Pantai Pulau Merah Di Banyuwangi Keruh, Wisatawan Jangan Khawatir

Berikut artikel Pantai Pulau Merah di Banyuwangi Keruh, Wisatawan Jangan Khawatir, Semoga bermanfaat

Banyuwangi – Pantai Pulau Merah yg yaitu salah sesuatu destinasi andalan di Banyuwangi, Jatim sedang menjadi keruh. Pemkab setempat segera turun tangan, sekaligus meminta wisatawan jangan khawatir.

“Tidak ada yg perlu dikhawatirkan. Karena tak berbahaya. Jika tidak ingin renang di Pulau Merah masih ada Wedi Ireng dan Pantai Mustika,” ujar M.Y Bramuda, Plt Disbudpar Banyuwangi kepada detikTravel, Jumat (19/8/2016) kemarin

Terkait dengan keruhnya laut Pantai Pulau Merah, Pesanggaran, Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi segera terjun ke lokasi memantau dan melakukan penelitian terkait penyebab keruhnya laut kebanggaan Banyuwangi ini. Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Banyuwangi segera terjun ke lapangan mengecek dan mengambil kandungan laut Pantai Pulau Merah.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi juga menurunkan tim buat cek lokasi. Mereka juga segera melakukan sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat, buat melakukan pembersihan imbas banjir lumpur tersebut. Sosialisasi juga dikerjakan ‎kepada wisatawan yg tiba ke Pulau Merah agar tak takut dengan insiden ini.

Dari hasil penelitian didapat, tak ada yg membahayakan bagi wisatawan dan pantai di sana menjadi keruh akibat sedimentasi di Sungai Katak’an yg bermuara di Pulau Merah.

“Kita telah cek lapangan tak ada yg membahayakan. Memang ada sedimentasi di Sungai Katak’an yg bermuara di Pulau Merah,” ujar Chusnul Khotimah, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH)

Menurut Chusnul, air hujan bercampur lumpur ini memang dari Gunung Tumpangpitu yg mengalir di sungai dan muara sekitar Pantai Pulau Merah. Ini terjadi lantaran adanya pembukaan lahan di gunung tersebut bagi pembangunan infrastruktur pertambangan punya PT. Bumi Suksesindo.

Namun ketika proses ini berjalan, hujan dari cuaca buruk dari dampak El-nino basah mengakibatkan adanya bekas kerukan tanah larut bersama air ke sungai dan muara.


Pantai Pulau Merah yg menjadi keruh, namun Pemkab Banyuwangi segera turun tangan dan meminta wisatawan jangan khawatir (Ardian Fanani/detikTravel)

“Diatas ada pembangunan 6 dam bagi menampung air, jalan dan infrastruktur lain. Tanahnya ‎terbawa aliran air sehingga terjadi seperti itu. Kita minta operator tambang melakukan penyedotan lumpur dan nomalisasi pantai,” tambahnya.

Sementara, akibat dari kejadian tersebut, pihaknya telah melakukan rapat dengan pihak-pihak terkait. Yakni PT. BSI, Pokmas Wisata Pulau Merah, dan Muspika Pesanggaran, buat mencari solusi terkait insiden tersebut. Hasilnya, PT.BSI harus langsung melakukan normalisasi dengan cara melakukan pengerukan sedimen lumpur dan wilayah pantai yg rusak.

“Sudah ada kesepakatan. Dan semuanya telah berjalan lancar kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi juga menurunkan tim bagi cek lokasi. Mereka juga segera melakukan sosialisasi kepada pedagang dan masyarakat, buat melakukan pembersihan imbas banjir lumpur tersebut. Sosialisasi juga dikerjakan ‎kepada wisatawan yg tiba ke Pulau Merah agar tak takut dengan insiden ini.


Turis yg masih menikmati Pantai Pulau Merah (Ardian Fanani/detikTravel)

(aff/aff)

Sumber: http://travel.detik.com/read/2016/08/20/094124/3279480/1382/pantai-pulau-merah-di-banyuwangi-keruh-wisatawan-jangan-khawatir
Terima kasih sudah membaca berita Pantai Pulau Merah di Banyuwangi Keruh, Wisatawan Jangan Khawatir. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Pantai Pulau Merah Di Banyuwangi Keruh, Wisatawan Jangan Khawatir"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.