Sebelum Lihat Lukisan Istana Negara, Catat Hal Ini

No comment 124 views

Berikut artikel Sebelum Lihat Lukisan Istana Negara, Catat Hal Ini, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah pameran biasanya memiliki aturan dan tata cara buat menyaksikan artefak yg dipamerkan. Tak terkecuali pameran “Goresan Juang Kemerdekaan : Koleksi Seni Rupa Istana Kepresidenan Republik Indonesia”.

Pameran yg diselenggarakan akan 2-30 Agustus 2016 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat ini buka setiap hari dari pukul 09.00-20.00 WIB dan gratis biaya masuk.

Meski begitu ada dua perarturan yg harus dipatuhi oleh pengunjung, yakni dilarang memotret lukisan secara close up dan memakai lampu kamera guna menghindari plagiarisme, dilarang membawa tongsis ataupun benda tajam lainnya yg dikhawatirkan bisa merusak lukisan, serta dilarang membawa makanan atau minuman ke dalam ruang pamer.

Jalur Pameran

Hal lainnya yg patut diperhatikan adalah jalur pameran. Pameran Goresan Juang Kemerdekaan terbagi dalam tiga sub tema. Tema pertama adalah potret tokoh utama perjuangan kemerdekaan Indonesia yg mulai didapati pengunjung ketika pertama memasuki ruang pameran.

Di ruangan ini Anda bisa melihat lukisan potret “Pangeran Diponegoro Memimpin Perang” karya Basoeki Abdullah, “H.O.S Tjokroaminoto” karya Affandi, “Potret Jendral Sudirman” karya Gambiranon Suhardi, dan lukisan-lukisan lainnya.

Berjalan agak ke depan, pengunjung mulai memasuki ruang dengan tema keadaan sosial masyarakat masa revolusi. Di ruangan ini Anda bisa menyaksikan lukisan yg sarat mulai kritik sosial dan menggambarkan kepedihan masa revolusi Indonesia.

Kompas.com/Silvita Agmasari Disebalah kanan kurayor Mikke Santoso adalah lukisan karya Diego Rivera dengan judul Gadis Melayu dengan Bunga.

Beberapa lukisan seperti “Awan Berarak Jalan Bersimpang” dan “Biografi II di Malioboro” karya Harijadi Sumadidjaja, “Di Depan Kelambu Terbuka”

Masuklah ke ruangan pamer selanjutnya, Anda mulai menemukan lukisan-lukisan dengan tema Kenusantaraan. Lukisan-lukisan di sini melambangkan kekayaan sumber daya manusia dan alam Indonesia seperti lukisan “Margasatwa dan Puspita Nusantara” karya Lee Man Fong.

Usai tiga ruangan tersebut, Anda mulai mendapati pameran foto 71 tahun kemerdekaan Indonesia yg tidak memiliki penjelasan. Panitia membebaskan pengunjung bagi menafsirkan arti foto-foto tersebut. Ruangan lainnya adalah ruang timeline sejarah tentang lukisan koleksi Istana Negara.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/05/052030727/sebelum.lihat.lukisan.istana.negara.catat.hal.ini
Terima kasih sudah membaca berita Sebelum Lihat Lukisan Istana Negara, Catat Hal Ini. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sebelum Lihat Lukisan Istana Negara, Catat Hal Ini"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.