Sensasi Segar Menyantap Nasu Palakko Di Pinrang

No comment 88 views

Berikut artikel Sensasi Segar Menyantap Nasu Palakko di Pinrang, Semoga bermanfaat

PINRANG, KOMPAS.com – Berbagai trik dikerjakan pemilik warung nasu palakko, kuliner khas Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan dalam menarik minat pelanggannya.

Tak cuma menyajikan aneka racikan cita rasa kuliner berbahan baku itik segar yg menggoda, tetapi juga dari sisi teknik penyajian dan tempat menikmati demi memuaskan selera pelanggannya.

Tak heran seandainya masakan nasu palakko dapat dijumpai akan di warung kaki lima, restoran hingga warung pinggir pantai dan rawa-rawa di Pinrang.

Jam baru memamerkan pukul 10.00 Wita, Minggu (23/7/2016). Namun puluhan pelanggan dan penggemar kuliner nasu palakko telah antre di Warung Hanafiah di Dusun Lerang Lerang, Kelurahan Benteng Sawitto, Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Nasu palako yaitu kuliner tradisional yg cuma ditemui di Kabupaten Pinrang. Makanan berbahan baku itik cincang itu kini menjadi salah sesuatu tujuan wisata kuliner favorit yg tak cuma diburu warga lokal tetapi juga warga dari luar Pinrang seperti Enrekang, Sidrap, Toraja, Wajo, Sengkang, dan Parepare.

Dengan merogoh kocek sebesar Rp 70.000 bagi harga seekor itik, maka cukup disantap bagi 3-4 orang. Pengunjung mampu menikmati sajian nasu palokko, racikan makanan khas Bugis Pinrang dengan sensasi rasa yg berbeda.

KOMPAS.COM/JUNAEDI Menyantap nasu palakko, salah sesuatu masakan tradisional Pinrang, Sulawesi Selatan yg kini semakin populer. Tak heran seandainya Kota Pinrang kini jadi ‘Kota Kuliner Palakko’ yg terus ramai didatangi warga lokal dan dari luar daerah terutama pada hari liburan cuma bagi menikmati masakan Palakko.

Penggemar nasu palakko kerap menyantap sambil membawa keluarga atau pasangan mereka. Pada hari libur hampir segala warung-warung yg menjajakan nasu palakko di Pinrang dibanjiri pengunjung.

Surya, salah sesuatu penggemar nasu palakko mengaku kerap mengajak keluarga, suami dan anak-anaknya liburan sambil berwisata kuliner di warung terapung di atas rawa-rawa punya Hajjah Hanafiah.

Selain aroma dan cita rasa masakan nasu palakko, racikan Warung Hanafiah dinilai milik cita rasa sendiri. Lokasi ini juga lebih menarik karena pengunjung dapat menikmati palakko seolah seperti sedang berada di tengah sungai atau laut.

“Saya dan keluarga memang pengemar palakko. Saya hampir tiap liburan ke sini bersama suami dan keluarga. Selain cita rasanya yg nikmat, suasana tempatnya juga menarik. Makanya aku tidak jarang ke sini,” ujar Surya.

Harmoko juga mengaku sengaja tiba ke Pinrang bersama kawan-kawannya dari kota Parepare lantaran penasaran dengan cerita nasu palakko yg kini menjadi buah bibir masyarakat.

KOMPAS.COM/JUNAEDI Menyantap nasu palakko, salah sesuatu masakan tradisional Pinrang, Sulawesi Selatan yg kini semakin populer. Tak heran seandainya Kota Pinrang kini jadi ‘Kota Kuliner Palakko’ yg terus ramai didatangi warga lokal dan dari luar daerah terutama pada hari liburan cuma bagi menikmati masakan Palakko. Untuk membuat nasu palakko yg nikmat dan menggoda selera, bebek pilihan pengunjung yg telah dibersihkan kemudian dicincang kecil-kecil.

“Rasanya luar biasa nikmat. Semula aku cuma penasaran dengan cerita teman-teman yg lebih lalu mencicipinya. Setelah aku mencoba memang rasanya gurih, nikmat dan pedas,” ujar Harmoko.

Ratusan ekor itik segar di tempat ini mampu dipilih segera oleh para pelanggan. Pengunjung tinggal menunjuk itik pilihannya, selanjutnya pegawai warung langsung menangkap itik pilihan konsumen tersebut yg berada di tengah rawa-rawa.

“Semua masakan di sini termasuk palakko dimasak dengan kayu bakar agar mampu memberi cita rasa yg berbeda,” ujar Hanafiah.

Untuk membuat nasu palakko yg nikmat dan menggoda selera, itik pilihan pengunjung yg telah dibersihkan kemudian dicincang kecil-kecil. Selanjutnya ditaburi garam dan perasan jeruk sebelum dimasak di atas tungku yg telah disiapkan.

Sambil menunggu daging itik segar ini matang, selanjutnya rempah-rempah yg dibutuhkan seperti kunyit, bawang merah dan putih, merica, asap dan cabe disiapkan. Aneka bumbu-bumbu alami itu dihaluskan. Selanjutnya bumbu dicampurkan ketika daging itik telah matang.

Makanan ini umumnya disajikan bersama nasi dan lauk pauk lainnya. Nasu palakko cocok disajikan kepada tamu ketika merayakan pesta ulang tahun atau acara syukuran lainnya.

KOMPAS.COM/JUNAEDI Menyantap nasu palakko, salah sesuatu masakan tradisional Pinrang, Sulawesi Selatan yg kini semakin populer. Tak heran seandainya Kota Pinrang kini jadi ‘Kota Kuliner Palakko’ yg selalau ramai didatangi warga lokal dan dari luar daerah terutama pada hari liburan cuma buat menikmati masakan Palakko.

Untuk mendapatkan aroma dan sensasi rasa palakko yg lebih gurih, daging itik segar yg sudah dicincang dan dicuci bersih itu dimasak dengan tungku memakai kayu bakar.

Didukung tukang masak yg telah terlatih serta juru jagal yg bekerja lincah, pengunjung yg hendak menyantap nasu palakko tak perlu menunggu waktu lama buat mencicipi masakan kesukaannya.

Sejak masakan khas Pinrang kian populer, ratusan pedagang hingga restoran menjamur di sepanjang ruas jalan di Pinrang. Tak heran seandainya nasu palakko yg dipopulerkan di Pinrang itu kini akan menyebar ke daerah yang lain di Sulawesi.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/25/163351127/sensasi.segar.menyantap.nasu.palakko.di.pinrang
Terima kasih sudah membaca berita Sensasi Segar Menyantap Nasu Palakko di Pinrang. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sensasi Segar Menyantap Nasu Palakko Di Pinrang"