Pasih Uug, Keindahan Tersembunyi Di Nusa Penida

No comment 88 views

Berikut artikel Pasih Uug, Keindahan Tersembunyi di Nusa Penida, Semoga bermanfaat

detikTravel Community –  

Apabila bosan liburan di Bali Selatan, mampirlah ke Nusa Penida yg terletak tak jauh dari Sanur. Ada Pash Uug hingga Angel’s Billabong yg tersembunyi.

Langit gelap baru saja berganti terang. Rona kelamnya hilang seiring datangnya terang. Dari kejauhan nampak bukit Nusa Ceningan masih setia menemani ombak yg memecah batuan di tepi Samudra Hindia. Angin berhembus semilir membawa kedamaian hari ini, sungguh sebuah pagi yg sempurna.

Kemarin sore aku bersama 4 kawan seperjalanan tiba ke Pulau yg biasa disebut Nusa Penida dengan menumpang boat selama 45 menit perjalanan dari Sanur.

Dari berbagai tempat yg berbeda, akhirnya kalian berkumpul di Bali buat melakukan perjalanan menjelajah keindahan dari Bali namun dari sisi yg lain.

Pagi sekali kita memulai perjalanan hari ini, dengan hasrat buat bisa menjelajah dengan waktu semaksimal mungkin. Gas motor sewaan ini saya tekan dengan konstan sembari menikmati suasana yg ada selama di perjalanan.

Di sadel belakang Mbak Octa duduk dengan was-was. Jalanan di Nusa Penida belumlah bagus, di dua bagian lubang menganga. Bahu kanan jalan berbatasan segera dengan jurang dalam, sementara di kiri petak sawah dibiarkan terbengkalai pertanda musim tanam belum dimulai. tampak pula gerombolan kerbau setia bercengkerama dengan rumput yg makin menutupi petakan sawah

Tak banyak dulu lalang kendaraan, mungkin mampu dihitung dengan jari berapa kali kita berpapasan dengan kendaraan lain. Sekilas tanah Nusa Penida ini kering dan berbatu, tidak nampak banyak ladang yg teraliri air. Hanya tumbuhan sejenis ubi ubian dan jagung yg mampu bertahan dengan baik di tanah kering seperti ini.

Namun dibalik itu segala ketika saya lihat wajah dari penduduk sekitar yg dilewati aku sedikit dapat menyimpulkan seandainya dari raut wajah mereka memancarkan kedamaian dan ketenangan berbaur dengan alam di Nusa Penida.

Hal seperti ini jamak ditemukan di Nusa Penida. Terbentang sepanjang 202,840 kilometer persegi, pulau ini menawarkan beragam daya tarik alam, budaya, dan bahari yg mengundang siapapun bagi bertandang, termasuk kalian berlima.

Adalah Pasih Uug atau biasa disebut ‘Broken Beach’ yg mulai menjadi persinggahan pertama kalian buat mengenal lebih dekat keelokan dari Nusa Penida. Dari penginapan di Toyapakeh kalian sambung dengan perjalanan darat memakai motor selama 45 menit.

Jalanan yg semula mulus berubah menjadi jalanan berbatu naik turun. Belum lagi banyaknya persimpangan tanpa petunjuk arah yg jelas memaksa kalian buat lebih aktif bertanya pada penduduk lokal.

‘Billabonggg …… Billabonnggg…..!!’ teriak seorang bapak yg sedang membonceng anaknya tersenyum sumringah saat melewati motor kita yg terseok seok dijalanan menanjak berbatu.

Saya cuma tersenyum melihat tingkah polah bapak itu. Dia seakan tahu kemana kalian mulai pergi dan seakan memberikan kode seandainya arah kita ini benar bagi menuju ke Pasih Uug dan Angels Billabong.

Jalanan kerikil beratap pohon kering-kerontang menemani laju motor matic pinjaman ini dan berujung pada sebuah tanah latar lumayan luas.

Mungkin di sini tempat terakhir buat dapat memacu motor, karena jalur di depan menyempit ditepi sebuah tebing curam berbentuk melingkar. Setelah memarkir kendaraan saya coba melangkah dan melihat tebing curam di depan sana.

Saya terdiam terpaku melihat seluruh yg ada di depan mata. Takjub melihat begitu indahnya pahatan Sang Maha Kuasa. Tebing curam yg ada di depan ini membentuk sebuah lingkaran dan membentuk sebuah laguna kecil nan misterius.

Air masuk melalui celah lubang diantara tebing nan terjal diseberang sana. Inilah Pasih Uug atau biasa disebut Broken Beach, salah sesuatu surga yg ada di Nusa Penida.

Abrasi air laut yg membentur tebing karang selama ratusan tahun yg membuat tempat ini begitu indahnya. Memandang jauh ke belakang nampak liukan tebing tebing yg bertatapan segera dengan samudra berair biru jernih. Di tengah terik panas matahari siang itu, Pasih Uug bagaikan oase yg bisa meneduhkan setiap orang yg mengunjunginya.

Pantai ini diberkahi keindahan yg tiada tara bandingannya. Unik dan yg pasti mulai membuat siapa pun terpana melihat biru air dan jembatan alami yg terdapat di sini. Berjalan berkeliling tebing mulai menemukan persperktif pemandangan yg berbeda beda.

Berjalan ke depan kalian mengamati secara lebih detil pantai tersembunyi yg ada di bawah sana. Berpasir putih halus, namun satu-satunya cara bagi mendatanginya adalah berenang dari celah sempit di antara tebing dengan berenang. Cara yg hampir mustahil dikerjakan dari atas sini, apalagi dengan tingginya ombak di bawah samudera sana.

Dibalik segala itu saya berharap agar Pasih Uug ini tetap terjaga keasriannya dan kebersihannya. Walaupun terbersit rasa sedikit pesimis saat saya membaca sebuah plang besar tertabcap bertuliskan ‘Tanah ini punya Premium Property, tak dijual’.

Saya heran, bisa-bisanya tempat terpencil nan indah seperti ini telah dikuasai sebuah developer. Perlu peran para pemerintah dan kalian semuanya bagi tetap menjaga kelestarian warisan alam nan indah ini, agar kami segala mampu sadar dan peduli.

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/10/22/155500/3313888/1025/pasih-uug-keindahan-tersembunyi-di-nusa-penida
Terima kasih sudah membaca berita Pasih Uug, Keindahan Tersembunyi di Nusa Penida. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pasih Uug, Keindahan Tersembunyi Di Nusa Penida"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.