Perjalanan Panjang Biji Kopi Hingga Ke Cangkir Anda

No comment 183 views

Berikut artikel Perjalanan Panjang Biji Kopi hingga ke Cangkir Anda, Semoga bermanfaat

JAKARTA, KOMPAS.com — Menyesap aroma dahulu menyeruput kopi kini bak ritual wajib buat kalangan anak muda. Di sela-sela kesibukan, mereka terus milik waktu buat mengunjungi kedai-kedai kopi.

Begitu masuk ke kedai, aroma kopi kian menggiurkan buat langsung dicecap. Di balik itu, ternyata setiap tetes kopi yg masuk ke tenggorokan milik perjalanan yg panjang.

Begitulah yg disimpulkan oleh Wakil Ketua Badan Perwakilan Daerah Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia Jawa Tengah Moelyono Soesilo. Ia menyebutkan bahwa biji kopi memiliki perjalanan panjang hingga tersaji ke dalam cangkir.

“Kalau kalian mau berbicara tentang biji kopi, itu perjalanannya panjang. Dari benih sampai bersiap panen itu tiga tahun,” jelas Moelyono kepada KompasTravel seusai acara Opening Moment Creative Collaborative Cozyfield & Viva Barista di Mal Pondok Indah 1, Jakarta, Kamis (15/12/2016).

BACA JUGA: Yakin Kopi yg Anda Minum Terbuat dari Biji Pilihan?

Proses tiga tahun tersebut berlaku seandainya kopi akan ditanam akan dari benih. Dia menyebut pada tahun kedua biasanya bunga kopi telah bersiap berbuah.

“Tahun ketiga itu telah akan menghasilkan buah kopi. Mulai dari pembungaan sampai mampu panen dalam keadaan biji merah, butuh waktu 8-10 bulan lamanya. Itu tergantung dari cuaca, ketinggian, dan faktor lainnya,” tambahnya.

Perjalanan biji kopi dari seusai panen belum berakhir. Moelyono menyebut setelah panen, biji kopi mulai memasuki tahap pengolahan.

“Selanjutnya ada proses basah dan proses kering. Nah, mau pilih yg mana terserah,” tambahnya.

BACA JUGA: Begini Cara Membedakan Kopi Asli dan Oplosan

Dalam pengolahan biji kopi secara basah, mulai dipilih (sorting) buah yg mulus dan berwarna merah sebagai buah kopi superior. Kemudian dikerjakan pengupasan kulit, fermentasi, pengeringan, pengupasan kulit tanduk, dan dipilah bagi tahap akhir.

Sementara itu, dalam proses kering, kopi mulai mengalami proses pemilihan buah yg berkualitas, yakni berwarna merah. Setelah itu, biji kopi mulai dijemur selama beberapa minggu, dahulu dikupas kulit buah dan tanduk. Kemudian dipilah bagi mendapatkan biji kopi yg bebas dari sisa kulit buah, tanduk, biji pecah, dan kotoran lainnya hingga dikeringkan kembali.

“Sampai kopi bersiap dikupas bijinya itu butuh waktu sampai 2-3 minggu. Selanjutnya sortir, kami tentukan ukuran kopinya apakah itu Large, Medium, atau Small. Kemudian dari proses itu masuk ke tingkat sangrai. Setelah itu biji kopi bersiap didistribusikan,” ujarnya.

BACA JUGA: Kisah Pilu di Balik Secangkir Kopi Kawa Khas Payakumbuh

 

Ia mengatakan, dari proses panen sampai kopi bersiap disangrai saja telah memakan waktu 1-1,5 bulan. Moelyono menjelaskan, biji kopi yg disangrai tersebut sebelumnya berwarna hijau (green bean).

Setelah proses sangrai biji kopi atau roasting, proses selanjutnya adalah menggiling. Biji kopi mulai digiling menjadi bentuk bubuk. Proses terakhir adalah menyeduh bubuk kopi yg sudah digiling. Proses ini biasanya disebut dengan nama brewing.

Begitu kompleksnya proses bagi mendapatkan secangkir kopi. Perjalanan panjang biji kopi selalu berlanjut. Panen kopi biasanya dikerjakan sekali setiap tahun.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/12/16/160700227/perjalanan.panjang.biji.kopi.hingga.ke.cangkir.anda
Terima kasih sudah membaca berita Perjalanan Panjang Biji Kopi hingga ke Cangkir Anda. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Perjalanan Panjang Biji Kopi Hingga Ke Cangkir Anda"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.