Pertama Kali Ke Bali, Contek “Itinerary” Ini

No comment 146 views

Berikut artikel Pertama Kali ke Bali, Contek “Itinerary” Ini, Semoga bermanfaat

KUTA, KOMPAS.com – Jangan minder kalau belum pernah traveling ke Bali. Contek itinerary ini, dan Anda telah sah menyambangi Pulau Dewata.

Selalu ada kali pertama dalam segala hal. Meski Bali adalah destinasi mainstream baik buat turis domestik ataupun mancanegara, terus ada hal baru di pulau eksotis ini.

Jika ini adalah kali pertama ke Bali, ada dua destinasi yg wajib dikunjungi. Bisa dibilang, belum sah ke Bali seandainya tak mendatangi tempat-tempat ini.

KompasTravel berkesempatan mengunjungi dua tempat wisata populer di Pulau Dewata, berdasarkan itinerary yang disusun oleh AsiaWorld Indonesia. Ini adalah salah sesuatu operator tur favorit turis asing buat blusukan di Bali.

Dua hari sesuatu malam dirasa cukup buat mengenal dua spot paling populer di pulau ini. Carilah penginapan dengan lokasi yg strategis, misal kawasan Kuta atau Legian, agar Anda mampu mengeksplor dua destinasi tanpa menghabiskan banyak waktu di jalan.

Berikut daftarnya seperti disusun KompasTravel, Selasa (21/6/2016). Anda dapat menyesuaikan destinasi yg diinginkan dengan waktu yg tersedia.

HARI 1

1. Tanjung Benoa dan Pulau Penyu

Pagi hari, bertolaklah ke Tanjung Benoa yg terletak di Kabupaten Badung. Jarak tempuhnya cuma 20-25 menit  dari kawasan Kuta, atau 40 menit dari Sanur.

Tanjung Benoa yaitu pusat aktivitas olahraga air di Pulau Dewata. Di sini, Anda dapat coba beragam kegiatan seru akan dari jetski, parasailing, banana boat, scuba diving, snorkeling, flying fish, water ski, rolling donut, sampai seawalker.

Beberapa waktu lalu, KompasTravel coba parasailing yg ditarik oleh speed boat. Rasanya seperti naik balon udara, dengan durasi sekitar lima menit.

Di Tanjung Benoa, Anda juga mampu menyewa kapal dan menyeberang ke Pulau Penyu. Kapal yg digunakan memakai glass-bottom sehingga Anda dapat melihat ikan warna-warni di bawah air ketika menyeberang.

Sesuai namanya, pulau ini berisi penangkaran penyu yg terdiri dari tiga macam merupakan penyu lekang, penyu sisik, dan penyu hijau. Penangkaran ini yaitu “rumah” untuk sekitar 200 penyu. Sebanyak 30 persen ditangkarkan, dan 70 persen penyu dilepas di laut bebas. Pulau Penyu juga dapat dibilang mini zoo karena terdapat kandang kelelawar, iguana, piton, serta buaya muara. 

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Di Tanjung Benoa, Anda juga mampu menyewa kapal dan menyeberang ke Pulau Penyu. Pulau ini yaitu “rumah” untuk 200 penyu yg terdiri dari penyu lekang, penyu sisik, dan penyu hijau.

Untuk coba parasailing, Anda harus merogoh kocek Rp 200.000 per orang. Sementara bagi menuju Pulau Penyu, harga sewa kapal adalah Rp 700.000 dengan kapasitas sekitar 15-20 orang. Harga tiket masuk ke Pulau Penyu adalah Rp 10.000/orang.

Aktivitas olahraga air di Tanjung Benoa buka akan pukul 08.00 Wita. Anda dapat menghabiskan waktu sampai siang, sekitar pukul 13.00 Wita, buat kemudian bertolak ke tempat selanjutnya.

