Pengalaman Perjalanan Mengesankan Ke Bromo

No comment 111 views

Berikut artikel Pengalaman Perjalanan Mengesankan ke Bromo, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Anda pernah ke Kawasan Bromo? Coba simak pengalaman mengesankan ini dulu.

Kami berangkat dari Bungurasih pukul 15.30 WIB naik bus Ladju jurusan Banyuwangi yg lewat Probolinggo. Lalu sampai di Probolinggo pukul 17.30 WIB dari Probolinggo naik Bison/pikap ke arah Bromo. Setau aku harga biasanya 25ribu. Tapi kita ditawari harga Rp 35 ribu.

Setelah itu, sampailah ke gerbang masuk. Di terminal Cemoro Lawang kalian berniat mencara tempat yg bagi menunggu sampe pagi. Waktu itu masih pukul 21.00 WIB. Berarti masih 5 jam sampai pukul 02.00 WIB. Karena tempat pewe udah ada orangnya segala jadinya kami jalan-jalan aja sambil nanya-nanya orang kalau mau ke penanjakan bagaimana. Karena orang-orang bilang hardtopnya telah penuh semua. Tiba-tiba dari dalam gerbang laut pasir ada hardtop keluar, kalian ikutin aja, sapa tau hardtopnya kosong. Eh ternyata yg bawa hardtop itu orang JTV, namanya Pak Tyo.

Berunding dengan teman-teman saya, diputuskan kalian ikut ke bawah. Yasudah akhirnya kami nunggu sampai pagi di tenda komunitas trail. Ternyata ada ibu-ibunya juga, beliau ngikut suaminya, sekalian Bantu masak-masak.

Di tenda, kami ikut bakar ikan, tidur di depan api unggun. Dan enaknya di sebelah tenda ada toilet umum. Paginya, pukul 4.30 WIB kalian berempat mencari jalan ke penanjakan. Karena kata orang-orang jalan ke penanjakan masih jauh, kami ditawarin hardtop. Kena 200ribu. Setelah berunding, seluruh setuju naik hardtop. Sampai penanjakan sunrisenya telah lewat, tetapi enggak apa, masih terlihat mataharinya. Sayangnya Bromo masih ketutupan kabut, jadi enggak keliatan, yg keliatan hanya Batok sama Semeru.

Sambil melihat semeru aku berjanji dalam hati suatu ketika aku pasti ke Mahameru, tunggu saya Semeru. Setelah dari penanjakan kami ke Bromo. Bromo ketika itu tak sebagus Bromo waktu pertama kali aku datangi. Saat ini ramainya bukan main, panasnya juga ga ketolong. Pukul 7 pagi saja telah panas banget, bagaimana nanti pukul 12, enggak kebayang…

Di puncak kawah hanya dapet capek dan kepanasan doang, enggak mampu foto bagus. Turun kawah kalian ke tenda motor trail, ternyata tendanya udah diberesin. Terus ketemu ibu-ibu yg kemarin, ditawarin sarapan mie. Wah kebetulan, hehe. Kan kata orang nolak rejeki enggak baik, yasudah diterima aja. Walaupun enggak enakan, telah kemarin numpang tidur, minta ikan, minta minum. Yah aku doakan orang-orang motor trail yg telah ngebantuin kalian dapet pahala yg setimpal. Amien.

Abis makan upacaranya ternyata udah mulai. Ada banyak komunitas ternyata, tak cuma komunitas motor trail. Mungkin mereka juga menginap di laut pasir tetapi di tenda yg berbeda. Akhir kata, terimakasih banyak buat segala pihak yg sudah menolong kami. Terutama komunitas trail yg telah memberi tempat menginap memberi makan dengan ikan dan mie goreng. Terimakasih banyak.

Sumber: https://travel.detik.com/read/2017/01/27/122600/3386198/1025/pengalaman-perjalanan-mengesankan-ke-bromo
Terima kasih sudah membaca berita Pengalaman Perjalanan Mengesankan ke Bromo. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pengalaman Perjalanan Mengesankan Ke Bromo"