“Roller Coaster” Tercuram Di Dunia, Berani Coba?

No comment 105 views

Berikut artikel “Roller Coaster” Tercuram di Dunia, Berani Coba?, Semoga bermanfaat

KOMPAS.com — Jangan mengaku pemberani kalau belum coba wahana sesuatu ini. Takabisha, begitu nama wahana roller coaster yang ada di Fuji-Q Highland, Yamanashi, Jepang.

Takabisha disebut-sebut menjadi roller coaster paling curam di dunia, dengan tingkat kemiringan mencapai 121 derajat.

Mengutip situs resmi Fuji-Q Highland, Selasa (15/11/2016), wahana ini memiliki lintasan 1.004 meter. Hanya ada delapan tempat duduk, terbagi menjadi beberapa baris, yakni depan dan belakang.

Roller coaster ini yaitu tipe Euro-Fighter yg dibuat oleh perusahaan Gerstlauer. Wahana ini resmi dibuka bagi wisatawan pada 16 Juli 2011, dan segera menyandang predikat roller coaster tercuram di dunia yg terbuat dari baja oleh Guinness World Record.

Wisatawan yg ingin bermain di Takabisha harus memiliki tinggi minimal 130 cm, dengan rentang usia 10-60 tahun. Meski wahana ini cuma dimainkan selama 112 detik, wisatawan mulai dibuat deg-degan!

Begitu naik ke wahana, Anda mulai masuk ke dalam terowongan gelap. Kereta perlahan mulai naik, dahulu ujung terowongan di atas sana pun terlihat. Namun, begitu datang di ujung terowongan, kereta ini mulai segera terjun ke bawah dengan kemiringan beragam. Titik tercuram kemiringan Takabisha adalah 112 derajat!

Tak heran, Takabisha masuk dalam bucket list wisatawan yg ingin menaklukkan wahana-wahana ekstrem di semua dunia. Harga tiket bagi naik wahana ini adalah 1.000 yen (Rp 123.000). Sementara itu, harga tiket terusan bagi sesuatu hari adalah 5.700 yen (Rp 702.000). Berani coba?

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/11/15/210100627/.roller.coaster.tercuram.di.dunia.berani.coba.
Terima kasih sudah membaca berita “Roller Coaster” Tercuram di Dunia, Berani Coba?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "“Roller Coaster” Tercuram Di Dunia, Berani Coba?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.