2. Pura Luhur Uluwatu

Masih di Kabupaten Badung, terdapat Pura Luhur Uluwatu yng yaitu salah sesuatu pura tersuci di Bali. Uluwatu tersohor karena lokasinya yg berada di pinggir tebing, dengan pemandangan laut lepas dan sunset yang memukau.

Dalam bahasa lokal, Ulu berarti ujung dan Watu berarti tebing/batu. Pura ini terletak di atas tebing setinggi 70 meter. Dibangun pada abad ke-11, Pura ini juga menjadi habitat monyet.

Beranjak sore, Anda dapat menghabiskan waktu berjalan-jalan di area Pura Uluwatu. Banyak spot berfoto yg ciamik, dengan pemandangan pura dan laut lepas sebagai latarnya.

Saat masuk Pura Luhur Uluwatu, jangan lupa membeli tiket menonton Tari Kecak (Rp 100.000 per orang). Atraksi tari yg digelar setiap hari ini menjadi agenda wajib untuk Anda yg mengunjungi Pulau Dewata.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Tempat terbaik bagi menonton kecak adalah Pura Luhur Uluwatu yg terletak di Desa Adat Pecatu, Kabupaten Badung.

Menempati sebuah teater outdoor dengan pemandangan sunset, Anda mulai disuguhi tari kecak yg berkisah tentang Ramayana. Tarian berlangsung sekitar 1 jam, sungguh menghipnosis.

HARI 2

1. Bali Pulina

Hari kedua, saatnya mencicipi kopi khas Bali yg terkenal nikmat. Untuk pengalaman mencicipi kopi dengan lokasi yg fotogenik, datanglah ke Bali Pulina.

Bali Pulina terletak di Jalan Banjar Pujung Kelod, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Gianyar. Lokasinya sekitar delapan kilometer arah utara Ubud. Sejak dibuka pada 2011, tempat ini menjadi tujuan favorit turis bagi menikmati kopi asli Bali.

Selain itu, Bali Pulina milik pemandangan segera ke undakan sawah Tegalalang. Di sini pula, Anda dapat melihat segera proses pembuatan kopi luwak yg disebut-sebut termahal dan terenak di dunia.

Dengan harga tiket masuk Rp 100.000 per orang, Anda mampu mencicipi delapan macam kopi dan teh khas Bali Pulina. Delapan cangkir minuman itu disajikan dalam wadah kayu secara berurutan: lemon tea, ginger tea, ginger coffee, ginseng coffee, chocolate coffee, pure cocoa, vanilla coffee, dan pure bali coffee.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Bali Pulina terletak di Jalan Banjar Pujung Kelod, Desa Sebatu, Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali. Ini adalah salah sesuatu lokasi terbaik buat mencicipi kopi khas Pulau Dewata.

Usai mencicipi aneka kopi dan menikmati pemandangan hijau sekeliling, Anda dapat mampir ke toko yg tersedia buat membeli oleh-oleh. Kopi luwak dijual akan Rp 400.000 per 100 gram. Beberapa varian kopi lainnya dijual akan Rp 80.000-150.000 per 100 gram. 

2. Kuta, Legian & Seminyak

Belum lengkap berkunjung ke Bali tanpa melihat segera hingar bingar Kuta, Legian, dan Seminyak. Tiga kawasan ini terletak berdekatan, tepat di sesuatu garis pantai.

KOMPAS.COM/OKY HARTANTO Noodle Now Cafe di Hotel Neo di Jalan Tropozone no.8, Legian, Kuta, Bali.

Mampirlah ke Pantai Kuta yg memiliki salah sesuatu sunset terbaik di dunia. Blusukan di kawasan Legian yg penuh kafe unik dengan suguhan hidangan yg menggugah selera. Beranjak malam, Anda mampu menyambangi deretan kafe pinggir pantai di Seminyak.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/23/193600427/Pertama.Kali.ke.Bali.Contek.Itinerary.Ini
Terima kasih sudah membaca berita Pertama Kali ke Bali, Contek “Itinerary” Ini. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pertama Kali Ke Bali, Contek “Itinerary” Ini"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.