Pengalaman Mengurus Visa Untuk Liburan Ke London

No comment 225 views

Berikut artikel Pengalaman Mengurus Visa Untuk Liburan ke London, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Liburan ke London, Inggris jadi impian sebagian dari traveler. Sebelum ke sana, persiapkan dengan matang dari tiket keberangkatan, hotel, hingga visa.

Sejak dahulu, kita berkeinginan buat mampu jalan-jalan ke dunia barat. Namun apa daya kemampuan kita terbatas baik dari segi keuangan maupun juga waktu. Namun, sejauh keinginan kami disertai doa dan ikhtiar, maka dengan kuasa Ilahi tak ada yg tak mungkin.

Perencanaan kita lakukan sekira sesuatu tahun, akan dari menabung, ngulik website bagi mampu penerbangan murah, dan mengalokasikan waktu. Sebagai seorang karyawan yg terikat kontrak kerja dan aturan perusahaan, maka aku mati-matian sangat jarang mengambil cuti buat aku tabung agar aku mampu cuti panjang. Hal ini mengingat jalan-jalan ke wilayah Eropa perlu waktu panjang, karena belum tentu dapat diulang lagi.

Hal pertama aku lakukan menentukan destinasi. Kali ini destinasi aku tetapkan ke London. Berikutnya adalah rajin mengunjungi website maskapai penerbangan. Setelah berhari-hari browsing, akhirnya aku memanfaat beberapa website bagi membandingkan harga tiket pesawat murah ke London, merupakan via.id dan skyscanner.

Dua website tersebut membandingkan harga tiket dari berbagai maskapai penerbangan di dunia, khususnya Eropa. Jadi memang kurang mumpuni seandainya digunakan buat mencari tiket murah wilayah Indonesia dan sekitarnya.

Akhirnya aku mendapatkan tiket dari maskapai Turkish Airline buat penerbangan murah ke London, tapi berangkat dari Kuala Lumpur. Ya, karena peberbangan dari Jakarta cukup mahal. Sementara aku pikir cukup gampang buat terbang dari Jakarta ke Kuala Lumpur.

Harga yg aku peroleh adalah Rp 7,5 juta pergi pulang dari Kuala Lumpur ke London transit di Istanbul, dan sekitar Rp 1,2 juta pergi pulang dari Jakarta ke Kuala Lumpur. Harga tersebut per orang dan telah termasuk bagasi 20 Kg.

Sekadar catatan, pastikan dan ambil bagasi seperlunya saja demi menghindari over baggage di bandara yg mulai sangat mahal. Ini mampu jadi tak sebanding atau bahkan lebih mahal dari harga tiketnya.

Setelah tiket di tangan, aku baru menyadari kalau aku perlu ngurus visa ke London, dan Turki. Hal yg aku belum milik pengalaman tentangnya. Bahkan dari hasil baca-baca di internet, rupanya ngurus visa Inggris termasuk yg cukup rumit dan ada kemungkinan bagi ditolak.

Sebenarnya mengurus visa mampu dikerjakan sendiri, tetapi karena aku was-was tertolak dan atas saran sana-sini, akhirnya aku putuskan bagi memakai travel agent. Melalui travel agent, aku cukup memberikan dokumen yg berupa surat pengantar perusahaan yg menyatakan bahwa aku adalah pekerja di perusahaan itu, surat pengantar dari bank yg menyatakan dana aku mencukupi bagi membiayai jalan-jalan aku selama di London Inggris, bukti tiket perjalaan pergi pulang Jakarta – London, passpor yg masih berlaku minimal buat 6 bulan ke depan, pas foto, Kartu keluarga, dan Akta Lahir.

Selanjutnya travel agent mulai menerjemahkan aneka dokumen tersebut ke Bahasa Inggris dan aku diminta mengisi form bio data. Pekerjaan lainnya mulai ditangani oleh mereka yg telah berpengalaman.

Beberapa hari kemudian aku mendapat pemberitahuan buat tiba ke kantor VFS, merupakan agen yg ditunjuk oleh Kedutaan Inggris buat menangani urusan visa di Indonesia, sesuai tanggal dan jam yg sudah ditetapkan tanpa boleh terlambat. Di sana aku cuma diminta menandatangani dua dokumen dan diambil sidik jari serta foto.

Urusan visa selesai, tinggal aku deg-degan menunggu keputusan diterima atau ditolaknya permohonan saya. Alhamdulillah, kira-kira 2 pekan berikutnya aku diberi tahu oleh travel agent aku bahwa visa Inggris aku telah dapat diambil.

Sementara buat visa Turki, sangat mudah. Cukup dibuat secara online di websitenya dan tak lebih dari 10 menit telah jadi. Cukup siapkan data-data dan kartu kredit bagi pembayaran.

Sekadar catatan, urutan tersebut sebenarnya mampu dibalik dan sangat disarankan bagi tak membeli tiket pesawat dan hotel terlebih lalu sebelum memperoleh visa, karena urusannya mulai ribet jika saja visa ditolak sementara tiket pesawat dan hotel telah dibeli.

Caranya adalah book dahulu tiket pesawat dan beli kamar hotel yg dapat dibayar belakangan. Atau seandainya tak ingin repot, serahkan segala urusan ke biro perjalanan. Menggunakan biro perjalanan pun tak menjamin bahwa visa kalian mulai disetujui.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/06/27/101700/3195422/1025/pengalaman-mengurus-visa-untuk-liburan-ke-london
Terima kasih sudah membaca berita Pengalaman Mengurus Visa Untuk Liburan ke London. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pengalaman Mengurus Visa Untuk Liburan Ke London"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.