketika berkunjung ke Saumlaki atas undangan Kantor Perwakilan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat dua waktu lalu.

BACA JUGA: Bukan di Brasil, Ini Patung Yesus di Ujung Timur Saumlaki

Kepala Kantor Perwakilan Daerah Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Ruben Benharvioto Moriolkossu menyampaikan Mathilda Batlayeri adalah perempuan yg gugur dalam pemberontakan di Kalimantan Selatan. Mathilda Batlayeri, menurut Ruben berasal dari Tanimbar.

“Mathilda Batlayeri itu dahulu gugur ketika menahan serangan pemberontak. Dia lalu sedang berada di asrama polisi,” kata Ruben kepada KompasTravel di Saumlaki.

Ruben menceritakan ketika serangan pemberontak tersebut, suami Mathilda Batlayeri sedang tidak berada di asrama. Ia menyebut suami Mathilda Batlayeri tengah mengambil air di sumur.

KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Patung Mathilda Batlayeri di depan pintu masuk Bandara Mathilda Batlayeri, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Minggu (11/12/2016). Mathilda Batlayeri adalah perempuan yg gugur dalam pemberontakan di Kalimantan Selatan. Mathilda Batlayeri sendiri berasal dari Tanimbar.

Mengutip situs resmi Polda Kalimantan Selatan, pemberontakan tersebut terjadi di Kabupaten Tanah Laut pada 23 September 1953. Pemberontakan tersebut dikerjakan oleh kelompok Gerakan Pengacau Keamanan (GPK) Kesatuan Rakyat yg Tertindas.

“Dia itu istri polisi. Saat pemberontak datang, dia masuk ke dalam asrama, ambil senjata, dahulu menembaki pemberontak. Dia akhirnya gugur bersama empat anaknya. Salah satunya masih di dalam kandungannya,” tambah Ruben.

Mathilda Batlayeri sendiri yaitu istri dari Adrianus Batlayeri. Dari buah perkawinannya, lahir tiga orang anak laki-laki yakni Alexander Batlayeri (9), Lodewijk Batlayeri (6), dan Max Batlayeri (2,5).

BACA JUGA: Panduan Berwisata ke Monumen Kristus Raja di Saumlaki

Organisasi Istri Anggota Polisi sendiri disebut Bhayangkari. Bhayangkari yaitu organisasi istri anggota Polri yg lahir atas gagasan Ny. HL Soekanto pada tanggal 17 Agustus 1949 di Yogyakarta.

“Dia (Mathilda Batlayeri) dimakamkan di Kalimantan Selatan. Hebatnya dulu, dia yg mati terakhir ketika pemberontakan. Anak-anaknya mati ditembak juga,” jelasnya.

Atas dasar cerita tersebut, bandara pengganti Bandara Olilit itu diberi nama Mathilda Batlayeri. Menurut Ruben, penggunaan nama tersebut buat menghormati jasa Mathilda Batlayeri yg gugur dalam berjuang.

Saumlaki adalah ibukota Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Dari Kota Ambon, Saumlaki mampu dijangkau melalui jalur udara selama 1 jam 40 menit. 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/12/14/150400227/siapa.mathilda.batlayeri.yang.jadi.nama.bandara.di.saumlaki.
Terima kasih sudah membaca berita Siapa Mathilda Batlayeri yang Jadi Nama Bandara di Saumlaki?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Siapa Mathilda Batlayeri Yang Jadi Nama Bandara Di Saumlaki?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.