Pulau Lanjukang, Perawan Tersembunyi Dari Makassar

No comment 177 views

Berikut artikel Pulau Lanjukang, Perawan Tersembunyi dari Makassar, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Tidak kalah dengan provinsi di Timur Indonesia, Makassar memiliki potensi wisata bahari yg sangat besar. Salah satunya Pulau Lanjukang yg cantik

Jika selama ini kami cuma mengira kota Makassar cuma memiliki Pantai Losari sebagai ikon dan Benteng Fort Rotterdam yg terkenal, ternyata Makasar juga memiliki Pantai Lanjukang yg cantik. Kota Makassar juga memiliki gugusan kepualauan dengan pemandangan yg sangat indah.

Apabila Jakarta milik Kepulauan Seribu, Kalimantan terkenal dengan Pulau Derawannya, Makassar memiliki gugusan kepualauan yg memiliki keindahan luar biasa merupakan Kepulauan Spermonde.

Di Gugusan kepulauan Spermonde, ada 12 Pulau yg masuk dalam Wilayah Kota Makassar. Salah satunya adalah Pulau Lanjukang yg kadang disebut juga Pulau Lancukkang atau Pulau Lanyukang.

Menurut keterangan yg aku dapat, memang konon pulau ini yaitu tempat istirahat sementara para nelayan sebelum meneruskan perjalanan atau mencari ikan. Pulau Lanjukang sendiri berjarak kurang lebih 40KM dari Kota Makassar yg yaitu pulau terluar di wilayah Makassar.

Untuk menuju Pulau Lanjukang belum ada transportasi regular. Eits, tetapi bukan berati kami tak bisa berkunjung ke pulau ini. Untuk menuju Pulau Lanjukang, pertama kalian harus mendatangi Pelabuhan Paotere.

Di Pelabuhan Paotere kalian bisa menyewa kapal kayu dengan mesin temple dan 2 deck atau sejenisnya dengan kisaran harga Rp 1,5 juta hingga Rp 2 Juta dengan kapasitas mencapai 30 Orang.

Mahal? Tidak juga, karena seandainya kalian berangkat dengan rombongan atau gabung dengan rombongan orang yang lain dapat sharecost kan jadi mampu lebih hemat. Catatan seandainya ingin ke menyewa kapal sebaiknya membooking kapal sehari sebelum berangkat dan tawar menawar lah, karena tak ada harga yg pasti.

Perjalanan ke Pulau Lanjukang memakan waktu kurang lebih 3 Jam. Perjalanan yg cukup lama tapi tak mulai terasa lama, paling terasa menyengat.

Di perjalanan kalian mulai melewati pulau-pulau yang lain di gugusan kepulauan Spermonde, seperti Pulau Samalona, Pulau Kodingaren Keke, Pulau Barrang Lompo dan lain-lain. Karena perjalanan cukup lama, sebaiknya dipersiapkan camilan agar tak kelaparan di sepanjang jalan.

Setelah sampai di Pulau Lanjukang, kami mulai terpesona dengan putihnya pasir laut, airnya yg bening dan bangunan mercusuar tuanya ditambah lagi dengan keramahan penduduk yg menempati Pulau Lanjukan.

Di Pulau Lanjukang memang ada penduduk yg menempati. Untuk jumlah pastinya aku kurang tahu, dengar-dengar sih cuma dihuni 15 Kepala Keluarga. Mata pencaharian penduduk sebagian besar adalah nelayan. Tapi karena bagi menjual ikan ke Makassar diperlukan biaya yg cukup besar, penduduk di sini juga menangkap kelomang.

Fasilitas di Pulau Lanjukang uga masih sangat terbatas, Listrik yg cuma menyala pukul 18.00 hingga 21.00 WIT malam. Air Payau yg cuma berasal dari sumur kecil dengan debit yg sangat terbatas, mushola juga semi permanen.

Di tengah kesederhanannya ini, penduduk Pulau Lanjukang sangatlah ramah terhadap pengunjung yg berwisata ke Pulau ini. Jika mengunjungi Pulau Lanjukang, sebaiknya kalian membawa bahan makanan baik beras atau sembako lainnya bagi diberikan ke penduduk setempat.

Pulau Lanjukang, sepanjang kalian memandang kelihatan pasir putih dengan air laut berwarna biru toska. Pulau Kelapa di pinggir pantai tidak mengurangi keindahan pulau ini.

Kita juga bisa memandang pulau ini dari atas mercusuar yg terdapat di sisi Pulau. Selain berenang tepi pantai, kalian juga mampu snorkeling di pulau ini.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2016/11/22/171100/3350996/1025/pulau-lanjukang-perawan-tersembunyi-dari-makassar
Terima kasih sudah membaca berita Pulau Lanjukang, Perawan Tersembunyi dari Makassar. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pulau Lanjukang, Perawan Tersembunyi Dari Makassar"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.