Rokok Mahal VS Liburan, Traveler Perokok Pilih Apa?

No comment 95 views

Berikut artikel Rokok Mahal VS Liburan, Traveler Perokok Pilih Apa?, Semoga bermanfaat

Jakarta – Wacana harga rokok Rp 50.000 menimbulkan perdebatan. Nah, bagaimana dengan traveler perokok yg juga butuh uangnya buat pergi liburan. Mereka pilih apa?

Soal harga rokok Rp 50.000 bukanlah kebijakan pemerintah. Itu adalah riset keren Prof Hasbullah Thabrany dari Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan (PKEKK) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, Depok.

Riset itu menyebutkan 72,3 persen perokok sepakat harga Rp 50 ribu atau lebih mulai membuat perokok berhenti merokok. Hasil ini memperlihatkan masyarakat mendukung kenaikan harga rokok tiga kali lipat mulai berdampak pada penurunan konsumsi rokok.

Rp 50.000 adalah uang yg lumayan, detikTravel pun menghimpun opini para traveler, Rabu (31/8/2016). Traveler terus butuh uang bagi pergi liburan. Tapi bagaimana kalau dia juga seorang perokok?

“Kalau memang rokok jadi harganya Rp 50.000, lebih baik uangnya dikumpulin untuk liburan,” kata Ben Putra kepada detikTravel.

Ben membuat perhitungan sendiri. 4 Pak rokok seandainya satunya Rp 50.000, maka uangnya dapat dibelikan tiket Trans Studio Bandung. 2 Bungkus rokok, nilainya setara dengan liburan di Lembang, Bandung.

“Kalau di tempat wisata nanti mau merokok, mungkin aku mulai beli rokok ketengan biar lebih hemat,” lanjutnya.

Hal senada dikataka Subhan. Uang Rp 50.000 lebih baik ditabung bagi liburan dari pada beli rokok. Namun dia menjelaskan, traveler perokok biasanya memang butuh rokok ketika traveling.

“Ada dua tempat liburan yg membutuhkan kehangatan rokok, seperti puncak atau gunung,” kata dia.

Sementara buat traveler yg tak merokok, seperti Azizul Husni Mubarak, kalau harga rokok naik hal itu semakin menegaskan agar menggunakan uangnya bagi liburan. “Banyak tempat wisata yg murah di bawah Rp 50.000,” kata dia.

Mereka yg tak merokok menyarankan agar yg yang lain memanfaatkan uang itu buat liburan saja. “Mending untuk liburan, untuk jalan-jalan, bagi main, bagi wisata kuliner, untuk belanja. Dengan uang Rp 50.000 mampu mampu salah sesuatu dari itu,” tegas Zahra. (fay/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/31/074000/3287379/1382/rokok-mahal-vs-liburan-traveler-perokok-pilih-apa
Terima kasih sudah membaca berita Rokok Mahal VS Liburan, Traveler Perokok Pilih Apa?. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Rokok Mahal VS Liburan, Traveler Perokok Pilih Apa?"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.