Pesona Keindahan Dieng

No comment 205 views

Berikut artikel Pesona Keindahan Dieng, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Dataran Tinggi Dieng menyimpan banyak sekali pesona wisata yg patut kalian kunjungi. Ada kawah aktif, belerang, gunung, hingga candi ada di sini.

Aku sepertinya tidak ingin pergi dari tempat ini, agak berat bagi langsung beranjak melangkahkan kaki bagi menjauh. Sudah terasa sangat betah dan tidak pernah lelah bagi menjelajah kawasan yg kadang berselimut kabut, tanpa hiruk pikuk layaknya kota besar, sebuah tempat dimana saya menemukan kedamaian, keindahan, dan kehangatan budayanya. Inilah sebuah tempat dimana saya terus ingin bagi kembali, Dieng.

Pagi itu di terminal Mendolo bagi pertama kalinya saya tiba di Wonosobo. Kesan pertama yg saya bisa adalah kota ini kecil namun sejuk. Gunung Sindoro Nampak samar samar menampakkan kegagahannya di balik rerimbunan pohon. Tak butuh waktu lama bagi menyimpulkan bahwa pasti banyak keindahan yg tersimpan di daerah ini.

Berbeda dengan wisatawan kebanyakan yg membawa mobil pribadi atau mengikuti jadwal wisata dari agen travel, kita menyewa sebuah mini bus yg terdapat di Terminal Mendolo. Sang Sopir bernama Pak Fasol, beliau memiliki trayek bis yg melalui Dataran Tinggi Dieng, kita charter buat mengelilingi Dieng dalam sesuatu hari.

Setelah melewati gerbang masuk kawasan Dataran Tinggi Dieng, jalanan akan menurun diantara kawasan perumahan penduduk. Sepanjang mata memandang bukit bukit di kiri kanan sudah berubah menjadi ladang sayuran. Bus pun selalu dipacu hingga datang disebuah pelataran luas. Di kejauhan nampak kepulan asap yg membumbung diantara tanah gersang di perbukitan. Warnanya cukup kontras dengan hijau pepohonan yg terdapat disekitarnya. Ya inilah tujuan awal kami, Kawah Sikidang.

Kawah Sikidang

Dataran Tinggi Dieng termasuk salah sesuatu kawasan yg memiliki kawah terbanyak di Indonesia antara yang lain Kawah Sikidang, Kawah Sileri, Kawah Timbang, Kawah Sibanteng, Kawah Candradimuka dan lain-lain. Memasuki kawasan kawah berjejer warung souvenir dan oleh oleh. Pedagang masker pun tampak menjajakan dagangannya, memang seandainya kami tak terlalu tahan dengan bau belerang dapat membeli masker.

kawah sikidang yaitu arti bahasa jawa yg berarti si kijang atau si Rusa dinamakan seperti itu dikarenakan air dari kawah ini meloncat loncat seakan seperti kijang yg sedang melompat. Kita juga harus berhati hati saat mendekati kawasan kawah, bau belerang yg sangat menyengat, asap belerang yg panas. Kawah ini yaitu dapur magma yg masih aktif maka dari itu dituntuk kewaspadaan kami selalu.

Telaga Warna

Ditembuh cuma 5 menit naik kendaraan dari Kawah Sikidang, kalian mulai bertemu gerbang masuk kawasan telaga warna. Kita diwajibkan buat membayar retribusi sebesar 2 ribu rupiah buat menikmati nuansa alam di telaga warna, sungguh harga yg sangat sangat murah.

Dinamakan Telaga Warna karena fenomena alam yg terjadi di tempat ini merupakan berupa pergantian warna air dari telaga tersebut. Terkadang berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi karena di dalam air tersebut terdapat kandungan sulfur cukup tinggi sehingga ketika sinar Matahari mengenainya maka warna air telaga nampak berwarna warni. Memasuki kawasan telaga kami segera disambut dengan air berwarna hijau tosca, Romantis mistis itulah kata yg tepat bagi menggambarkan nuansa disini, udara dingin menyelimuti seiring dengan datangnya kabut, benar benar nuansa yg menyenangkan.

Candi Arjuna

Eksotisme peradaban jaman kerajaan bercampur dengan suhu dingin pegunungan yaitu perpaduan sempurna yg mulai kami temukan seandainya kalian berkunjung ke Komplek Candi Arjuna Dieng. Candi yg sudah berdiri menantang dingin pegunungan ini sudah berdiri sejak abad ke 7. Candi yg berada di ketinggian 2.093 mdpl ini yaitu wisata budaya dan alam sekaligus. Untuk memasuki kawasan candi kalian tak mulai ditarik tiket kembali seandainya kami sudah mengunjungi kawah Sikidang karena masih dalam 1 payung pengelola.

Setelah gerbang masuk kita disambut dengan hembusan dingin kabut yg melintas, sekali suasana romantis mistis merasuki diri. Suasana yg teduh dan dingin di siang itu namun sayang pemandangan pegunungan yg biasanya menjadi latar candi sejenak hilang tertutup kabut. Melangkahkan kaki kembali kalian mulai disambut dengan candi candi yg seolah tidak terpengaruh semua perubahan cuaca dan musim selama ribuan tahun lamanya, dua candi yg berada dalam sesuatu kompleks itu tetap kokoh berdiri.

Gunung Prau

Berkunjung ke Dataran Tinggi Dieng kurang lengkap rasanya seandainya tidak mengunjungi tempat tertingginya. Melepas senja dan menyambut sinar sang fajar dari ketinggian. Kali ini yg menjadi pilihan adalah Gunung Prau. Sebuah gunung yg memanjang dan menyajikan sejuta pesonanya. Kami memulai perjalanan dari desa Patak Banteng. Menyusuri bukit bukit diantara perkebunan warga, bertarung dengan debu musim kemarau, menahan serbuan kabut yg datang datang datang, hingga merayap di lereng dengan elevasi 45 derajat. Semua itu rintangan dalam perjalanan yg harus kalian tempuh sampai di puncak Gunung Prau.

Gunung Prau sendiri yaitu tempat terbaik melihat sunrise selain di Bukit Sikunir. Kenapa saya katakan terbaik? Karena disini kami bisa menyaksikan matahari yg terbit dari ufuk cakrawala dan kalian mampu memandang kegagahan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Dan menurut penilaianku Gunung Prau ini tempat dengan pemandangan pagi terindah setelah Kawasan Gunung Bromo.
Kalimat kalimat sanjungan buat tempat ini memang pantas disemat oleh Gunung Prau. karena dengan medan pendakian yg tidak terlalu dibilang berat bahkan bagi pendaki pemula pun pasti mulai sanggup hingga di puncak yg cuma berjarak 3-4 jam berjalan kaki dari Desa Patak Banteng atau Desa Dieng Kulon.

Gunung kembar Sindoro dan Sumbing pun pasti mulai menyapa kami di antara dingin pagi di Puncak Prau, embun embun pagi yg menempel di rerumputan pun mulai tidak mengurangi semarak pagi itu. Sunguh tenang dan damai, Terima kasih Dieng terima kasih Indonesia. Suatu ketika saya pasti mulai berkunjung kembali.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/02/13/152300/3405141/1025/pesona-keindahan-dieng
Terima kasih sudah membaca berita Pesona Keindahan Dieng. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pesona Keindahan Dieng"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.