Setelah Wapres Ngopi Di ”Negeri Atas Awan”

No comment 102 views

Berikut artikel Setelah Wapres Ngopi di ”Negeri Atas Awan”, Semoga bermanfaat

Wakil Presiden Jusuf Kalla sebenarnya telah ingin sekali melihat seperti apa Lolai, ”Negeri di Atas Awan” di Kecamatan Kapala Pitu, Toraja Utara, Sulawesi Selatan.

Namun, karena tidak ada penerbangan segera dari Jakarta, dalam kunjungan kerjanya akhir minggu lalu, Wapres Kalla harus bersabar menempuh jalan berputar menuju Lolai.

Pertama, Wapres Kalla harus terbang terlebih lalu ke Makassar, Sulsel. Dari sana, ia harus ganti Pesawat Kepresidenan Boeing 737-400 dengan CN 295 ke Kabupaten Luwu, Sulsel, sebelum melanjutkan perjalanan darat hampir tiga jam bagi datang di Lolai.

Meskipun Matahari telah telanjur tinggi, Senin (23/1/2017) pagi, Wapres Kalla masih menyaksikan kabut tebal menyelimuti Lembah To’tombi dari ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut.

Diselubungi kabut tipis putih di sekitarnya, Kalla dapat menyaksikan perkampungan, yg dua tahun dahulu masih sepi. Kini, kampung itu semarak dan ekonominya menggeliat pasca adanya Lolai.

Setelah upacara penyambutan adat oleh Bupati Toraja Utara (Torut) Kalatiku Paembonan dan diselempangkan kain bertuliskan ”Negeri di Atas Awan”, Wapres Kalla tidak mau menunggu lagi.

Didampingi Nyonya Mufidah, Wapres Kalla segera menuju tepi Lembah Lolai yg tertutup kabut. Di situ, Wapres Kalla dan Mufidah berdiri, dan seolah-olah berada di atas awan.

Beberapa kali Kalla pun berdecak kagum. ”Luar biasa indahnya. Kalau di Pegunungan Himalaya, Tibet, ini namanya Shangrila, artinya negeri di atas awan. Ternyata, di Indonesia pun ada,” tutur Kalla ketika dikerubungi pewarta foto.

Wajah Bupati Tana Toraja (Tator) Nicodemus Biringkanaeng dan Kalatiku segera tampak semringah ketika Wapres memuji keindahan Lolai.

Menurut Nicodemus, selain Lolai, di Tator, sebenarnya juga ada ”Negeri di Atas Awan” Pango-Pango. Meskipun juga indah, Wapres Kalla tidak milik waktu tiba ke sana karena keterangan Pango-Pango baru diketahui setelah datang di Tator.

Namun, buat kedua bupati, pujian Wapres Kalla memperkuat tekad mengembangkan kedua tujuan wisata tersebut. Bayangan turis mancanegara dan domestik tiba berbondong-bondong tentu mulai ikut memajukan dan menyejahterakan warga.

Wapres dahulu mengajak kedua bupati, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Gubernur Sulsel Syahril Yasin Limpo, yg menyertai kunjungan kerjanya, ikut duduk santai. Mereka menyeruput kopi seraya menikmati hawa sejuk dan keindahan Lolai.

”Negeri di Atas Awan seperti di Lolai itu tidak banyak di Indonesia. Oleh karena itu, pemberian alam itu harus dijaga dan dikembangkan agar bisa memberi kesejahteraan buat penduduk. Nah, tak lengkap kalau menikmati Negeri di Atas Awan tak sambil ngopi,” ujar Kalla sambil terkekeh.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/30/084100327/setelah.wapres.ngopi.di.negeri.atas.awan.
Terima kasih sudah membaca berita Setelah Wapres Ngopi di ”Negeri Atas Awan”. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Setelah Wapres Ngopi Di ”Negeri Atas Awan”"