Rasa Menggoda Gulai Kepala Ikan Khas Pariaman

No comment 213 views

Berikut artikel Rasa Menggoda Gulai Kepala Ikan khas Pariaman, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com –  Gulai yaitu masakan yg terus ada di rumah makan Padang, biasanya disandingkan dengan rendang ataupun dendeng.

Jika Anda mampir ke Kedai Nasi Pauh Piaman yg terletak di Jalan Batu Ceper Raya No. 17, Jakarta Pusat, sajian Minang dengan spesifik gulai menjadi salah sesuatu andalannya.

Gulai yg disajikan dari akan gulai ayam, gulai jengkol, dan yg menjadi andalannya adalah gulai kepala ikan. Selai itu aneka gulai disandingkan dengan Kalio Daging, Dendeng dan dua menu khas Padang lainnya.

Gulai kepala ikan yaitu menu favorit di Kedai Nasi Pauh yg kualitasnya sangat dijaga. Ikan yg digunakan di restoran ini adalah ikan laut seperti ikan kerapu, ikan kerang dan ikan kakap.

Hidangan gulai kepala ikan sendiri identik dengan makanan khas Pariaman di Sumatera Barat, yg berada di pesisir laut. Selain itu ikan yg tersedia di setiap rumah makan yaitu ikan yg diambil segera dari Padang.

“Soalnya beda habitat pasti beda terumbu karang yg dimakan. Nanti pengaruh sama rasa ikannya setelah dimasak,” ujar Boy Hendri Alif, pemilik Kedai Nasi Pauh Piaman, ketika ditemui KompasTravel, dua waktu yg lalu.

Tidak cuma ikan yg dikirim segera dari Padang, bumbu bagi mengolah gulai kepala ikan ini juga dikirim dari Padang. Boy mengungkapkan ada perbedaan rasa antara bumbu di daerah Padang dan di Jakarta misalnya.

Cabai yg ada di Padang juga memiliki rasa yg pedas. Oleh karena itu Boy memakai bumbu yg dikirim segera dari Padang agar rasa khas Padangnya tak berubah.

“Ya beda bumbu di sini dengan di sana. Jadi bumbu juga di cargo kayak ikan,” ujar Boy ketika ditemu KompasTravel belum lama ini.

Kepala Ikan disajikan dengan kuah gulai yg melumurinya. Tekstur gulainya tak terlalu kental seperti gulai biasanya dan restoran ini tak memakai santan yg terlalu banyak.

Gulai kepala ikan ini tak meninggalkan rasa amis ikan saat Anda mengecap kuahnya melainkan rasa dan harum perpaduan kunyit, lengkuas, dan cabai yg berpadu. Namun saat dicicip, rasanya tak sepedas yg dikira.

Tidak cuma kuahnya yg memiliki bumbu khas masakan Minang, ikan yg dihasilkan juga memiliki tekstur yg lembut. Daging ikan tak hancur atau terlalu lunak. Bumbu gulai meresap penuh pada kepala ikan tersebut.

Dalam menyajikan gulai kepala ikan dan dua hidangan yg memakai santan lainnya, Kedai Nasi Pauh Piaman masak dalam tiga sesi merupakan pagi, siang, dan sore. Boy, pemilik restoran ini mengaku dirinya tak ingin makanan bersantan dimasak atau dihangatkan selalu karena tak baik buat kesehatan.

“Ya kalian masak sesuai dengan perkiraan. Jadi pagi, siang, sore. Kalau lebih buat karyawan. Besok masak baru lagi,” ujar Boy.

Untuk sesuatu porsi gulai kepala ikan ini dibanderol dengan harga Rp 70.000 – Rp 110.000, tergantung dengan ukuran kepala ikan tersebut. Selain gulai kepala ikan, ada juga gulai ikan yg menyajikan daging ikan dari tubuh ikan.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/03/220400627/Rasa.Menggoda.Gulai.Kepala.Ikan.khas.Pariaman
Terima kasih sudah membaca berita Rasa Menggoda Gulai Kepala Ikan khas Pariaman. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Rasa Menggoda Gulai Kepala Ikan Khas Pariaman"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.