Satu Lagi, Mojokerto Punya Pohon Akar Seribu Yang Indah!

No comment 41 views

Berikut artikel Satu Lagi, Mojokerto Punya Pohon Akar Seribu yang Indah!, Semoga bermanfaat

Jakarta – Menghabiskan libur akhir minggu di Kabupaten Mojokerto, banyak alternatif wisata alam yg dapat dinikmati bersama keluarga. Salah sesuatu yg terbaru adalah destinasi pohon akar seribu.

Lataknya ada di Dusun Begagan, Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang. Destinasi wisata ini cukup indah bagi berfoto bersama sahabat atau keluarga.

Wisata pohon akar seribu memang cocok untuk pelancong yg menyukai petualangan. Bagaimana tidak, buat menuju ke lokasi ini, anda harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh kurang lebih 700 meter dari tempat parkir kendaraan. Setidaknya butuh waktu 30 menit buat mencapai pohon berakar seribu.

Namun, tenang saja, Anda bakal ditemani pemandangan yg menyegarkan mata di sepanjang perjalanan. Udara Pegunungan Anjasmoro yg masih bersih, ditambah hijaunya sawah dan hutan bakal mengobati keletihan wisatawan. Gemuruh derasnya arus Sungai Sooko Bagal mulai memecah keheningan perjalanan.

Ada jembatannya pulaAda jembatannya pula (Enggran/detikTravel)

Pohon berakar seribu sendiri tersembunyi di balik lebatnya hutan Megolemet. Tepat di tepi aliran sungai, pohon berjenis Koang atau Talirogo itu menjulang tinggi sekitar 30 meter. Sepintas wujudnya mirip Pohon Beringin.

Tanaman yg sesuatu ini kelihatan mencolok mata lantaran ukurannya yg super besar. Pohon yg konon berumur ratusan tahun itu dipenuhi akar-akar yg menjulur dengan diameter sekitar 10 meter. Itu lah sebabnya pohon sesuatu ini disebut warga sekitar berakar seribu.

“Pohon akar seribu ini ternyata bagus, selama ini belum pernah ada di Mojokerto,” kata Endro Trilaksono (31), pengunjung yang berasal Kelurahan Wates, Kacamatan Magersari, Kota Mojokerto kepada detikTravel, Sabtu (25/3/2017).

Bentuk akar yg tidak beraturan menjulur di atas tanah, membuat pohon ini cukup indah sebagai tempat berswafoto. Di tengah sejuknya udara, para pengunjung menghabiskan waktu dengan memgabadikan momen memakai kamera.

Segarnya bermain air sungaiSegarnya bermain air sungai (Enggran/detikTravel)

Seperti yg dikerjakan Miranda Oktavia Putri (23), wisatawan yang berasal Desa Keramat Tumenggung, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Bersama sahabat karibnya, dia berswafoto dengan latar belakang akar pohon seribu. Berbagai pose narsis pun mereka lakukan. Mulai dari bawah hingga naik ke akar pohon yg menjulur.

“Tempatnya seru banget buat berfoto. Alamnya juga sejuk banget, jalanya menu ke sini tadi juga seru,” ujar gadis yg mengaku baru pertama kali ke wisata pohon akar seribu ini.

Sementara tepat di sebelah pohon ini, aliran sungai Sooko begitu menggoda. Sungai yg berhulu dari Pegunungan Anjasmoro ini begitu jernih dan segar. Tak sedikit wisatawan yg memilih berendam melepas penat usai berfoto ria. Rasa lelah setelah menempuh perjalanan selama 30 menit pun terbayar lunas.

“Lingkungannya masih sangat asri, bersih. Air sungai juga jernih dan segar,” ujar Niki Aden (21), pengunjung yang berasal Desa Sambiroto, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Foto di akar pohonFoto di akar pohon (Enggran/detikTravel)

Objek wisata pohon akar seribu masih tergolong baru di Kabupaten Mojokerto. Tempat ini dibuka buat wisatawan sekitar 1,5 bulan yg lalu. Selain menawarkan keindahan alam, alternatif wisata akhir minggu yg sesuatu ini juga tergolong ekonomis. Pengunjung cuma dikenai ongkos parkir kendaraan saja.

“Tiket masuk sementara tak ada, masih gratis, cuma parkir kendaraan saja. Itu pun seikhlasnya,” kata Ki Ageng Satuwi (63), salah seorang pengelola objek wisata pohon akar seribu.

Menurut Satuwi, pohon berakar seribu itu sudah ada sejak ratusan tahun yg lalu. “Umur pohon telah ratusan tahun, telah ada seperti ini sejak buyut aku dulu,” terangnya.

Di balik keunikan bentuk pohon ini, lanjut Satuwi, ternyata menyimpan legenda yg dipercaya masyarakat sekitar. Kisah rakyat itu menceritakan tentang Pangeran Ronggolawe, putra Adipati Tuban yg melakukan pemberontakan terhadap Majapahit.

Ramai pengunjungRamai pengunjung (Enggran/detikTravel)

Konon, Ronggolawe mampu menghilang setelah bersembunyi di akar Pohon Koang ketika dikepung pasukan kerajaan. Kesaktian sang pangeran itu berkat keris Megolemet, nama yg kini melekat di kawasan hutan Desa Begaganlimo.

Kendati gratis, tambah Satuwi, para pengunjung tidak boleh sembarangan bertingkah. Salah satunya dilarang keras merusak akar-akar pohon Koang.

“Pengunjung dilarang mencoret-coret pohon ini, cuma boleh foto saja. Pengunjung juga dilarang membuang sampah sembarangan agar kawasan ini tetap bersih,” tandasnya.

Meski letaknya cukup tepencil di lereng Pegunungan Anjasmoro, angkutan umum masih menjangkau lokasi ini. Dari Terminal Kertajaya Mojokerto, Anda cuma perlu naik angkutan pedesaan jurusan Mojokerto-Pacet. Sampai di Pasar Pohjejer, Gondang, perjalanan ke objek wisata pohon akar seribu dapat lanjutkan dengan naik ojek dengan tarif Rp 15 ribu sekali jalan.

Tertarik mengunjungi objek wisata ini? (msl/msl)

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/03/26/105543/3457185/1519/satu-lagi-mojokerto-punya-pohon-akar-seribu-yang-indah
Terima kasih sudah membaca berita Satu Lagi, Mojokerto Punya Pohon Akar Seribu yang Indah!. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Satu Lagi, Mojokerto Punya Pohon Akar Seribu Yang Indah!"