Promosi Wisata Korea Utara, Vlogger Inggris Malah Dikritik

No comment 130 views

Berikut artikel Promosi Wisata Korea Utara, Vlogger Inggris Malah Dikritik, Semoga bermanfaat

Pyongyang – Liburan ke Korea Utara mungkin jadi impian sejumlah traveler. Namun bulan lalu, seorang traveler Inggris malah dikritik karena liburan dan promosi Korea Utara lewat video.

Gambaran Korea Utara yg otoriter dan tertutup memang menjadi rahasia umum. Tapi oleh sebab itu, tak jarang traveler yg penasaran dan berkunjung ke Korea Utara buat membuktikan realitanya secara langsung.

Salah satunya adalah adalah traveler sekaligus vlogger yang berasal Inggris, Louis Cole. Tapi tak cuma berkunjung, Louis dan timnya juga sempat membuat video wisata hingga videoklip musik berjudul ‘Surfin in DPRK’ yg yaitu kolaborasi antara dirinya serta artis Eropa, Korea Selatan dan Korea Utara.

Seperti diketahui, Louis Cole cukup populer di dunia maya lewat akun FunforLouis yg menampilkan sejumlah vlog travelnya. Dilihat detikTravel dari akun Youtubenya, Selasa (23/8/2016) Louis memang mengunggah perjalanannya selama 10 hari di Korea Utara secara detil.

Dalam setiap videonya, Louis yg dibantu oleh krunya memfilmkan keseharian di Korea Utara yg begitu normal dan damai. Misalnya saja kesibukan masyarakat hingga anak kecil yg bermain surfing. Bahkan ada video Louis yg tengah bercanda dengan anggota militer Korea Utara. Bayangkan!

Hal itu pun terdengar ganjil, mengingat Korea Utara sebagai negara yg tertutup dan sangat ketat buat urusan publikasi. Lantas tidak sedikit netizen dan media yg mengkritik Louis sebagai agen propaganda Korea Utara.

Sejumlah media asing seperti The Verge, Vanity Fair, The Inertia hingga Guardian pun menulis headline besar yg mengkritik video petualangan Louis di Korea Utara atau yg dikenal sebagai Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK).

Media The Verge misalnya, menulis judul besar ‘You Can’t Vlog in North Korea dan Call It Apolitical’ atau Anda tak mampu melakukan Vlog di Korea Utara dan menyebutnya tak bernuansa politik.

Sejarah mencatat, Korea Utara sudah melakukan pelanggaran hak asasi manusia, penyiksaan, hingga eksekusi publik. Korea Utara juga diketahui membatasi partisipasi politik rakyat, ekonomi serta kebebasan sosial. Belum lagi isu nuklir yg dimilikinya.

Salah sesuatu blogger bernama Chris Prouse pun memberikan komentarnya terkait video yg diunggah Louis. Menurutnya, Louis juga harus menyertakan fakta seputar Korea Utara yg diketahui melanggar HAM agar berimbang.

“Saya menghargai Anda (Louis) yg sudah memperlihatkan sisi yang lain dunia pada kami, dan Korea Utara mungkin memiliki monumen yg menyimbolkan persatuan. Tapi sangat sulit buat mengindahkan pelanggaran HAM yg dikerjakan oleh Korea Utara, dan aku harap itu adalah hal yg Anda ungkapkan setelah perjalanan, menginformasikan apa yg terjadi di sana,” ujar Chris seperti diberitakan Vanity Fair.

Sedangkan media Inertia menulis, bahwa videoklip surfing yg diunggah Louis dari Korea Utara tampak seperti proganda yg kadang dikumandangkan Kim Jong Un. Louis disebut cuma melihat hal yg ingin ditunjukkan oleh Pemerintah Korea Utara, dan bukan fakta mulai apa yg sebenarnya terjadi.

Merespon semua kritik yg ditujukan terhadapnya, Louis juga mengunggah video sanggahan sekitar empat menit lebih. Dalam video tersebut, Louis menceritakan tentang perjalanannya bersama tur resmi hingga menjelaskan bahwa dirinya tak dibayar oleh Pemerintah Korea Utara buat videonya.

“Saya tak dibayar oleh Pemerintah Korea Utara. Saya tak setuju dengan ideologi Korea Utara, tetapi aku peduli cinta dan orang-orang di sana,” ujar Louis.

Masuk sebagai turis, Louis liburan ke Korea Utara bersama temannya lewat operator tur resmi yg sudah menangani wisatawan selama belasan tahun. Louis pun mengaku, ia cuma melihat masyarakat serta hal positif dari Korea Utara. Destinasi yg dikunjunginya pun adalah apa yg boleh dilihat oleh Pemerintah Korea Utara.

“Saya mencari hal indah dan positif. Saya ingin terhubung dengan masyarakat lokal, belajar tentang budaya dan negara. Saya bukan jurnalis yg menginvestigasi, aku tak melakukan komentar politik dan ada banyak tempat di internet di aman Anda mampu menemukan hal tersebut,” ujar Louis.

Terlepas dari kontroversi yg beredar, video yg diunggah Louis selama liburan 10 hari di Korea Utara memang dirasa sangat menyenangkan. Sangat berbeda dengan gambaran suram mulai Korea Utara. Mungkin satu-satunya cara bagi mengetahui kebenarannya adalah dengan berkunjung secara langsung.

Berikut adalah video klip musik dari Youtube yg dibuat oleh Louis di Korea Utara:

(rdy/fay)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/23/075000/3281087/1382/promosi-wisata-korea-utara-vlogger-inggris-malah-dikritik
Terima kasih sudah membaca berita Promosi Wisata Korea Utara, Vlogger Inggris Malah Dikritik. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Promosi Wisata Korea Utara, Vlogger Inggris Malah Dikritik"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.