Sampai Mimpi Dikejar Nastar Demi Kue Kering Lebaran

No comment 94 views

Berikut artikel Sampai Mimpi Dikejar Nastar demi Kue Kering Lebaran , Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Entah dimulai dari zaman kapan, kue kering seperti sah atau tidaknya lebaran. Tidak lebaran rasanya kalau tak menyediakan kue kering.
 
Bayangkan saja, sebuah rumah produksi kelas menengah di Jakarta Selatan, Rani Cookies, dapat memproduksi 10 kali lipat dari hari biasa. Total setoples yg terjual ketika musim lebaran mampu mencapai 7.000 setoples.
 
“Lebaran dan tak lebaran sulit dibandingkan karena ketika lebaran hampir segala orang membutuhkan kue kering sementara di luar lebaran cuma orang yg perlu saja yg butuh,” ucap Indira, pemilik Rani Cookies.
 
KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Memasuki lebaran, produksi dan penjualan kue kering mampu mencapai 10 kali lipat dari hari biasa.

Kepada KompasTravel, Indira menceritakan serunya membuat kue kering. Saking lelah dan bosan sampai terbawa mimpi.

 
“Dikejar-kejar deadline, dikejar-kejar pelanggan, kalian nggak tidur sampai ada yg mimpi dikejar nastar. Mimpi ada loyang yg belum dipanggang dan ternyata memang ada yg belum dipanggang duluan ha-ha-ha,” kata Indira mengenang perjuangannya dulu. Bahkan karyawannya ada yg tertidur saat membuat nastar.
 
Namun seiring berjalannya waktu, Indira melakukan perbaikan di berbagai sisi dalam membangun usahanya. Terutama adalah manajemen waktu dan strategi pemasaran.
 
“Yang paling utama itu tak serakah. Sudah kok itu saja syaratnya. Jadi kalau kami tak dapat ya jangan diambil ordernya,” ungkap Indira.
 
KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Hasil produksi kue kering disimpan dalam gudang.

Rani Cookies lebih mengutamakan jaringan distributornya yg telah menyebar di hampir segala Jakarta. Demi alasan kesehatan dan kenyamanan, Indira memilih berhenti mengerjakan dapur kue kering sebelum malam.

 
Proses pembuatan kue kering dimulai sekitar 4 bulan sebelum lebaran. Diawali dengan persiapan produksi seperti pembelian bahan baku dan pembuatan bahan dasar kue.
 
Usaha yg dimulai sejak 2002 ini telah dapat memperkerjakan 4 karyawan ditambah 4 karyawan musiman atau kontrak selama 3 bulan buat selama lebaran.
 
Rasa kue kering memang dasarnya adalah manis. Cita rasa asin cuma mampu didapat dari keju. Kue kering yg asin sejauh ini cuma kastengel atau biasa disebut kue kering keju.
 
KOMPAS.COM/FIRA ABDURACHMAN Rumah produksi Rani Cookies harus mempekerjakan pekerja musiman bagi mencapai target produksi kue kering di musim lebaran.

Selera pasar pun tak banyak berubah. Konsumen kebanyakan memilih kue kering rasa klasik merupakan Kastengel, Nastar, Sagu Keju dan Putri Salju. “Cuma yg varian lebih banyak. Yang klasik dapat beli 1 dan varian beli 3. Kan varian itu macam-macam,” ucap Indira.

 
Per setoples kue kering Rani Cookies rata rata Rp 65.000. Usaha rumahan ini cuma membatasi cuma sampai 26 varian kue kering. 

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/17/072638627/sampai.mimpi.dikejar.nastar.demi.kue.kering.lebaran.
Terima kasih sudah membaca berita Sampai Mimpi Dikejar Nastar demi Kue Kering Lebaran . Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Sampai Mimpi Dikejar Nastar Demi Kue Kering Lebaran"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.