Ruteng, Kota Cantik Di Flores Yang Selalu Bikin Rindu

No comment 130 views

Berikut artikel Ruteng, Kota Cantik di Flores yang Selalu Bikin Rindu, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Flores di NTT menawarkan sejuta destinasi alam yg mempesona. Saking indahnya, traveler terus dibuat rindu buat kembali.

Ruteng, sebuah kota di dataran tinggi Flores, NTT yaitu ibukota kabupaten Manggarai. Kota kecil ini menempel di lereng landai sisi utara deret pegunungan hijau Mandusawu, di ketinggian 1.200 Mdpl.

Suhu udara di kota berpenduduk 90.000 jiwa ini berkisar antara 13°C – 25°C dengan tingkat kelembaban mencapai 90 %. Selain suhu yg sangat dingin, Ruteng adalah kota hujan dengan intensitas yg cukup tinggi yakni 3,340 mm/tahun.

Seperti halnya kota – kota di dataran tinggi lainnya, Ruteng menawarkan kesejukan dan alam yg hijau sepanjang tahun. Di sisi selatan kota Ruteng, membentang kawasan hutan hujan tropis sebagai penyangga kekayaan flora dan fauna endemik Flores. Sedangkan di sisi utaranya, membentang hamparan lembah dan bukit – bukit hijau yg diselimuti petak – petak sawah berundak.

Kota Ruteng sendiri dilingkari berbagai destinasi wisata yg wajib dikunjungi, salah satunya adalah gua purba Liang Bua, tempat ditemukannya fosil homo floresiensis atau yg lebih dikenal dengan Hobbit dari Flores. Liang Bua berjarak 30 km dari kota Ruteng dengan waktu tempuh 30 menit.

Selain Liang Bua, juga terdapat kawasan persawahan tradisional berbentuk sarang laba – laba (spider web) atau yg disebut ‘Lingko’. Kawasan ini terletak 20 km sebelah barat kota Ruteng, tepatnya di kampung Cara – Cancar, dengan waktu tempuh 15 – 20 menit.

Sebaran destinasi tidak cuma di luar kota Ruteng, tapi juga di dalam kota. Kampung adat Ruteng Pu’u adalah salah satunya. Ini yaitu sesuatu – satunya kampung adat yg masih memiliki formasi kampung tradisional dengan konstruksi bebatuan ala kampung tradisional orang Manggarai di seantero kampung. Di sini juga terdapat sepasang rumah adat beratap ijuk berbentuk kerucut.

Di sisi utara kota Ruteng terdapat sebuah bukit kecil bernama Golo Curu, yaitu tempat terbaik buat menikmati pemandangan kota Ruteng dan sekitarnya. Pada pagi hari, dari bukit ini kalian mampu menyaksikan matahari terbit menerjang kabut yg menutupi lembah.

Begitu pula di sore hari, meskipun terkadang kabut menghalangi pemandangan matahari terbenam, namun di ketika – ketika terbaik mampu menikmati matahari terbenam di celah – celah bukit dan hamparan persawahan.

Bagi pecinta trekking dan hiking, puncak tertinggi Flores, Gunung Ranaka (2.303 mdpl) berdiri kokoh di sebelah tenggara kota Ruteng, dengan jarak tempuh 15 menit dari pusat kota arah timur menuju starting point pendakian di kampung Robo.

Jika memiliki waktu yg cukup, pendakian ke Ranaka dapat dilanjutkan dengan trekking menuju danau tropis Ranamese di sisi timur Ranaka memotong lereng puncak vulkanis anak Ranaka yg disebut Nampar Nos.

Air terjun bertingkat Cunca Lega yg berjarak 40 km ke arah barat daya menjadi pesona eksotis lainnya untuk yg memiliki cukup waktu selama berada di Ruteng.

Selain dilingkupi beragam keindahan, Ruteng yaitu stasiun penting buat wisatawan yg mulai menunjungi kampung tradisional Wae Rebo di Satarmese Barat.

Untuk mencapai kota Ruteng, wisatawan mampu memakai transportasi darat dan udara. Jarak dari Labuan Bajo menuju Ruteng adalah 135 km dengan waktu tempuh 3 – 3,5 jam memakai kendaraan umum maupun sepeda motor.

Bagi yg memulai perjalanan dari arah timur Flores, jarak dari Bajawa ke Ruteng hampir sama dengan jarak Ruteng – Labuan Bajo yakni 132 km dengan waktu tempuh yg hampir sama.

Selain memakai transportasi darat, Ruteng memiliki sebuah bandara kecil yakni Bandara Udara Frans Sales Lega, yg melayani penerbangan antar-kota dan pulau di NTT.

Namun, keadaan cuaca di Ruteng yg tidak jarang berkabut dan hujan membuat jadwal penerbangan menjadi tak menentu terlebih khusus di ketika musim penghujan antara Oktober hingga Maret.

Menikmati kota Ruteng dengan seluruh eksotisme yg melingkupinya, ketika ini sudah tersedia pilihan yg menantang yakni bersepeda. Sebuah penyedia jasa wisata sepeda gunung (Mountain Bike) sesuatu – satunya di Flores kini berbasis di Ruteng. Wisatawan dapat menyewa sepeda atau sekaligus memesan program yg dipandu oleh pemandu sepeda profesional.

Selain atraksi wisata yg dapat dinikmati setiap saat, Ruteng juga menawarkan berbagai atraksi budaya yg cuma mampu disaksikan dalam waktu tertentu dalam sesuatu tahun, terkait dengan ritual adat Penti dan atraksi pertandingan Caci baik di pusat kota Ruteng, maupun di kampung – kampung adat di dalam wilayah kota.

Perihal akomodosai penginapan dan rumah makan, tak perlu khawatir. Kota kecil ini telah memiliki dua hotel dengan pilihan harga dan kelas yg bervariasi, begitu juga dengan restoran dan rumah makan.

Bagi yg penasaran dengan kopi Manggarai, sebuah kedai kopi bernama Kopi Mane menjadi salah sesuatu tempat yg harus dikunjungi selama berada di Ruteng. Ini juga menjadi tempat menikmati kopi terbaik sedaratan Flores.

Ruteng, memang tidak pernah habis buat digambarkan. Kota yg sedikitnya mengadopsi tata tuang kota – kota dataran tinggi di Eropa dengan venue penting berupa alun – alun dan lapangan di pusat kota dan sebuah Gereja Katedral tua sebagai landmark, membuat kota ini memberi seduhan rasa yg berbeda tentang Flores. Bagi yg pernah tiba dan tinggal di Ruteng, kota kecil ini menawarkan satu yg lebih, ‘rindu buat kembali’.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/26/145500/3281289/1025/ruteng-kota-cantik-di-flores-yang-selalu-bikin-rindu
Terima kasih sudah membaca berita Ruteng, Kota Cantik di Flores yang Selalu Bikin Rindu. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Ruteng, Kota Cantik Di Flores Yang Selalu Bikin Rindu"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.