Seperti Inilah Kehidupan Terpencil Di Greenland

No comment 289 views

Berikut artikel Seperti Inilah Kehidupan Terpencil di Greenland, Semoga bermanfaat

Uummannaq – Bagaimana rasanya tinggal di tengah kepungan es sepanjang tahun, suhu dingin, susah kemana-mana dan tak ada internet? Inilah kehidupan di Uummannaq, desa terpencil di Greenland.

Greenland yaitu pulau terbesar di dunia, dengan luas 2.166.086 km persegi. Lokasinya berada di Samudra Atlantik bagian utara dan dekat dengan Kutub Utara, sebelah timur lautnya Kanada. Greenland masuk dalam wilayah negara Denmark.

Meski pulau terbesar, namun penduduk di sana bahkan tak sampai seratus ribu. Tak mengherankan, sebab suhu di sana cukup ekstrem dengan suhu minus puluhan derajat Celcius ketika musim dingin dan lautannya mulai membeku.

Para penduduk di Greenland adalah orang-orang Inuvit atau dipanggil juga Eskimo. Mereka cuma menempati kawasan pesisir pantai, sebab hampir 80 persen wilayah Greenland sendiri terutama bagian tengahnya adalah gletser dan es. Lalu bagaimanakah kehidupan orang-orang di sana?


Peta Uummannaq, sebelah kiri bawah adalah Kanada dan AS, sebelah kanana dalah Eropa (Google Maps)

Ditengok dari situs BBC Travel, Selasa (26/7/2016) Uummannaq yaitu salah sesuatu desa terpencil di Greenland. Desa yg berada di bagian barat laut dengan penduduk cuma sekitar 1.300 orang saja yg telah ditempati sejak tahun 1700-an.

Desa ini yaitu desa terpencil yg sungguh sulit bagi ditempuh. Dibutuhkan waktu lebih dari 24 jam bagi terbang dari Islandia dengan naik maskapai Air Greenland ke Kota Qaarsut, dahulu lanjut naik helikopter sekitar 30 menit ke Uummannaq. Jika cuaca buruk, helikopter tidak mulai beroperasi.

Saat musim dingin dari bulan November sampai Mei, lautan menjadi es dengan ketebalan 2 meter. Suhunya bisa mencapai minus 20 derajat Celcius yg artinya dinginnya sungguh menusuk tulang!


Potret Uummannaq ketika musim panas (earthobservatory.nasa.gov)


Potret Uummannaq ketika sedang musim dingin (Reuters)

Pakaian orang-orang Inuvit di sana sehari-hari menggunakan sepatu boot dan jaket tebal. Walau sedang dingin-dinginnya, mereka tetap hidup seperti normal. Para pria, mulai memakai kereta yg ditarik anjing Siberian Husky buat menyisir es berburu ikan, burung hingga anjing laut.

Saat musim panas, biasanya penduduk Uummannaq mengumpulkan persedian makanan. Kala itulah, mereka giat memancing ikan bahkan kabarnya juga menangkap paus yg mampu menjadi makanan cadangan ketika musim dingin tiba. Lalu para wanita, dengan lihai mengolah segala makanan buat disajikan dengan lezat.


Naik kereta dan didorong anjing Siberian Husky (greenland.com)

Kalau buat anak-anak, kehidupan sehari-harinya sama seperti anak-anak di belahan Bumi lain, merupakan belajar dan bermain. Karena di Uummannaq tak ada koneksi internet apalagi taman rekreasi, jadilah anak-anak di sana bermain di atas es.

Mereka telah terbiasa berlari-larian di atas es dan mendaki bukit-bukit es. Salah sesuatu tips berjalan dengan aman di atas es di sana adalah, berjalanlah di atas es yg memiliki bekas jejak kereta seluncuran. Itulah es yg aman bagi dipijak.


Main sepakbola di atas laut yg membeku (Andrew Evans/BBC Travel)

Sejak tahun 1929, Association ‘Greenlandic Children’ semacam asosiasi bagi pemerhati anak-anak di Greenland, membangun The Children’s Home di UUmmannaq. Mereka peduli terhadap kehidupan anak-anak karena memang tak banyak hiburan atau permainan yg ada di sana. Hanya es lagi, es lagi.

The Children’s Home yaitu wadah bermain dan kreatifitas anak-anak. Di sinilah anak-anak Uummannaq mengetahui dunia luar, bagi mengetahui kehidupan di negara-negara lain. Selain itu, di sinilah anak-anak juga diajarkan bermusik.


Anak-anak Uummannaq ketika sedang mengikuti kelas musik di The Children’s Home (The Children’s Home)

Dari alat musik biola sampai gitar, tersedia lengkap di The Children’s Home ini. Bahkan telah kadang perwakilan dari The Children’s Home, diajak ke negara-negara di Eropa buat mengisi perhelatan konser-konser musik.

Bagi turis yg penasaran dan mau tiba ke Uummannaq, diharapkan melalui operator tur seperti Uummannaq Seasafaris, Evaneos Travel atau Greenland Travel. Situs resmi tentang Greenland sendiri, mampu dilihat di greenland.com buat keterangan lebih mendalam tentang tiap destinasi Greenland.

Kegiatan wisata di Uummannaq di antaranya adalah berlayar naik perahu atau kapal pesiar, hiking, melihat aurora dan merasakan pengalaman midnight sun alias matahari di tengah malam ketika puncak musim panas. Untuk penginapan di Uummannaq cuma ada beberapa yakni Cafemma dan Ice and Sea View Homes.

Walau terpencil dan apa-apa terbatas, orang-orang Uummannaq ternyata sangat terbuka bagi turis. Mereka tidak segan buat menolong dan bersikap ramah. Menurut mereka, siapa saja yg tiba ke Uummannaq, maka setengah dari hatinya mulai berada di sana selamanya.

Suatu kiasan yg berarti kehidupan dan alam di Uummannaq mulai bisa membuat turis jatuh cinta. Membayar impas perjalanan jauhnya demi ke sana, dan pulang membawa pengalaman yg tidak terlupakan. Pengalaman berupa melihat kehidupan terpencil di Greenland yg begitu hangat di tengah suhu yg dingin.


Potret penduduk Uummannaq yg ramah dan terbuka kepada turis (greenland.com)

(aff/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/07/26/070922/3261122/1520/seperti-inilah-kehidupan-terpencil-di-greenland
Terima kasih sudah membaca berita Seperti Inilah Kehidupan Terpencil di Greenland. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Seperti Inilah Kehidupan Terpencil Di Greenland"