Sejarah Di Balik Cantiknya Villa Yuliana

No comment 155 views

Berikut artikel Sejarah di Balik Cantiknya Villa Yuliana, Semoga bermanfaat

SOPPENG, KOMPAS.com – Saat berkunjung ke pusat Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, bangunan unik dengan warna mencolok ini pasti menyita mata Anda. Bangunan di atas bukit tersebut bernama Villa Yuliana, landmark Kabupaten Soppeng dan yaitu peninggalan bangsa kolonial.

Di balik keunikan arsitektur Eropa bercampur Bugis, bangunan tersebut menyimpan sejarah panjang yg membalut “kota kalong” ini.

Vila tersebut dibangun bangsa kolonial akan tahun 1905, selesai dan diresmikan setahun setelahnya yakni 1906. Pada ketika itu, bertepatan dengan kelahiran Putri Yuliana anak yg ditunggu-tunggu dari Ratu Wilhelmina.

BACA JUGA: Indahnya Berwisata Sekaligus Belajar Perdamaian di Kabupaten Soppeng

“Saking cintanya kepada kerajaan, dan menghormati kelahiran tersebut, nama vila ini pun diambil dari nama calon putri mahkota Belanda, Putri Yuliana,” ujar Dodit, pemandu yg mengantar KompasTravel mengunjungi Villa Yuliana dua waktu lalu.

Farouk Adam, Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Soppeng menjelaskan yang berasal usul Villa Yuliana yg dibangun buat tempat peristirahatan para petinggi Kerajaan Belanda yg berkunjung ke Indonesia, tepatnya di Sulawesi.

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Jantung kota Soppeng dilihat dari atas Villa Yuliana.

“Dahulu Raja Soppeng memiliki kesepakatan dengan kolonial, bahwa mereka (bangsa kolonial) oleh masuk ke Soppeng yang berasal tak mengganggu keamanan, kedamaian warga Soppeng. Raja lebih memilih diplomasi secara damai tanpa harus adanya petumpahan darah,” ujar Farouk.

Hal itulah yg membuat bangsa kolonial berdamai dengan Kerajaan Soppeng dan masyarakatnya. Maka Belanda pun dapat membangun Villa Yuliana di tengah kota Soppeng ketika itu.

Menurut Farouk, hal tersebut terdokumentasikan pada literatur Hindia Belanda yg ada di situs resmi sejarah Belanda. Salah sesuatu tempat yg dijuluki “Buitenzorg” atau tempat yg damai pada ketika penjajahan ialah Soppeng dengan Villa Yuliana-nya, selain juga Bogor, Malang, dan Kaliurang.

Selain itu ia juga menjelaskan tentang lokasi vila yg berhadapan dengan istana raja Soppeng, tapi lebih tinggi tanahnya. Hal tersebut memiliki arti politik yg diterapkan bangsa kolonial. Mereka menganggap kedudukan Kerajaan Belanda lebih tinggi dari pribumi.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/30/190500327/sejarah.di.balik.cantiknya.villa.yuliana
Terima kasih sudah membaca berita Sejarah di Balik Cantiknya Villa Yuliana. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sejarah Di Balik Cantiknya Villa Yuliana"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.