Sebayan, Puncak Para Roh Di Pedalaman Kalimantan

No comment 137 views

Berikut artikel Sebayan, Puncak Para Roh di Pedalaman Kalimantan, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Perbukitan Sebayan di perbatasan Kalimantan Barat dan Tengah milik cerita mistis. Kabarnya, inilah tempat para roh berkumpul. Begini ceritanya.

Salah sesuatu tujuan wisata petualangan yg bisa menjadi destinasi buat para traveler adalah Kawasan Perbukitan Sebayan yg berada di wilayah perbatasan antara Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Kawasan Perbukitan Sebayan dianggap sebagai suatu kawasan yg suci dan keramat buat para pribumi yg tinggal disekitar hutan di kaki Perbukitan Sebayan. Perbukitan Sebayan Mempunyai Tujuh Buah Bukit dengan puncak tertinggi adalah Bukit Sebayan Bungsu dengan ketinggian kurang lebih 1.377 meter di atas Permukaan Laut.

Bukit Sebayan berada sekitar 120 km dari ibukota Kabupaten Lamandau. Lokasinya ada di Kalimantan Tengah. Bukit Sebayan Bungsu oleh pribumi setempat yg memeluk agama Kaharingan dipercaya sebagai tempat berkumpulnya para arwah/roh dari orang orang yg sudah meninggal dunia, maka tidaklah mengherankan apabila para penduduk pribumi menganggap kawasan hutan dan perbukitan Sebayan ini sangat angker dan sakral.

Banyak sekali ritual ritual khusus yg harus dikerjakan oleh orang-orang yg ingin mendaki ke puncak bukit Sebayan. Selain ritual-ritual tertentu juga banyak sekali pantangan (Pemali) yg tidak boleh dilanggar saat kami berniat bagi mencapai puncak Sebayan Bungsu. Para traveler mampu meminta penjelasan kepada para Tetua adat dan juru Kunci di kawasan Perbukitan Sebayan.

Wilayah hutan dan Perbukitan Sebayan memiliki daya tarik tertentu untuk para traveler yg suka menjelajah rimba dan mendaki gunung. Walaupun ketinggian pada puncak utamanya cuma sekitar 1.377 Mdpl, tapi kawasan ini memiliki jalur pendakian dengan tingkat kesulitan yg cukup tinggi.

Dengan karaktersitik hutan hujan Tropis Khas perbukitan Kalimantan yg masih perawan dan tingkat kelembaban yg cukup tinggi menjadikan perjalanan awal pendakian sebagai tahapan yg paling sulit untuk para traveler. Sesekali kalian mulai menyeberangi sungai yg jernih dan berbatu serta menjumpai dua air terjun. Salah sesuatu air terjun yg mampu traveler temui adalah air terjun Muhur (Silikngan Muhur) di tempat tersebut traveler bisa beristirahat sejenak sebelum kembali melanjutkan pendakian.

Para Traveler mampu menjumpai pohon pohon kayu dengan batang kayu yg berukuran besar dengan macam macam pohon yg sebagian termasuk kedalam macam tanaman langka dan dilindungi. Berbagai jenis macam Angrek hutan pun bisa ditemukan di lantai Hutan maupun di atas pepohonan. Ketika traveler mencapai ketinggian 900 meter diatas permukaan laut, traveler mulai di sugguhi dengan suasan berbeda. Perubahan vegetasi di sekitar ketinggian ini mulai kelihatan menakjubkan. Kumpulan pohon pohon kerdil dan tanaman perdu yg dihalangi dengan lumut tebal basah dan hijau bagaikan permadani bisa sedikit menjadi obat penghilang lelah.

Selain Flora, para traveler juga bisa menjumpai berbagai jenis hewan hewan liar penghuni hutan Kalimantan. Tetapi Traveler tidak perlu khawatir karena kalian mulai dijaga dan dilindungi oleh guide lokal yg telah faham dengan seluk beluk hutan di wilayah perbukitan ini.

Bagi para traveler yg ingin berpetualang ke tempat ini, traveler mampu memulai perjalanan dari kota Pangkalan Bun. Untuk menuju kota pangkalan Bun, traveler mampu mempergunakan Pesawat Udara menuju bandara Iskandar Pangkalan Bun atau traveler bisa mempergunakan jasa kapal laut dengan tujuan pelabuhan Panglima Utar Kumai.

