Sepiring Doa Untuk Merayakan Tahun Baru China

No comment 103 views

Berikut artikel Sepiring Doa untuk Merayakan Tahun Baru China , Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Tahun baru biasanya terus diawali dengan doa syukur dan resolusi buat menggapai impian, tidak terkecuali ketika Tahun Baru China atau Imlek.

Memanjatkan doa bisa dikerjakan dengan berbagai cara. Pada tradisi Imlek, doa bisa dipanjatkan lewat tradisi makan yu sheng.

Yu sheng adalah hidangan yg terdiri dari sayur dan buah yg diberi saus khusus. Biasanya terdiri dari lobak, wortel, kubis, manisan buah, cacahan kacang, biji wijen, saus plum, air lemon, kulit pangsit goreng, dan daging ikan salmon segar.

Saat zaman Dinasti Song Selatan dipercaya ikan dan daging mentah disantap sebagai lauk makan. Setelahnya, para nelayan di sekitar Guangxhou merayakan Renri, hari ketujuh dari perayaan Tahun Baru China dengan berpesta makan hasil tangkapan mereka. Demikian informasi sejarah yu sheng dari restoran makanan Taiwan di Jakarta, Din Tai Fung yg diterima KompasTravel, Selasa (10/1/2017).

Keterangan tersebut dipercaya sebagai cikal bakal dari hidangan yu sheng. Kini hidangan yu sheng modern kembali dikenal setelah empat orang koki dari Singapura pada tahun 1964 menyajikan kembali makanan legendaris tersebut.

Yu sheng bukan cuma istimewa karena disantap ketika Imlek, makanan ini memiliki doa yg diwakilkan oleh tiap elemen di piring.

Seperti ikan yg melambangkan rezeki berlimpah, biji wijen yg melambangkan kemakmuran buat bisnis, lobak putih serut yg berarti kemajuan yg signifikan, kacang cincang yg berarti rumah tangga dipenuhi rezeki, dan masih banyak lainnya.

Cara memakan yu sheng juga tidak biasa, di meja makan bundar sepiring yu sheng ditempatkan di bagian tengah meja, para anggota keluarga berkeliling meja sembari memegang sumpit.

Seorang anggota keluarga kemudian memanjatkan doa sembari menyiramkan saus dan pendamping makan sayur yu sheng.

KOMPAS/SARIE FEBRIANE Menikmati Yu Sheng.

Setelahnya, secara bersamaan semua anggota keluarga mengangkat sayuran di piring yu sheng setinggi-tingginya, sehingga yu sheng teraduk secara otomatis. Dipercaya semakin tinggi angkatan sayur yu sheng maka doa mulai semakin baik, doa yg dipanjatkan mulai terkabul.

Di balik doa-doa yg dipanjatkan ketika mengaduk yu sheng, sebenarnya tradisi ini memiliki makna yang lain yg tidak kalah indah yakni mempererat hubungan antar anggota keluarga atau sahabat di meja makan.

Begitu terasa hangatnya kebersamaan ketika mengaduk yu sheng. Semakin tinggi mengangkat sayur yu sheng, maka derai tawa makin terdengar mengiringi kalimat “Amin!” dari setiap doa yg dipanjatkan.  

 

 

 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2017/01/11/172800027/sepiring.doa.untuk.merayakan.tahun.baru.china.
Terima kasih sudah membaca berita Sepiring Doa untuk Merayakan Tahun Baru China . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sepiring Doa Untuk Merayakan Tahun Baru China"