Parapat Itu Di Simalungun, Bukan Di Samosir

No comment 90 views

Berikut artikel Parapat Itu di Simalungun, Bukan di Samosir, Semoga bermanfaat

SIMALUNGUN, KOMPAS.com– Bupati Simalungun JR Saragih sempat kecewa lantaran adanya kekeliruan penulisan pada penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba yakni penyebutan bahwa Parapat di Samosir.

“Seperti di iklan itu disebutkan Presiden (Jokowi) mulai hadir di Toba, Parapat, Samosir. Jadi sekarang orang mulai complain ke saya. Lho sejak kapan Parapat ‘dijual’ ke Samosir. Ini tolong diluruskan,” kata Saragih ketika jumpa pers Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Hotel Ina Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016) pagi.

Ia juga mengaku kecewa lantaran Menteri Pariwisata Arief Yahya hadir dalam jumpa persĀ  memakai atribut adat Toba, bukan adat Simalungun. “Saya minta maaf kepada masyarakat Simalungun. Tidak perlu kami perlebar. Simalungun tetap mendukung acara ini. Ini salah aku bukan salah Pak Menteri,” jelasnya.

Acara jumpa pers dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Ketua Paenyelenggara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Pramita Fifi, Wakil Bupati Toba Samosir Hulman Sitorus.

Ketua Penyelenggara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba, Premita Fifi menanggapi hal tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya mulai memperbaiki catatan kekurangan tersebut.

“Itu kesalahan teknis penulisan. Tapi yg pasti acara ini dipersembahkan buat kegembiraan bersama dan melibatkan begitu banyak suku. Tapi besar mana kecil mana gak gitu,” jelasnya.

Dalam jumpa pers tersebut, Saragih sempat menangis dan menyebutkan bahwa ia merasa budaya Kabupaten Simalungun tak tampil dalam acara jumpa pers tersebut maupun dalam materi promosi.

Tangisan Saragih terjadi di depan puluhan wartawan lokal maupun nasional ketika memberikan informasi kepada wartawan. Teriakan menyemangati Bupati Jr. Saragih juga diteriakkan oleh dua undangan jumpa pers.

“Semangat Pak Bupati, jangan menangis,” celetuk seorang wartawan ditimpali suara tepuk tangan.

Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-71 RI tahun 2016 dipusatkan di Danau Toba, Sumatera Utara dengan tajuk “Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba” selama beberapa hari pada tanggal 20-21 Agustus 2016. Di Pantai Bebas Parapat terdapat panggung terapung menjadi tempat pusat penyelenggaraan acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Berbagai acara musik dan budaya mulai diselenggarakan di atas panggung terapung. Di panggung terapung mulai dimeriahkan oleh konser musik dari Sammy Simorangkir, J-Flow, Dewa Budjana, Tohpati, dan ditutup oleh Slank. Masyarakat tak dipungut biaya bagi menikmati konser musik.

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/08/20/210300327/Parapat.Itu.di.Simalungun.Bukan.di.Samosir
Terima kasih sudah membaca berita Parapat Itu di Simalungun, Bukan di Samosir. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Parapat Itu Di Simalungun, Bukan Di Samosir"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.