Dari Kota pangkalan Bun, traveler mampu melanjutkan Perjalanan melalui perjalanan darat menuju Desa Kudangan yg juga yaitu Desa Kecamatan dan Pusat Pemerintahan Kecamatan Delang. Kecamatan Delang sendiri adalah salah sesuatu Kecamatan yg menjadi bagian dari pemerintahan Kabupaten Lamandau di provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk mencapai Kudangan di Kecamatan Delang, traveler mampu memakai angkutan Umum DAMRI dengan jadwal keberangkatan biasanya pada pukul tujuh pagi. Atau untuk para traveler yg melakukan perjalanan bersama rombongan bisa juga menyewa/carter mobil yg banyak tersedia di kota Pangkalan Bun. Dengan mencarter mobil secara patungan mungkin bisa sedikit lebih murah seandainya dibandingkan dengan apabila kami mempergunakan angkutan Umum DAMRI.

Perjalanan dari Kota Pangkalan Bun menuju Kudangan ditempuh dalam waktu kurang lebih empat jam perjalanan. Kondisi jalan penghubung dari kota Pangkalan Bun ke Kecamatan Delang pada ketika ini telah mulus karena jalur ini termasuk bagian dari jalan Lintas Kalimantan menuju ke wilayah Kalimantan Barat.

Perjalanan Darat yg panjang dan melelahkan mulai langsung terbayar saat traveler memasuki wilayah Kecamatan Delang. Hutan Yang Masih Asri dengan perbukitan di kanan dan kiri jalan menjadi pemandangan yg sayang bagi dilewatkan begitu saja. Traveler juga mulai menjumpai aliran Sungai Delang yg jernih yg di dua bagian sungainya terdapat banyak riam riam yg indah.

Wilayah Kecamatan Delang sudah ditetapkan sebagai Kawasan Kecamatan Wisata Alam dan Budaya Oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau pada medio April 2015 yg lalu, akibatnya Kecamatan Delang akan banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun wisatawan Mancanegara.

Beberapa Penginapan juga terdapat di Kudangan, atau traveler bisa juga menginap dibeberapa rumah-rumah penduduk setempat yg sudah dijadikan sebagai Guest House bagi para wisatawan. Untuk mendaki ke puncak Bukit Sebayan, waktu terbaik adalah antara bulan Maret sampai dengan bulan Agustus atau waktu saat waktu panen padi sedang berlangsung di wilayah kecamatan Delang. Dalam dua tahun terakhir, Puncak Bukit Sebayan Bungsu menjadi salah sesuatu tujuan Pendakian dari Beberapa Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam. Biasanya Mereka melakukan Pendakian pada bulan Agustus bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi para traveler yg ingin mendaki ke Puncak Bukit Sebayan, wajib mencari seorang pemandu lokal yg faham dengan kondisi dan situasi di kawasan Hutan dan Perbukitan Bukit Sebayan. Traveler wajib melapor ke keperangkat desa buat kemudian mendapatkan petunjuk dan keterangan tentang dimana dan bagaimana cara menemui juru kunci Kawasan Bukit Sebayan.

Biasanya Ketika ada Tamu yg tiba ke Desa, para tamu tersebut mulai disambut dengan upacara selamat datang, biasanya juga traveler mulai disugguhi secangkir Tuak (minuman yg terbuat dari permentasi dari bahan dasar beras). Minuman ini (tuak) rasanya manis tapi mampu memabukan, maka para traveler disarankan bagi tak terlalu berlebihan meneguknya.

Keramahtamahan para pribumi serta pesona keindahan alam serta keaslian adat dan budaya pribumi inilah yg membuat perjalanan traveler kaya mulai pengalaman serta pengetahuan mulai kearifan lokal dari para pribumi Kalimantan.

Selain Mendaki dan memasuki Hutan Perbukitan Sebayan, Traveler juga mampu mengunjungi dua objek wisata alam yg terdapat dibeberapa desa di wilayah Kecamatan Delang seperti objek wisata air terjun Silingan Hanggilipan di Desa Hulu Jejabo,  atau sekedar mandi dan bersantai di aliran Sungai Setongah yg memiliki air yg jernih dengan batu batu yg menonjol, ada pula wisata tracking menuju air terjun Silikngan Garung yg dikelola oleh masyarakat Desa Lopus dan masih banyak objek wisata lainnya yg mampu menjadi pilihan buat di kunjungi saat berada di Kecamatan Delang.

Selamat bertualang!

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/16/150300/3359268/1025/sebayan-puncak-para-roh-di-pedalaman-kalimantan
Terima kasih sudah membaca berita Sebayan, Puncak Para Roh di Pedalaman Kalimantan. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sebayan, Puncak Para Roh Di Pedalaman Kalimantan"