Saat Terjadi Turbulensi, Percayakan Pada Pilot Anda…

No comment 108 views

Berikut artikel Saat Terjadi Turbulensi, Percayakan pada Pilot Anda…, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com – Turbulensi atau goncangan adalah hal yg wajar terjadi dalam dunia penerbangan. Turbulensi terjadi saat terjadi perubahan kecepatan aliran udara di sekitar pesawat. Bisa jadi karena gangguan cuaca, dapat juga karena gangguan mesin.

“Selain cuaca, turbulensi dapat juga terjadi karena gangguan mesin. Namun biasanya tidak berapa lama, mesinnya kembali hidup dan turbulensi berakhir,” tutur Chappy Hakim, pengamat penerbangan yg pada 2002-2005 menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara kepada KompasTravel, Senin (25/7/2016).

Meski begitu, turbulensi karena gangguan mesin sangat jarang terjadi. Mayoritas penyebab turbulensi adalah weather phenomena, yang telah diantisipasi bahkan sebelum pesawat berangkat.

Cara terbaik menghadapi turbulensi adalah tetap tenang dan percayakan pada pilot Anda. Turbulensi yg Anda alami di pesawat telah diprediksi oleh pilot bahkan sebelum pesawat mengudara.

Sebelum berangkat, pilot terus membuat flight plan. Mereka melihat weather forecast dari satelit yg detail dan tingkat akurasi tinggi,” papar Chappy.

Sebelum berangkat, pilot telah memprediksi di bagian mana pesawat mulai kena turbulensi. Dia juga telah menentukan rute, ketinggian, dan spot mana saja yg harus dihindari.

“Saat pesawat mengudara pun, pilot terus siaga melihat weather radar. Prediksi dari weather radar cukup jauh jaraknya, sehingga pilot juga mampu memilih jalur mana yg turbulensinya paling rendah,” tutur Chappy.

Ketua Tim Nasional Evaluasi Keselamatan Keamanan Transportasi 2007 itu mengatakan, ada tiga macam turbulensi yg mampu dilihat dari weather radar.

“Pertama adalah turbulensi rendah, warnanya hijau. Turbulensi medium warnanya kuning. Terakhir, turbulensi parah warnanya merah,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan Assiva Husman, pilot WNI yg pernah menjadi Captain pilot pesawat Qatar Airways bagi penerbangan rute internasional jarak jauh. Dalam e-mail kepada Kompas.com dua waktu dahulu ia mengatkan, persiapan pra-penerbangan mencakup segala aspek baik teknikal dan non-teknikal.

Ada beberapa laporan utama terkait turbulensi yg mampu dicermati. Pertama adalah laporan arah dan kecepatan angin di setiap segmen ketinggian jelajah tertentu.

“Kedua adalah laporan perkiran SIGMET atau Synoptic Chart yg menggambarkan jenis-jenis cuaca yg dapat kalian temui. Seperti di area awan, area yg dapat terjadi turbulensi, dan lokasi Jet Stream,” papar Assiva. 

Sepanjang penerbangan, salah sesuatu tugas pilot adalah memastikan para penumpang terus mengenakan sabuk pengaman.

Safety belt adalah langkah antisipatif paling pertama. Oleh karena itu seandainya pilot meminta penumpang buat mengenakan sabuk pengaman, harus dituruti. Dia telah melihat mulai ada turbulensi dalam waktu dekat,” tambah Chappy.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/07/25/170300027/Saat.Terjadi.Turbulensi.Percayakan.pada.Pilot.Anda.
Terima kasih sudah membaca berita Saat Terjadi Turbulensi, Percayakan pada Pilot Anda…. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Saat Terjadi Turbulensi, Percayakan Pada Pilot Anda…"