Serunya Nonton Pacu Jawi, Festival Balap Sapi Fenomenal Di Sumbar

Berikut artikel Serunya Nonton Pacu Jawi, Festival Balap Sapi Fenomenal di Sumbar, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Tak cuma Karapan Sapi di Madura, balap sapi juga ada di Sumbar. Namanya Pacu Jawi dan digelar di areal sawah di dua kecamatan.

Di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat terdapat atraksi budaya yg belakangan ini semakin populer di kalangan wisatawan khususnya pecinta fotografi. Aktraksi tersebut ialah Pacu Jawi.

Pacu Jawi yaitu permainan tradisional anak nagari (desa) yg lahir dan tinggal di Kabupaten Tanah Datar. Permainan ini setiap tahunnya diselenggarakan secara bergiliran selama empat pekan di empat kecamatan di Kabupaten Tanah Datar merupakan Kecamatan Pariangan, Kecamatan Rambatan, Kecamatan Lima Kaum dan Kecamatan Sungai Tarab.

Untuk pekan pertama dan kedua bulan Juli 2016 acara ini diselenggarakan di Kecamatan Rambatan tepatnya di Jorong Galo Gandang, Nagari III Koto.

Kebetulan sekali pada tanggal 16 Juli atau pekan kedua, kita sedang berada di wilayah Kabupaten Tanah Datar sehingga mampu menyaksikan acara unik ini. Kami sempat kebingungan mencari tempat berlangsungnya acara ini namun berkat petunjuk dari warga setempat akhirnya ketemu juga.

Tempat berlangsungnya Pacu Jawi yg sebenarnya adalah sawah mendadak ramai seperti pasar. Warga berbondong-bondong tiba buat menyaksikan segera Pacu Jawi, tak cuma warga lokal saja tapi juga wisatawan dari luar daerah hingga mancanegara tidak mau ketinggalan.

Menurut sejarahnya Pacu Jawi awalnya adalah acara hiburan untuk para petani usai masa panen bagi mengisi waktu luang sekaligus menjadi sarana hiburan untuk masyarakat setempat. Namun ketika ini pemerintah setempat banyak memfasilitasi ataupun menolong mengemas acara ini menjadi lebih baik guna menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara.

Pacu Jawi sama halnya dengan Karapan Sapi di Madura namun tak sama. Perbedaan paling mencolok dari Pacu Jawi di Tanah Datar dengan Karapan Sapi Madura adalah lahan yg digunakan.

Kalau Karapan Sapi memakai tanah datar sebagai arena, sedangkan Pacu Jawi memakai area sawah yg telah basah. Sehingga kalau difoto tampak lebih dramatis dan banyak mendapatkan momen yg bagus, foto-foto Pacu Jawi juga banyak memenangkan penghargaan atau lomba foto, maka wajar saja acara ini sangat digemari para fotografer.

Pacu Jawi memakai sepasang sapi yg sudah terpasang alat bajak pacu yg terbuat dari bambu sebagai alat berpijak buat sang joki. Setelah sang joki dan sapinya bersiap maka sapi dikagetkan dengan berbagai cara, ada yg berteriak, ada yg menepuk bagian belakang sapi ada juga yg menggigit ekor sapi supaya sapi berlari dengan kencang.

Ketika sapi akan berlari dilahan yg basah maka cipratan lumpur berterbangan, para penonton bersorak sorai dan para fotografer dengan senang hati mengabadikan momen tersebut. Meski pacu berarti lomba kecepatan namun yg menjadi pemenang bukanlah siapa yg tercepat tapi yg mampu berlari lurus.

Teknis penentuan pemenang ini mengandung filosofi bahwa sapi saja harus berjalan lurus apalagi manusia. Dan manusia yg dapat berjalan lurus tentu mulai tinggi nilainya, dialah yg menjadi pemenang.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/07/23/105000/3256807/1025/serunya-nonton-pacu-jawi-festival-balap-sapi-fenomenal-di-sumbar
Terima kasih sudah membaca berita Serunya Nonton Pacu Jawi, Festival Balap Sapi Fenomenal di Sumbar. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Serunya Nonton Pacu Jawi, Festival Balap Sapi Fenomenal Di Sumbar"