Oleh-oleh “Antimainstream” Dari Biak

No comment 154 views

Berikut artikel Oleh-oleh “Antimainstream” dari Biak, Semoga bermanfaat

BIAK, KOMPAS.com-Umumnya oleh-oleh berupa barang cinderamata atau makanan khas suatu daerah, tetapi seandainya Anda berkunjung ke Biak, Papua oleh-olehnya justru berbeda. Menurut penduduk lokal setempat ada sesuatu barang yg tidak boleh luput Anda bawa dari kabupaten di utara Papua ini. 

“Kalau pulang dari sini harus bawa ikan. Jangankan orang Jakarta, orang Jayapura kalau dari Biak juga bawa ikan. Konon kadar air laut disini lebih asin dibanding yg lain, makanya ikannya lebih segar,” ungkap Blandina Isabella, penduduk setempat sekaligus staf WWF yg ikut serta dalam Ekspedisi Saireri dari WWF Indonesia mengelilingi Biak dan Kepulauan Yapen, Selasa (21/6/2016).

Pasar ikan terletak di Jalan Teuku Umar, letaknya strategis berada di tengah kota Biak. Sedangkan waktu buka pasar ikan terhitung sore sampai malam hari. Waktu ini disesuaikan dengan waktu nelayan pulang dari melaut. Tak heran ikan-ikan yg dijual di sini sangat segar.

Segala macam ikan dijual di pasar ini, akan dari ikan kecil seperti baronang, kakap, kakaktua, sampai ikan tuna dengan berbagai ukuran. Cumi-cumi dan gurita juga bisa ditemui di pasar ini.

Silvita Agmasari Ikan tuna yg dijual di pasar ikan Biak

Saran KompasTravel, keluarkan seluruh jurus bagi menawar. Di pasar ini, pembelian dengan jumlah banyak dibanderol dengan harga lebih murah.

Soal packing atau membungkus ikan tidak perlu khawatir. Banyak kios di pasar ikan Biak yg menjual cool box atau kotak pendingin dengan bahan dasar gabus. Nah, bagi packaging ini yg justru Anda harus mengeluarkan bujet lebih.

Menurut pengalaman KompasTravel, cool box di pasar ikan Biak sulit ditawar dan dibanderol dengan harga akan Rp 35.000 sampai ratusan ribu rupiah. Selain itu harga es dibanderol Rp 2.500 per sesuatu balok, belum lagi termasuk biaya packing.

Di bandara, Anda mulai dibanderol ongkos packing plastik seharga Rp 50.000, sebab kotak pendingin tidak boleh masuk bagasi pesawat seandainya tidak dibungkus plastik dengan rapat.

Alhasil setelah KompasTravel hitung, biaya packing secara menyeluruh bagi kotak pendingin berukuran sedang adalah Rp 150.000, jadi ada baiknya Anda membeli ikan dengan jumlah banyak agar biaya packing tidak melebihi biaya belanja ikan Anda.   

Sumber: http://travel.kompas.com/read/2016/06/25/092300027/Oleh-oleh.Antimainstream.dari.Biak
Terima kasih sudah membaca berita Oleh-oleh “Antimainstream” dari Biak. Silahkan baca berita lain tentang Traveling lainnya.

Tags:

Leave a reply "Oleh-oleh “Antimainstream” Dari Biak"

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.